Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?

M Nurhadi

Jum'at, 16 Januari 2026 | 19:21 WIB
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?
Ilustrasi batu bara di Sungai Mahakam, Samarinda, Kaltim. [Ist]
baca 10 detik
  • Harga komoditas batu bara global menguat pada Kamis (15/1/2026), didorong rencana Tiongkok menambah 100 unit PLTU baru.
  • Perdagangan di Bursa Newcastle menunjukkan harga Februari dan Maret 2026 mendekati US$110 per ton.
  • Impor batu bara Tiongkok sepanjang tahun lalu turun 9,6% berkat peningkatan produksi domestik dan energi bersih.

Suara.com - Harga komoditas batu bara global menunjukkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (15/1/2026).

Kenaikan ini dipicu oleh langkah strategis China yang berencana menambah lebih dari 100 unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) baru berbasis batu bara untuk mendukung kebutuhan energi di berbagai wilayah tahun ini.

Meskipun China tengah gencar memperluas sektor energi terbarukan, sebagai konsumen dan produsen batu bara terbesar di dunia, Negeri Tirai Bambu tersebut tetap mengandalkan bahan bakar fosil ini untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonominya.

Berdasarkan data Tradingview, harga saat ini bergerak mendekati level tertinggi dalam satu bulan terakhir, yakni di kisaran US$ 110 per ton.

Harga di Pasar Newcastle dan Rotterdam

Dinamika harga terjadi di dua bursa utama, yakni Newcastle (Australia) dan Rotterdam (Eropa). Berikut rincian pergerakannya:

1. Bursa Newcastle (Kontrak Berjangka 2026):

Januari 2026: Mengalami penurunan tipis 0,6 persen ke angka US$ 10,4 per ton.
Februari 2026: Melonjak sebesar US$ 0,7 menjadi US$ 110,7 per ton.
Maret 2026: Terangkat US$ 0,65 menjadi US$ 110,85 per ton.

2. Bursa Rotterdam (Kontrak Berjangka 2026):

baca juga

Januari 2026: Terkoreksi tipis US$ 0,1 ke level US$ 97,35.
Februari 2026: Naik US$ 0,2 menjadi US$ 95,35.
Maret 2026: Menguat US$ 0,25 ke posisi US$ 94,25.

Antara Konsumsi dan Penurunan Impor

Kenaikan harga ini terjadi di tengah fenomena yang cukup kontradiktif. Data terbaru menunjukkan bahwa impor batu bara China sebenarnya menyusut 9,6 persen sepanjang tahun lalu, dengan total volume sebesar 490 juta ton.

Penurunan angka impor ini disebabkan oleh keberhasilan China dalam meningkatkan kapasitas produksi domestik serta efisiensi pada pembangkit listrik termal.

Selain itu, sebuah laporan independen mencatat adanya peristiwa langka pada tahun 2025, di mana pembangkitan listrik tenaga batu bara di China dan India mengalami penurunan secara bersamaan untuk pertama kalinya dalam 50 tahun terakhir.

Hal ini terjadi karena kedua negara tersebut secara masif menambah kapasitas energi bersih dalam jumlah yang memecahkan rekor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln

Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:09 WIB

Pertamina NRE Gandeng Raksasa Energi China Garap Proyek Listrik dari Sampah

Pertamina NRE Gandeng Raksasa Energi China Garap Proyek Listrik dari Sampah

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:47 WIB

7 Rekomendasi Drama China 2025 dengan Karakter Wanita Kuat

7 Rekomendasi Drama China 2025 dengan Karakter Wanita Kuat

Your Say | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:25 WIB

Terkini

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Lama Terpinggirkan dari Timnas Indonesia, Rafael Struick Kirim Sinyal ke John Herdman

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Lampu Hijau dari Balai Kota: Ribuan SPD Terbit, Rapelan Gaji PJLP Mulai Dibayar

Lampu Hijau dari Balai Kota: Ribuan SPD Terbit, Rapelan Gaji PJLP Mulai Dibayar

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Cuaca Panas dan El Nino Jadi Berkah bagi Industri Minuman

Cuaca Panas dan El Nino Jadi Berkah bagi Industri Minuman

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:59 WIB

×