Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Jadwal Lengkap Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 11:04 WIB
Jadwal Lengkap Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026
Ilustrasi (pixabay)

Suara.com - Investasi pada instrumen negara kini semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Tren positif ini terlihat dari antusiasme investor domestik yang terus meningkat dalam mengoleksi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel.

Menanggapi tingginya permintaan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menyiapkan skema pembiayaan APBN 2026 dengan merilis delapan seri instrumen investasi berbasis pendapatan tetap (fixed income).

Bagi Anda yang menyukai instrumen berbasis syariah, tahun 2026 akan menjadi tahun yang sangat menarik karena porsi penerbitan Sukuk diprediksi cukup mendominasi pasar.

Mengapa Sukuk Ritel Menjadi Primadona?

Keberhasilan penjualan pada tahun 2025 menjadi bukti kuat bahwa SBN Ritel adalah primadona baru. Sebagai catatan, seri ORI027 pada tahun lalu berhasil memecahkan rekor sejarah dengan total penjualan mencapai Rp37,35 triliun dari 86.624 investor.

Capaian ini melampaui rekor-rekor tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dan imbal hasil dari pemerintah sangatlah tinggi.

Jadwal Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026

Berdasarkan data resmi dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), berikut adalah jadwal tentatif masa penawaran instrumen investasi rakyat untuk sepanjang tahun 2026:

1. Kuartal I

Tahun akan dibuka dengan penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 pada 26 Januari hingga 19 Februari. Namun, bagi pemburu instrumen syariah, mata akan tertuju pada Sukuk Ritel seri SR024 yang dijadwalkan menyapa investor pada 6 Maret hingga 15 April 2026. Ini adalah momen tepat bagi investor yang ingin menempatkan dana dari THR atau bonus awal tahun.

2. Kuartal II

Menjelang tengah tahun, pemerintah akan menawarkan Sukuk Negara Tabungan seri ST016 pada 8 Mei hingga 3 Juni 2026. Berbeda dengan SR yang bisa diperdagangkan, seri ST biasanya memiliki fitur non-tradable namun menawarkan imbal hasil yang bersifat mengambang dengan batas minimal (floating with floor).

3. Kuartal III

Paruh kedua tahun 2026 akan sangat padat dengan instrumen syariah. Setelah ORI030 di bulan Juli, masyarakat dapat kembali berinvestasi pada:

Sukuk Ritel SR025: 21 Agustus – 16 September 2026.
Sukuk Wakaf Ritel SWR007: 4 September – 21 Oktober 2026.

4. Kuartal IV

Sebagai penutup rangkaian investasi tahun 2026, pemerintah menyediakan Saving Bond Ritel (SBR015) pada akhir September dan ditutup dengan Sukuk Negara Tabungan seri ST017 pada 6 November hingga 2 Desember 2026.

Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Ritel

Berinvestasi pada Sukuk Ritel (SR) maupun Sukuk Tabungan (ST) memberikan keamanan maksimal karena pokok dan imbal hasilnya dijamin penuh oleh undang-undang. Selain itu, pajak yang dikenakan pada imbal hasil SBN hanya sebesar 10%, lebih rendah dibandingkan pajak deposito bank yang mencapai 20%.

Dengan mengetahui jadwal di atas, Anda dapat mulai mengatur perencanaan keuangan dan arus kas sejak dini agar tidak melewatkan masa penawaran instrumen yang paling sesuai dengan profil risiko dan tujuan finansial Anda.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025

Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 12:42 WIB

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 10:18 WIB

KB Bank Percepat Transformasi Aset Melalui Transaksi Sukuk Rp400 Miliar dengan Tjiwi Kimia

KB Bank Percepat Transformasi Aset Melalui Transaksi Sukuk Rp400 Miliar dengan Tjiwi Kimia

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:12 WIB

Terkini

Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan untuk Kesetaraan Gender

Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan untuk Kesetaraan Gender

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:47 WIB

Gaduh PPN Jalan Tol, Anak Buah Menkeu Purbaya Bilang Begini

Gaduh PPN Jalan Tol, Anak Buah Menkeu Purbaya Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:40 WIB

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:31 WIB

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:07 WIB

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:37 WIB

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:18 WIB

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:49 WIB

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:43 WIB

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:39 WIB

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB