- IHSG bergerak fluktuatif dengan koreksi 0,58%, namun investor asing mencatat *net buy* senilai Rp205 miliar.
- Bursa Wall Street mencetak rekor tertinggi didorong sektor ritel dan teknologi, sementara sektor perbankan tertekan.
- Penguatan bursa Asia dipicu sentimen positif dari Wall Street dan kekhawatiran volatilitas politik Jepang menjelang potensi Pemilu.
Selain faktor eksternal, dinamika politik di Jepang turut menjadi sorotan. Muncul spekulasi mengenai pemilihan umum dini pada Februari 2026 setelah pernyataan dari mitra koalisi PM Sanae Takaichi, Hirofumi Yoshimura.
Hal ini diperkirakan akan memberikan volatilitas tambahan bagi pasar regional dalam beberapa waktu ke depan.
DISCLAIMER: Investasi saham dan aset kripto adalah aktivitas berisiko tinggi. Artikel ini disajikan murni untuk tujuan informasi berita dan edukasi pasar, bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi jual atau beli pada instrumen tertentu. Seluruh keputusan investasi dan risiko yang menyertainya sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Pembaca disarankan melakukan riset mandiri secara komprehensif sebelum mengambil tindakan finansial.