Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Harga Minyak Dunia Terguncang: Geopolitik AS, Iran dan Venezuela Jadi Penentu

M Nurhadi

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:21 WIB
Harga Minyak Dunia Terguncang: Geopolitik AS, Iran dan Venezuela Jadi Penentu
Harga minyak dunia [Foto: ANTARA]
baca 10 detik
  • Pada 12 Januari 2026, harga minyak WTI dan Brent naik karena ancaman tarif Trump terhadap Iran memicu risiko pasokan Timur Tengah.
  • Penyebab kenaikan harga jangka pendek juga berasal dari penurunan produksi OPEC serta instabilitas regional seperti konflik Rusia dan Ukraina.
  • Analis Goldman Sachs memprediksi surplus pasokan dari AS dan Rusia akan menekan harga rata-rata tahun 2026 kembali stabil.

Suara.com - Pasar komoditas energi global tengah berada dalam pusaran ketidakpastian tinggi di awal tahun 2026.

Terpantau pada perdagangan Senin (12/1/2026), harga minyak mentah dunia mengalami tren kenaikan yang signifikan.

Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) merangkak naik ke kisaran US$59,50 per barel, sementara jenis Brent melonjak ke level US$63,87 per barel.

Gejolak ini merupakan reaksi instan pelaku pasar terhadap garis kebijakan luar negeri Presiden AS Donald Trump yang semakin agresif.

Ancaman pengenaan tarif sebesar 25 persen bagi negara-negara yang berbisnis dengan Iran dipandang sebagai eskalasi serius yang berpotensi memangkas ekspor minyak mentah dari wilayah Timur Tengah.

Eskalasi tensi antara Washington dan Teheran kembali menyuntikkan "premi risiko" ke dalam kontrak berjangka minyak.

Kekhawatiran utama pasar berpusat pada kemungkinan gangguan di jalur distribusi vital, seperti Selat Hormuz, yang secara historis selalu memicu lonjakan harga setiap kali terjadi konflik.

Selain isu Iran, terdapat beberapa faktor fundamental yang memperkuat posisi harga saat ini:

Penyusutan Produksi OPEC: Laporan akhir tahun 2025 menunjukkan adanya penurunan output dari negara-negara anggota OPEC, khususnya Iran dan Venezuela, yang secara otomatis memperketat ketersediaan pasokan di pasar global.

baca juga

Instabilitas Regional: Konflik yang belum mereda antara Rusia dan Ukraina, ditambah dinamika ekspor energi di wilayah Azerbaijan, menambah lapisan kerumitan bagi stabilitas distribusi energi dunia.

Meskipun faktor politik mendorong harga ke atas, terdapat kekuatan fundamental yang justru bekerja ke arah sebaliknya. Sejumlah analis, termasuk dari Goldman Sachs, memprediksi bahwa sepanjang tahun 2026 pasar justru akan dibanjiri oleh surplus pasokan minyak mentah.

Kelebihan pasokan ini dipicu oleh peningkatan produksi dari negara-negara di luar lingkaran konflik, seperti Amerika Serikat dan Rusia, serta harapan pemulihan kapasitas produksi Venezuela.

Melimpahnya inventaris minyak di negara-negara OECD menjadi indikator kuat bahwa permintaan global saat ini belum mampu menyerap seluruh minyak yang tersedia di pasar.

Kondisi inilah yang diprediksi akan menahan harga Brent tetap di kisaran rata-rata US$56 per barel dan WTI di level US$52 per barel jika situasi politik mendingin.

Dalam jangka pendek, tepatnya pada kuartal pertama hingga kedua tahun 2026, harga diprediksi tetap rentan terhadap lonjakan mendadak.

Jika terjadi gangguan fisik nyata pada jalur ekspor, harga minyak memiliki potensi besar untuk menembus zona US$65 hingga US$70 per barel sebagai bentuk penilaian ulang risiko oleh pasar.

Namun, memasuki sisa tahun 2026, tren surplus pasokan diperkirakan akan kembali mendominasi. Tanpa adanya gangguan besar pada fasilitas produksi, harga minyak kemungkinan besar akan bergerak stabil di rentang US$50 hingga US$60 per barel.

Untuk jangka panjang menuju tahun 2030, harga diprediksi akan mengalami pemulihan moderat namun tetap berada di bawah level tahun-tahun sebelumnya, seiring dengan masifnya investasi pada energi baru dan transisi energi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel

Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas

Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 18:38 WIB

Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal

Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal

News | Senin, 12 Januari 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:30 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:28 WIB

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:26 WIB

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:25 WIB

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

×