Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Rp101,4 Triliun untuk BUMN Tekstil Baru, Saham-saham Ini Terbang!

M Nurhadi

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:15 WIB
Rp101,4 Triliun untuk BUMN Tekstil Baru, Saham-saham Ini Terbang!
Sejumlah saham perusahaan tekstil naik daun setelah muncul wacana BUMN tekstil. [Suara.com/Aldie]
  • Pemerintah Indonesia berencana membentuk BUMN baru untuk memperkuat rantai pasok tekstil dan garmen nasional dengan investasi sekitar US$ 6 miliar.
  • Pembentukan BUMN ini merupakan mandat Badan Pengelola Investasi Danantara, sebagai respons atas krisis yang menimpa sektor padat karya, termasuk Sritex.
  • Strategi BUMN baru ini meliputi integrasi hulu ke hilir untuk mengatasi kelemahan rantai nilai, khususnya pada produksi benang dan kain.

Suara.com - Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk membangkitkan kembali kejayaan industri tekstil dan garmen nasional. Melalui skema investasi besar, negara berencana membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru yang akan memfokuskan operasionalnya pada penguatan rantai pasok pakaian nasional, serupa dengan peran yang pernah dijalankan oleh PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa proyeksi kebutuhan investasi untuk membangun entitas BUMN ini mencapai US$ 6 miliar atau setara dengan Rp101,4 triliun (asumsi kurs Rp16.900 per dolar AS). Langkah ini dipandang sebagai respons konkret pemerintah terhadap krisis yang menimpa sektor padat karya belakangan ini.

Pelajaran dari Sritex dan Misi Danantara

Prasetyo menjelaskan bahwa wacana ini merupakan bagian dari mandat Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara. Fokus utama badan ini adalah mengelola masalah garmen dan tekstil, terutama pasca kejadian yang menimpa Sritex. Pemerintah menilai Sritex memiliki nilai strategis yang sangat besar karena mempekerjakan sekitar 10.000 karyawan dan menyuplai kebutuhan pakaian serta seragam, baik untuk pasar domestik maupun ekspor global.

“Kegiatan ekonominya tetap harus berjalan karena di sana cukup besar kegiatan ekonomi yang dihasilkan. PT Sritex bagaimanapun harus kita selamatkan,” ujar Prasetyo di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Daftar emiten yang sahamnya melonjak di tengah wacana pendirian BUMN tekstil. [Suara.com/Aldie]
Daftar emiten yang sahamnya melonjak di tengah wacana pendirian BUMN tekstil. [Suara.com/Aldie]

Saham Tekstil Meledak, Sejumlah Emiten Sentuh ARA

Rencana ambisius ini langsung memicu euforia di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada perdagangan Senin (19/1/2026), saham-saham sektor tekstil mengalami reli tajam, bahkan banyak yang menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) di tengah kenaikan IHSG yang menembus level 9.000.

Berikut rincian pergerakan saham tekstil yang melonjak signifikan:

  • PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL): Meroket 34,55% ke posisi 148
  • PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI): Melonjak 33,68% ke level 254
  • PT Indocycle Technology Group Tbk (INOV): Menguat 28,96% ke harga 236
  • PT Indo Rama Synthetics Tbk (INDR): Naik 20,11% menjadi 4.180
  • ZATA (Bersama Zatta Jaya): Mencatatkan fenomena luar biasa dengan melesat ke level Rp115 dari harga terendahnya di Rp6.

Pengamat ekonomi, Febrian Maulana Putra, menilai fenomena ini sebagai respons positif pasar terhadap dana triliunan rupiah yang disiapkan pemerintah.

Namun, ia mengingatkan investor agar tetap waspada dan tidak terjebak perilaku FOMO (fear of missing out), serta tetap memperhatikan laporan keuangan masing-masing emiten.

