Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Murka Purbaya ke Perusahaan China Pengemplang Pajak: Puluhan Tahun Kita Dihina dan Diremehkan

Dicky Prastya

Kamis, 22 Januari 2026 | 10:47 WIB
Murka Purbaya ke Perusahaan China Pengemplang Pajak: Puluhan Tahun Kita Dihina dan Diremehkan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai ditemui dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan dua perusahaan baja Tiongkok tidak membayar pajak selama puluhan tahun.
  • Menkeu Purbaya berencana mengunjungi perusahaan tersebut untuk meluruskan anggapan bahwa pemerintah mudah disuap.
  • Perusahaan asing tersebut diduga meremehkan otoritas Indonesia sambil mengancam pengusaha lokal yang taat pajak.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa jengkel setelah menemukan ada dua perusahaan baja asal China yang tak bayar pajak dan bisa beroperasi puluhan tahun di Indonesia.

Menkeu Purbaya menegaskan bakal mendatangi perusahaan China pengemplang pajak itu dalam waktu dekat. Ia kesal karena mereka seolah menganggap Pemerintah Indonesia gampang dibayar.

"Yang satu sudah cukup lama beroperasi di sini, dan mereka akan beroperasi seperti itu, dengan anggapan Pemerintah Indonesia, Pajak (DJP), Bea Cukai, (Kementerian) Keuangan, korup. Sehingga bisa dibayar. Sehingga mereka bisa melakukan praktik seperti itu, enggak bayar PPN segala macam," kata Purbaya usai ditemui di kawasan kantor Kemenkeu, dikutip Kamis (22/1/2026).

Adapun maksud Purbaya mendatangi dua perusahaan pengemplang pajak itu untuk membuktikan bahwa anggapan mereka salah.

"Itu anggapan yang salah. Saya mau tunjukin ke mereka bahwa mereka salah," lanjutnya.

Purbaya mengungkapkan kalau perusahaan China itu terbukti tak bayar pajak selama puluhan tahun di Indonesia. Hal tersebut dinilainya sudah meremehkan Pemerintah.

"Karena sudah terbukti, sudah puluhan tahun dan kita dihina dan diremehkan seperti itu. Bagaimana perusahaan asing bisa beroperasi seperti itu?" imbuhnya.

"Bangsa apa? Bangsa yang bisa dikendalikan dengan uang gitu saja. Enak saja tuh," katanya lagi.

Bendahara Negara mengungkapkan kalau perusahaan itu nyatanya memiliki banyak tempat mulai dari Jakarta, Surabaya, hingga Medan.

baca juga

Ia merasa kesal karena perusahaan asing bisa diam-diam beroperasi di Indonesia. Berbanding terbalik dengan pengusaha lokal yang sudah bayar pajak, mereka malah terancam.

"Jadi mereka menguasai ini loh. Di sini loh. Diam-diam loh. Perusahaan-perusahaan China yang ilegal diam-diam bermain di sini dan menguasai pasar domestik. Perusahaan domestik, yang bayar pajak sesuai aturan, terancam. Bahkan banyak yang tutup. Masa itu mau kita biarkan? Jadi ini ancaman serius ya," paparnya.

Lebih lanjut Purbaya bakal membereskan perusahaan China pengemplang pajak tersebut dalam waktu dekat.

"Kalau dia bilang, perusahaan China, dia bilang, 'Indonesia enggak akan berubah, lebih baik saya bayar di belakang. Akan lebih murah dibanding dengan kalau saya bayar legal atau secara sah'. Itu kan pernyataan yang kurang ajar. Kalau iya mereka dengar, nanti kita beresin," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Drama China Romance Dibintangi Chen Xingxu, Terbaru My Page in the 90s

5 Drama China Romance Dibintangi Chen Xingxu, Terbaru My Page in the 90s

Your Say | Kamis, 22 Januari 2026 | 06:12 WIB

Sinopsis Blades of The Guardian, Jet Li Beraksi Lagi!

Sinopsis Blades of The Guardian, Jet Li Beraksi Lagi!

Entertainment | Rabu, 21 Januari 2026 | 20:15 WIB

10 Varian Wuling Cortez dan Biaya Pajaknya di 2026, Ramah UMR?

10 Varian Wuling Cortez dan Biaya Pajaknya di 2026, Ramah UMR?

Otomotif | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:48 WIB

Purbaya Ungkap Penerimaan Negara dari Cukai Rokok Ilegal Bisa Capai Triliunan

Purbaya Ungkap Penerimaan Negara dari Cukai Rokok Ilegal Bisa Capai Triliunan

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:30 WIB

Purbaya Akan Evaluasi Anggaran MBG 2026, Estimasi Terserap Hanya Rp 200 T dari Total Rp 335 T

Purbaya Akan Evaluasi Anggaran MBG 2026, Estimasi Terserap Hanya Rp 200 T dari Total Rp 335 T

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 15:16 WIB

Pemain China Ini Puas Banget Bantai Vietnam Usai Diremehkan di Piala Asia U-23 2026

Pemain China Ini Puas Banget Bantai Vietnam Usai Diremehkan di Piala Asia U-23 2026

Bola | Rabu, 21 Januari 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes

Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:06 WIB

Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029

Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:03 WIB

Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu

Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:01 WIB

Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029

Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:59 WIB

×