Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG di Titik Krusial, Tetap Berpotensi Rebound Meski Waspada Koreksi Lanjutan

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 13 Januari 2026 | 08:08 WIB
IHSG di Titik Krusial, Tetap Berpotensi Rebound Meski Waspada Koreksi Lanjutan
Kantor Bursa Efek Indonesia di Jakarta. [Antara]
  • IHSG bergerak fluktuatif dengan koreksi 0,58%, namun investor asing mencatat *net buy* senilai Rp205 miliar.
  • Bursa Wall Street mencetak rekor tertinggi didorong sektor ritel dan teknologi, sementara sektor perbankan tertekan.
  • Penguatan bursa Asia dipicu sentimen positif dari Wall Street dan kekhawatiran volatilitas politik Jepang menjelang potensi Pemilu.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan dengan pergerakan yang fluktuatif.

Meski pada penutupan perdagangan kemarin indeks parkir di zona merah dengan koreksi sebesar 0,58%, terdapat sinyal positif dari aktivitas pemodal internasional. Investor asing justru mencatatkan beli bersih (net buy) senilai kurang lebih Rp205 miliar.

Beberapa saham yang menjadi incaran utama dana asing di tengah pelemahan indeks antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), serta PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC).

Secara teknikal, BNI Sekuritas dalam kajiannya menyebut, pergerakan IHSG saat ini berada di titik krusial. Indeks berpotensi melakukan pembalikan arah atau rebound jika mampu bertahan kokoh di atas area support kuat pada level 8.870.

Namun, pelaku pasar tetap dihimbau waspada; apabila indeks menembus ke bawah angka tersebut, potensi koreksi lanjutan menuju rentang 8.700 - 8.720 menjadi sangat terbuka.

Di belahan dunia lain, bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) justru terus melesat. Pada perdagangan Senin (12/1), indeks-indeks utama kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high).

Para pemodal tampaknya memilih untuk mengabaikan kisruh mengenai independensi The Fed terkait penyelidikan pidana terhadap Jerome Powell.

S&P 500: Naik 0,16%
Dow Jones: Menguat 0,17%
Nasdaq Composite: Melaju 0,26%

Lonjakan ini didorong oleh sektor ritel dan teknologi. Saham Walmart melonjak sekitar 3% menjelang integrasinya ke dalam indeks Nasdaq-100.

Di sektor teknologi, Palantir naik 1% berkat peningkatan rekomendasi dari analis Citi, diikuti oleh AMD dan Oracle yang juga berada di zona hijau.

Sebaliknya, sektor perbankan tertekan hebat akibat kebijakan Presiden Donald Trump yang mengusulkan pembatasan suku bunga kartu kredit maksimal 10% selama setahun.

Saham Capital One jatuh hingga 6%, sementara bank besar lainnya seperti Citigroup, JPMorgan, dan Bank of America turut terkoreksi antara 1% hingga 3% karena kekhawatiran penurunan margin laba.

Kenaikan di Wall Street memberikan sentimen positif bagi bursa Asia yang kompak menghijau pada Senin pagi.

Optimisme ini didukung oleh data tenaga kerja AS bulan Desember 2025 yang menunjukkan ketahanan ekonomi meski angka penciptaan lapangan kerja di bawah estimasi.

Indeks Hang Seng Hong Kong memimpin penguatan sebesar 1,44%, diikuti oleh Taiex Taiwan (0,92%) dan Kospi Korea Selatan (0,82%). Di kawasan Asia Tenggara, Straits Times Singapura dan KLCI Malaysia juga turut naik sekitar 0,5% poin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Saham RMKE Ditarget 10.000, Ini Profil Pemiliknya

Harga Saham RMKE Ditarget 10.000, Ini Profil Pemiliknya

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 06:00 WIB

Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna

Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:58 WIB

Saham-saham Konglomerat Ambruk, Reli IHSG Mulai Penyesuaian Harga?

Saham-saham Konglomerat Ambruk, Reli IHSG Mulai Penyesuaian Harga?

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:07 WIB

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:18 WIB

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 20:42 WIB

PT PGE dan  PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:58 WIB

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB