Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 12 Januari 2026 | 11:07 WIB
Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela
Ilustrasi harga minyak dunia turun. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent dan WTI turun pada Senin, 12 Januari 2025, dipengaruhi potensi gangguan pasokan Iran.
  • Potensi kenaikan harga tertahan oleh rencana percepatan ekspor minyak mentah dari Venezuela.
  • Protes di Iran telah menewaskan 500 orang dan mengancam ekspor minyak hingga 1,9 juta barel per hari.

Suara.com - Harga minyak dunia mengalami sedikit penurunan pada perdagangan Senin 12 Januari 2025.

Para investor saat ini tengah mengamati kemungkinan terganggunya pasokan akibat aksi protes di Iran.

Namun demikian, kenaikan harga bisa tertahan, karena adanya rencana percepatan ekspor minyak dari Venezuela.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent berjangka turun 5 sen menjadi 63,29 dolar AS per barel pada pukul 01.31 GMT atau 08.31 WIB.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di harga 59,06 dolar AS per barel, turun 6 sen.

Kedua harga tersebut naik lebih dari 3 persen pada pekan lalu, mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Oktober, seiring dengan intensifikasi penindakan oleh rezim ulama Iran terhadap demonstrasi terbesar sejak tahun 2022.

Meski demikian, Kepala penelitian energi di MST Marquee, Saul Kavonic, menilai pasar belum sepenuhnya mengantisipasi ancaman konflik yang lebih luas di Iran, yang berisiko mengganggu jalur distribusi minyak di Selat Hormuz.

Ilustrasi Donald Trump tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Suara.com)
Ilustrasi Donald Trump tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Suara.com)

"Pasar mengatakan, tunjukkan kepada saya gangguan pasokan sebelum memberikan respons yang berarti," kata Kavonic.

Berdasarkan laporan kelompok HAM pada Minggu (11/1), setidaknya 500 orang tewas akibat kerusuhan yang terjadi di Iran.

baca juga

Tim analis ANZ yang dipimpin oleh Daniel Hynes dalam catatannya menyebutkan adanya seruan mogok kerja bagi para buruh di industri minyak sebagai bagian dari aksi protes tersebut.

Mereka menambahkan bahwa kondisi ini mengancam kelancaran ekspor minyak hingga 1,9 juta barel per harinya.

Presiden AS Donald Trump telah berulang kali memberikan peringatan akan melakukan intervensi jika kekerasan digunakan terhadap para demonstran.

Menurut keterangan seorang pejabat AS kepada Reuters pada hari Minggu, sang Presiden dijadwalkan bertemu dengan para penasihat senior pada hari Selasa untuk membicarakan berbagai langkah yang mungkin diambil terkait situasi di Iran.

Di samping itu, Venezuela diperkirakan akan segera memulai kembali pengiriman minyaknya setelah lengsernya Presiden Nicolas Maduro.

Hal ini menyusul pernyataan Trump pekan lalu bahwa pemerintah di Caracas akan menyerahkan sekitar 50 juta barel minyak yang sebelumnya terkena sanksi kepada Amerika Serikat.

Kabar tersebut memicu persaingan di antara perusahaan minyak untuk mengamankan kapal tanker dan mengatur logistik guna mengangkut minyak mentah dari pelabuhan Venezuela yang kondisinya mulai rusak.

Menurut sumber yang mengetahui operasional tersebut, Trafigura telah menyampaikan kepada pihak Gedung Putih bahwa kapal pertama mereka dijadwalkan mulai memuat minyak pada pekan depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina EP Temukan Sumber Minyak Baru di Sumsel, Segini Potensinya

Pertamina EP Temukan Sumber Minyak Baru di Sumsel, Segini Potensinya

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 22:23 WIB

Pipa Gas Milik TGI Alami Kebocoran, Berpotensi Berdampak pada Target Lifting 2026

Pipa Gas Milik TGI Alami Kebocoran, Berpotensi Berdampak pada Target Lifting 2026

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 13:54 WIB

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:29 WIB

Konflik AS-Venezuela, Purbaya: Hukum Dunia Aneh, PBB Lemah Sekarang

Konflik AS-Venezuela, Purbaya: Hukum Dunia Aneh, PBB Lemah Sekarang

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:11 WIB

Harga Minyak Dunia Justru Melorot di Tengah Panasnya Penangkapan Presiden Maduro

Harga Minyak Dunia Justru Melorot di Tengah Panasnya Penangkapan Presiden Maduro

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:25 WIB

Minyak di Balik Serangan AS ke Venezuela, Mengapa China Paling Rugi?

Minyak di Balik Serangan AS ke Venezuela, Mengapa China Paling Rugi?

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 06:56 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×