Strategi Diferensiasi dan Integrasi Hulu ke Hilir

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa BUMN Tekstil ini dirancang untuk memberikan dukungan afirmatif dari sektor hulu, intermediate (antara), hingga ke hilir (produk jadi). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Hambalang untuk membangkitkan kembali kekuatan industri pakaian yang sempat melemah.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menambahkan bahwa Indonesia memiliki kelemahan pada rantai nilai (value chain) khususnya di produksi benang, kain, hingga proses finishing. “Bapak Presiden mengingatkan kita pernah mempunyai BUMN tekstil dan ini akan dihidupkan kembali dalam bentuk entitas baru, bukan menghidupkan yang lama,” tegas Airlangga.

Sementara itu, CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, menyatakan pihaknya sangat terbuka untuk investasi yang memiliki dampak penciptaan lapangan kerja tinggi, meskipun tingkat pengembaliannya (return) mungkin di bawah rata-rata parameter investasi umum. Saat ini, Danantara tengah fokus melakukan studi kelayakan (feasibility study) yang menyeluruh agar BUMN baru ini memiliki strategi diferensiasi yang kuat sehingga mampu bersaing dengan kompetitor dari negara-negara Asia lainnya.

Sebagai informasi sejarah, Indonesia sebelumnya memiliki BUMN di sektor ini yakni PT Industri Sandang Nusantara (Persero) dan PT Primissima (Persero).

Nasib keduanya cukup miris, PT Industri Sandang Nusantara (Persero) (ISN) dan PT Primissima (Persero) berujung pada krisis keuangan serius, penutupan, dan restrukturisasi karena ketidakmampuan beradaptasi dengan pasar dan utang yang menumpuk.

Bahkan, untuk Prmissima, sejumlah eks karyawan hingga kini dikabarkan belum menerima hak mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin: BUMN Tekstil Disiapkan, Dana Rp 100 Triliun Akan Digelontorkan

Menperin: BUMN Tekstil Disiapkan, Dana Rp 100 Triliun Akan Digelontorkan

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 21:39 WIB

Emiten ZATA Harganya Meroket, Ini Dia Sosok Saudagar Pemegang Sahamnya

Emiten ZATA Harganya Meroket, Ini Dia Sosok Saudagar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 14:02 WIB

Bos Danantara Buka Suara Kapan BUMN Tekstil Dibentuk

Bos Danantara Buka Suara Kapan BUMN Tekstil Dibentuk

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:18 WIB

Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru

Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:07 WIB

Saham-saham Tekstil Langsung ARA Usai Pemerintah Siapkan Suntikan Dana Triliunan

Saham-saham Tekstil Langsung ARA Usai Pemerintah Siapkan Suntikan Dana Triliunan

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:18 WIB

Pemerintah Mau Guyur Dana USD 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil

Pemerintah Mau Guyur Dana USD 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 20:24 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Hari Ini Turun! Cek Update Harga UBS dan Galeri24 di Pegadaian

Harga Emas Antam Hari Ini Turun! Cek Update Harga UBS dan Galeri24 di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:59 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Sudah Atas Izin Mas Bahlil 'Ganteng'

Kenaikan Harga Pertamax Sudah Atas Izin Mas Bahlil 'Ganteng'

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:54 WIB

Bos OJK Beberkan Pendorong IHSG Mulai Rebound, Ini Obat Kuatnya

Bos OJK Beberkan Pendorong IHSG Mulai Rebound, Ini Obat Kuatnya

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:51 WIB

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:36 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:15 WIB

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

BI Rate Naik Mendadak, Pertanda Apa untuk Ekonomi Indonesia?

BI Rate Naik Mendadak, Pertanda Apa untuk Ekonomi Indonesia?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:53 WIB

OJK Redakan Isu Panas Ekonomi Indonesia, 'Sell Indonesia' Jadi Sorotan Investor

OJK Redakan Isu Panas Ekonomi Indonesia, 'Sell Indonesia' Jadi Sorotan Investor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:45 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Pertamax Hampir Sentuh Rp17.000

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Pertamax Hampir Sentuh Rp17.000

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:30 WIB

OJK Panggil PT Toyota Astra Financial Services, Apa Kasusnya?

OJK Panggil PT Toyota Astra Financial Services, Apa Kasusnya?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:22 WIB