Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:15 WIB
Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel
Ilustrasi keterangan di Iran. (Ist)
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent dan WTI menguat tipis pada Selasa 13 Januari 2026 akibat kekhawatiran gangguan pasokan dari Iran.
  • Gangguan pasokan Iran dipicu demonstrasi dan ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap mitra bisnis Iran.
  • Pasar juga mempertimbangkan potensi masuknya 50 juta barel minyak Venezuela menyusul perubahan rezim di Caracas.

Suara.com - Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa 13 Januari 2026, seiring meningkatnya kekhawatiran terkait Iran dan potensi gangguan pasokan yang melampaui prospek penambahan pasokan minyak mentah dari Venezuela.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak Brent berjangka naik 28 sen atau 0,4 persen menjadi 64,15 dolar AS per barel pada pukul 01. 01 GMT atau 08.01 WIB, bertahan di posisi tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Sementara minyak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga menguat 28 sen atau 0,5 persen menjadi 59,78 dolar AS per barel, yang merupakan level tertingginya sejak 8 Desember.

Sebagai negara produsen terbesar di Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), Iran saat ini tengah menghadapi demonstrasi anti-pemerintah terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan tentang kemungkinan tindakan militer atas kekerasan mematikan terhadap para demonstran.

Berdasarkan keterangan pejabat AS kepada Reuters, Trump diperkirakan akan bertemu dengan para penasihat seniornya pada hari Selasa untuk membahas berbagai opsi terkait Iran.

Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Trump pada hari Senin menyatakan akan memberlakukan tarif sebesar 25 persen bagi negara mana pun yang masih menjalin kerja sama bisnis dengan Iran.

Hal ini sangat memengaruhi pasar minyak karena Iran merupakan produsen utama yang tengah dijatuhi sanksi, sehingga ketegangan yang terjadi dapat mengganggu pasokan atau memicu kenaikan harga akibat risiko geopolitik.

Menurut catatan dari Barclays, kerusuhan di Iran diperkirakan telah menyumbang kenaikan harga minyak sebesar 3–4 dolar AS per barel.

baca juga

Di sisi lain, pasar juga tengah mencermati potensi masuknya pasokan minyak baru dari Venezuela.

Setelah jatuhnya Presiden Nicolas Maduro, Trump mengungkapkan bahwa pemerintah Caracas siap menyerahkan sekitar 50 juta barel minyak yang selama ini terkena sanksi kepada Amerika Serikat.

Perusahaan dagang minyak global kini memimpin persaingan dalam menguasai aliran minyak mentah Venezuela, mengungguli perusahaan-perusahaan energi raksasa asal Amerika Serikat.

Sementara itu, ketegangan geopolitik kian memanas setelah pasukan Rusia melancarkan serangan ke dua kota terbesar di Ukraina pada Selasa pagi, yang dilaporkan menewaskan satu orang di Kharkiv.

Di sisi lain, tekanan pemerintahan Trump terhadap bank sentral AS, Federal Reserve kembali meningkat, memicu kekhawatiran pasar atas independensi lembaga tersebut serta menciptakan ketidakpastian terhadap kondisi ekonomi dan permintaan minyak di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:29 WIB

Konflik AS-Venezuela, Purbaya: Hukum Dunia Aneh, PBB Lemah Sekarang

Konflik AS-Venezuela, Purbaya: Hukum Dunia Aneh, PBB Lemah Sekarang

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:11 WIB

Harga Minyak Dunia Justru Melorot di Tengah Panasnya Penangkapan Presiden Maduro

Harga Minyak Dunia Justru Melorot di Tengah Panasnya Penangkapan Presiden Maduro

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:25 WIB

Minyak di Balik Serangan AS ke Venezuela, Mengapa China Paling Rugi?

Minyak di Balik Serangan AS ke Venezuela, Mengapa China Paling Rugi?

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 06:56 WIB

Klaim Belum Berdampak, ESDM: Sumber Minyak RI Bukan dari Venezuela

Klaim Belum Berdampak, ESDM: Sumber Minyak RI Bukan dari Venezuela

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 20:36 WIB

Penangkapan Presiden Venezuela Bisa Guncang Pasar Kripto, Ini Alasannya

Penangkapan Presiden Venezuela Bisa Guncang Pasar Kripto, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 17:57 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×