Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T

Achmad Fauzi

Rabu, 14 Januari 2026 | 17:01 WIB
Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T
Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • BPI Danantara memamerkan transformasi menyeluruh pada BUMN, berfokus utama pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.
  • Transformasi ini berhasil meningkatkan kinerja signifikan, terlihat dari lonjakan saham PT Telkom Indonesia sebesar 81 persen.
  • Kepala BPI Danantara menegaskan tidak ada toleransi terhadap korupsi serta memberikan apresiasi bagi kinerja positif pegawai.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memamerkan hasil transformasi menyuluruh yang dilakukan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satunya, transformasi yang dilakukan terutama di Sumber Daya Manusia (SDM).

Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan transformasi ini dilakukan agar rencana dan target yang telah diputuskan BUMN-BUMN bisa dapat berjalan.

"Contohnya yang kami lakukan ada di beberapa BUMN, tapi mungkin yang paling besar salah satunya mungkin di Garuda, di Telkom, di Krakatau Steel, yang itu responsnya sangat positif," ujarnya di Menara Global, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). [Suara.com/Achmad Fauzi].
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). [Suara.com/Achmad Fauzi].

Rosan yang juga sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi ini menuturkan, BUMN yang menunjukkan kinerja melesat yaitu PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM).

Ia mengungkapkan, dalam lima tahun kebelakang valuasi TLKM justru merosot, tapi setelah dilakukan transformasi baru ada peningkatan kinerja.

Misalnya, Rosan bilang, dari saham TLKM yang melonjak hingga 81 persen, serta juga valuasi saham yang juga melompat hingga Rp 115 trilun.

"Itu juga berarti apa? Berarti transformasi yang kami lakukan, transformasi digital misalnya, ini kan perubahan ini terus terjadi," katanya.

Tak hanya penguatan SDM, Rosan juga memastikan tidak ada pegawai BUMN yang bermain-main atau korupsi. Pasalnya, dia menegaskan, BPI Danantara tidak toleransi terhadap korupsi dan perbuatan keji lainnya.

"Tapi kami juga kasih apresiasi apabila mereka melakukan hal-hal positif, apalagi mereka melakukan ini dengan, dan berdampak positif juga kepada lingkungan kerjanya," bebernya.

baca juga

Berdasarkan data IDX Mobile, saham TLKM memang terus melonjak. Pada hari ini, Saham TLKM naik 0,83 persen di level Rp 3.650 per lembar saham.

Dalam setahun, saham TLKM juga telah melompat tinggi sebesar 39,31 persen. Sedangkan, kapitalisasi pasar TLKM mencapai Rp 361 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?

Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:52 WIB

Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia

Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:09 WIB

Target Harga PTRO, Buntut Potensi Masuk Inklusi Ganda MSCI dan FTSE

Target Harga PTRO, Buntut Potensi Masuk Inklusi Ganda MSCI dan FTSE

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:38 WIB

Terkini

Gus Kikin Ingin Gerak Cepat, Struktur Baru PBNU Ditargetkan Rampung Sebulan

Gus Kikin Ingin Gerak Cepat, Struktur Baru PBNU Ditargetkan Rampung Sebulan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:20 WIB

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama

Kalbar | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:17 WIB

PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat

PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat

Jogja | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Pigai Wanti-wanti Efek Samping AI dan Pembangunan: Jangan Cuma Hitung Pertumbuhan Ekonomi

Pigai Wanti-wanti Efek Samping AI dan Pembangunan: Jangan Cuma Hitung Pertumbuhan Ekonomi

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Prabowo Soroti Ubi Bombing untuk Karhutla, Seberapa Mungkin Diterapkan?

Prabowo Soroti Ubi Bombing untuk Karhutla, Seberapa Mungkin Diterapkan?

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Uang Rp 401 Miliar Hasil Sitaan Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel Dipamerkan di Kejagung

Uang Rp 401 Miliar Hasil Sitaan Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel Dipamerkan di Kejagung

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Kapan Karhutla Selesai? Menhan Sjafrie: Tergantung Rakyat Indonesia

Kapan Karhutla Selesai? Menhan Sjafrie: Tergantung Rakyat Indonesia

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Kenapa Notifikasi HP Sering Bikin Gelisah? Ini Sisi Gelap FOMO yang Jarang Diungkap

Kenapa Notifikasi HP Sering Bikin Gelisah? Ini Sisi Gelap FOMO yang Jarang Diungkap

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Purbaya Kantongi 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Kebocoran Tembus Rp 5 Triliun

Purbaya Kantongi 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Kebocoran Tembus Rp 5 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:04 WIB

Ancam Hak Adat dan Pangan Lokal! Mahasiswa Papua Tolak Program Cetak Sawah 2.000 Hektare

Ancam Hak Adat dan Pangan Lokal! Mahasiswa Papua Tolak Program Cetak Sawah 2.000 Hektare

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:03 WIB

×