Jadwal Lengkap Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026

M Nurhadi

Rabu, 14 Januari 2026 | 11:04 WIB
Jadwal Lengkap Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026
Ilustrasi (pixabay)

Suara.com - Investasi pada instrumen negara kini semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Tren positif ini terlihat dari antusiasme investor domestik yang terus meningkat dalam mengoleksi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel.

Menanggapi tingginya permintaan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menyiapkan skema pembiayaan APBN 2026 dengan merilis delapan seri instrumen investasi berbasis pendapatan tetap (fixed income).

Bagi Anda yang menyukai instrumen berbasis syariah, tahun 2026 akan menjadi tahun yang sangat menarik karena porsi penerbitan Sukuk diprediksi cukup mendominasi pasar.

Mengapa Sukuk Ritel Menjadi Primadona?

Keberhasilan penjualan pada tahun 2025 menjadi bukti kuat bahwa SBN Ritel adalah primadona baru. Sebagai catatan, seri ORI027 pada tahun lalu berhasil memecahkan rekor sejarah dengan total penjualan mencapai Rp37,35 triliun dari 86.624 investor.

Capaian ini melampaui rekor-rekor tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dan imbal hasil dari pemerintah sangatlah tinggi.

Jadwal Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026

Berdasarkan data resmi dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), berikut adalah jadwal tentatif masa penawaran instrumen investasi rakyat untuk sepanjang tahun 2026:

1. Kuartal I

baca juga

Tahun akan dibuka dengan penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 pada 26 Januari hingga 19 Februari. Namun, bagi pemburu instrumen syariah, mata akan tertuju pada Sukuk Ritel seri SR024 yang dijadwalkan menyapa investor pada 6 Maret hingga 15 April 2026. Ini adalah momen tepat bagi investor yang ingin menempatkan dana dari THR atau bonus awal tahun.

2. Kuartal II

Menjelang tengah tahun, pemerintah akan menawarkan Sukuk Negara Tabungan seri ST016 pada 8 Mei hingga 3 Juni 2026. Berbeda dengan SR yang bisa diperdagangkan, seri ST biasanya memiliki fitur non-tradable namun menawarkan imbal hasil yang bersifat mengambang dengan batas minimal (floating with floor).

3. Kuartal III

Paruh kedua tahun 2026 akan sangat padat dengan instrumen syariah. Setelah ORI030 di bulan Juli, masyarakat dapat kembali berinvestasi pada:

Sukuk Ritel SR025: 21 Agustus – 16 September 2026.
Sukuk Wakaf Ritel SWR007: 4 September – 21 Oktober 2026.

4. Kuartal IV

Sebagai penutup rangkaian investasi tahun 2026, pemerintah menyediakan Saving Bond Ritel (SBR015) pada akhir September dan ditutup dengan Sukuk Negara Tabungan seri ST017 pada 6 November hingga 2 Desember 2026.

Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Ritel

Berinvestasi pada Sukuk Ritel (SR) maupun Sukuk Tabungan (ST) memberikan keamanan maksimal karena pokok dan imbal hasilnya dijamin penuh oleh undang-undang. Selain itu, pajak yang dikenakan pada imbal hasil SBN hanya sebesar 10%, lebih rendah dibandingkan pajak deposito bank yang mencapai 20%.

Dengan mengetahui jadwal di atas, Anda dapat mulai mengatur perencanaan keuangan dan arus kas sejak dini agar tidak melewatkan masa penawaran instrumen yang paling sesuai dengan profil risiko dan tujuan finansial Anda.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025

Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 12:42 WIB

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 10:18 WIB

KB Bank Percepat Transformasi Aset Melalui Transaksi Sukuk Rp400 Miliar dengan Tjiwi Kimia

KB Bank Percepat Transformasi Aset Melalui Transaksi Sukuk Rp400 Miliar dengan Tjiwi Kimia

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:12 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×