Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indonesia Hadapi Kesenjangan Adopsi AI: 93% Profesional Terpapar, Namun Organisasi Belum Siap

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:13 WIB
Indonesia Hadapi Kesenjangan Adopsi AI: 93% Profesional Terpapar, Namun Organisasi Belum Siap
Sejumlah Pekerja beraktivitas saat jam pulang kantor di Kawasan Sarinah, Jakarta, Rabu (24/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • 93% profesional RI terpapar AI, namun kesiapan organisasi masih tertinggal.
  • HR wajib fokus pada analytical thinking & teknologi literacy menuju 2030.
  • Solusi AI ELSA Speak tingkatkan skor bahasa Inggris 13% dalam 3 bulan.

Suara.com - Dunia kerja di Indonesia tengah mengalami tantangan serius. Data terbaru mengungkapkan bahwa 93 persen profesional di Indonesia telah terekspos oleh teknologi Artificial Intelligence (AI). Namun, angka adaptasi yang tinggi di level individu ini berbanding terbalik dengan kesiapan organisasi yang dinilai masih tertinggal.

Dalam forum eksklusif Rally & Connect yang diinisiasi oleh Perkumpulan Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia (PMSM) dan Human Resources Directors Indonesia (HRDI), terungkap bahwa hambatan utama perusahaan bukan lagi pada akses teknologi, melainkan pada kualitas data, pengembangan kapabilitas, dan kesiapan pola pikir (mindset) karyawan.

Mengacu pada standar World Economic Forum, kompetensi kunci yang dibutuhkan hingga tahun 2030 mencakup analytical thinking, resilience, creative thinking, technology literacy, serta AI and big data. Di sinilah peran krusial komunikasi global muncul sebagai pengaktif kompetensi tersebut.

Managing Director ELSA Speak, Yasser Muhammad Syaiful, menekankan bahwa kemampuan bahasa Inggris yang relevan dengan pekerjaan menjadi medium utama bagi talenta lokal untuk bersaing di level internasional.

"Perusahaan tidak lagi cukup hanya berinvestasi pada sistem, tetapi juga pada kesiapan manusia. Kebutuhan terbesar HR ke depan adalah membangun talenta yang adaptif dan mampu bekerja berdampingan dengan AI," ujar Dudi Arisandi, Ketua Umum PMSM Indonesia.

Sebagai mitra strategis, ELSA Speak memperkenalkan pendekatan AI purpose-centric. Melalui AI learning agent, pelatihan dipersonalisasi sesuai fungsi kerja dan SOP internal perusahaan. Metode ini terbukti secara data meningkatkan kepercayaan diri komunikasi hingga 95%, menaikkan English Proficiency Score (EPS) rata-rata 13% dalam tiga bulan dan mempercepat kesiapan talenta menghadapi standar kerja global 2030.

Acara Rally & Connect juga menandai arah baru PMSM di bawah kepemimpinan Dudi Arisandi. Dengan latar belakang transformasi people and culture di industri digital, Dudi mendorong HR untuk bertransformasi menjadi mitra strategis bisnis yang human-centric namun tetap berbasis data (data-driven).

Kolaborasi antara PMSM, HRDI, dan ELSA Speak ini diharapkan mampu menutup celah kesenjangan antara pesatnya teknologi AI dengan kesiapan SDM di Indonesia, guna memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deepfake, AI, dan Ancaman Baru untuk Demokrasi Digital

Deepfake, AI, dan Ancaman Baru untuk Demokrasi Digital

Your Say | Kamis, 22 Januari 2026 | 07:15 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Menteri Mukhtarudin Gandeng Kapolri Berantas Jalur Ilegal

Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Menteri Mukhtarudin Gandeng Kapolri Berantas Jalur Ilegal

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:59 WIB

Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri

Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri

Tekno | Rabu, 21 Januari 2026 | 10:46 WIB

Terkini

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:40 WIB

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:10 WIB

Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali

Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 21:55 WIB

Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi

Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:59 WIB

RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun

RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:59 WIB

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:52 WIB

OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto

OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:45 WIB

CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional

CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:42 WIB

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:32 WIB

Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju

Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:26 WIB