IHSG Berhasil Tembus Level 9.000 di Awal Perdagangan Rabu

Achmad Fauzi Suara.Com
Rabu, 14 Januari 2026 | 09:27 WIB
IHSG Berhasil Tembus Level 9.000 di Awal Perdagangan Rabu
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
Baca 10 detik
  • IHSG mencapai level 9.007 pada pembukaan Rabu, 14 Januari 2027, meskipun sempat sedikit turun menjadi 8.984.
  • Pada waktu tersebut, terjadi transaksi senilai Rp 4,97 triliun dengan mayoritas saham (338) bergerak naik, bukan turun.
  • Proyeksi menguat didukung sentimen positif regional dan komoditas, meskipun Wall Street mengalami pelemahan sebelumnya.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 9.000 pada awal perdagangan Rabu, 14 Januari 2026. IHSG dibuka menguat tajam ke level 9.007

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.16 WIB, IHSG terus betah di zona hijau di level 8.984 atau naik 0,41 persen

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 7,95 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,97 triliun, serta frekuensi sebanyak 510.q00 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 338 saham bergerak naik, sedangkan 234 saham mengalami penurunan, dan 386 saham tidak mengalami pergerakan. 

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, SOTS, SOHO, INDS, KOCI, ACST, IBOS, ARCI, PACK, IDEA, PSKT, EURO.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ASPR, SOLA, WEHA, NICK, SKBM, NATO, NINA, INAI, HBAT, UDNG, ITMA.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan bergerak menguat pada perdagangan Rabu (14/1/2026), seiring sentimen positif dari pasar internasional dan regional meski Wall Street ditutup melemah.

Berdasarkan riset Samuel sekuritas, pasar saham Amerika Serikat terkoreksi pada Selasa (13/1/2026). Indeks Dow Jones turun 0,80 persen, S&P 500 melemah 0,19 persen, dan Nasdaq terkikis 0,10 persen.

Baca Juga: Rekomendasi Saham-saham Hari Ini saat IHSG Diguyur Dana Jumbo Investor Asing

Tekanan di Wall Street terjadi ketika investor melakukan aksi jual pada saham JPMorgan, meskipun kinerjanya melampaui ekspektasi. Pasar juga masih dibayangi volatilitas akibat sejumlah usulan Presiden AS Donald Trump yang dilontarkan dalam beberapa hari terakhir.

Dari pasar obligasi, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun tercatat turun 0,6 basis poin ke level 4,178 persen. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,28 persen ke posisi 99,16.

Di tengah kondisi tersebut, Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG justru berpeluang menguat pada perdagangan hari ini. Penguatan didorong oleh sentimen positif dari pasar regional yang cenderung solid serta dukungan pergerakan sejumlah komoditas.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG tercatat berada di level 8.948 atau menguat 0,7 persen. Sejumlah indeks kawasan Asia juga menunjukkan performa positif, seperti Straits Times Index (STI) yang naik 0,9 persen dan indeks STOXX Eropa yang menguat 0,2 persen.

Dari sisi komoditas, harga minyak Brent melonjak 2,5 persen ke level USD 65 per barel, sementara batu bara ICE naik 1,2 persen ke USD 109 per metrik ton. Namun, harga CPO Malaysia turun 0,6 persen ke MYR 4.064 per ton dan nikel melemah 1,2 persen ke USD 17.563 per ton. Harga emas juga terkoreksi tipis 0,2 persen ke USD 4.587 per troy ounce.

Nilai tukar rupiah turut menguat dengan USD/IDR tercatat turun 0,2 persen ke level 16.865.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI