Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Airlangga Klaim Resesi Indonesia Masih Aman Ketimbang AS, China, dan Jepang

Dicky Prastya | Suara.com

Minggu, 18 Januari 2026 | 14:58 WIB
Airlangga Klaim Resesi Indonesia Masih Aman Ketimbang AS, China, dan Jepang
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Dok. Kemenko Perekonomian]
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan ekonomi Indonesia resilien dan berisiko resesi rendah dibanding AS, Tiongkok, dan Jepang.
  • Stabilitas makroekonomi terjaga melalui inflasi rendah, surplus perdagangan, cadangan devisa USD156,1 miliar, serta stimulus Rp110,7 triliun.
  • Pemerintah menargetkan pertumbuhan 5,4% di 2026 melalui penguatan sektor riil, APBN terkendali, dan fokus pada program prioritas nasional.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim kalau kondisi ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global masih aman ketimbang Amerika Serikat, China, hingga Jepang.

“Saya rasa di tengah ketidakpastian global yang berasal dari perlambatan ekonomi dan peningkatan tensi geopolitik, ekonomi Indonesia tetap resilien dengan tingkat risiko resesi relatif rendah, berdasarkan Bloomberg, dibandingkan dengan AS, China, dan Jepang,” ujar Airlangga, dikutip dari siaran pers, Minggu (18/1/2026).

Menko Perekonomian memaparkan kalau selama tujuh tahun terakhir, Indonesia secara konsisten mencatatkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen. Ini mencerminkan akumulasi pertumbuhan ekonomi nasional hingga sekitar 35 persen.

Selain itu, stabilitas makro ekonomi tetap terjaga dengan inflasi Desember 2025 berada pada level 2,92 persen.

Kinerja pasar keuangan menunjukkan tren positif dengan indeks saham yang terus mencetak rekor, nilai tukar rupiah yang relatif stabil, serta aktivitas sektor riil yang tetap ekspansif, tercermin dari Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur sebesar 51,2 dan indeks kepercayaan konsumen yang meningkat ke level 123,5.

Posisi eksternal Indonesia juga tetap solid, ditopang surplus neraca perdagangan serta cadangan devisa yang mencapai USD 156,1 miliar.

Dari sisi pembiayaan dan investasi, pertumbuhan kredit perbankan tetap terjaga mendekati 8 persen, sementara realisasi penanaman modal asing (FDI) menunjukkan tren peningkatan.

Menko Airlangga menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap menjadi instrumen kebijakan yang kredibel dan bertanggung jawab. Defisit APBN 2025 dijaga di bawah 3 persen, dengan rasio utang yang tetap terkendali.

Pemerintah juga telah menyiapkan paket stimulus ekonomi sepanjang 2025 dengan nilai total Rp110,7 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,4% yang didukung oleh penguatan sektor riil, paket kebijakan ekonomi, serta 8 program prioritas nasional.

Fokus utama diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang diharapkan Airlangga mampu menciptakan jutaan lapangan kerja baru setiap tahunnya.

Selain itu, APBN juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program pendidikan, perlindungan sosial, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Pemerintah menyiapkan berbagai program peningkatan produktivitas, termasuk program magang bagi lulusan baru, pelatihan tenaga kerja, serta fasilitasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri di sektor-sektor strategis.

Indonesia juga terus mendorong penguatan ekonomi digital kawasan melalui inisiatif ASEAN Digital Economy Framework Agreement. Pemerintah memperluas sistem pembayaran digital QRIS secara regional dan internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan dan literasi digital masyarakat.

Selain itu, Pemerintah juga terus memperbaiki iklim investasi melalui penyederhanaan regulasi dan percepatan pelaksanaan program strategis nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif

Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif

Otomotif | Jum'at, 16 Januari 2026 | 21:31 WIB

Beroperasi Cuma Dua Hari, Pasar Rakyat di Muaro Jambi ini Langsung Terbengkalai

Beroperasi Cuma Dua Hari, Pasar Rakyat di Muaro Jambi ini Langsung Terbengkalai

Foto | Jum'at, 16 Januari 2026 | 15:57 WIB

DBS: Ekonomi AS Bakal Masuki Era Baru, Utang Bakal Tinggi

DBS: Ekonomi AS Bakal Masuki Era Baru, Utang Bakal Tinggi

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 14:11 WIB

Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia

Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:34 WIB

Airlangga Klaim SPPG Model Bisnis Aman: Jaminannya APBN MBG Rp 335 Triliun

Airlangga Klaim SPPG Model Bisnis Aman: Jaminannya APBN MBG Rp 335 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:18 WIB

Indonesia Siapkan Ekosistem Semikonduktor, Libatkan Inggris dengan Anggaran 125 Juta USD

Indonesia Siapkan Ekosistem Semikonduktor, Libatkan Inggris dengan Anggaran 125 Juta USD

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:34 WIB

Terkini

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:56 WIB

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:09 WIB

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB