Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menperin Pede Industri Makanan dan Minuman Bisa Jadi Andalan ke Depan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:09 WIB
Menperin Pede Industri Makanan dan Minuman Bisa Jadi Andalan ke Depan
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyoroti posisi pati ubi kayu yang sudah menguasai pasar dalam negeri, tetapi belum sepenuhnya mampu membuat industri lepas dari ketergantungan impor. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Menteri Perindustrian menyatakan industri makanan dan minuman adalah penopang utama laju industri pengolahan nonmigas nasional.
  • Pada Triwulan III 2025, PDB industri makanan dan minuman tumbuh 6,49 pers, melebihi PDB nasional (5,04 persen).
  • Sektor ini menyerap 6,67 juta pekerja dan mencatat surplus neraca dagang sebesar USD 29,7 miliar pada 2025.

Suara.com - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menilai industri makanan dan minuman bisa terus berkembang, bahkan miliki penopang laju industri pengolahan nonmigas.

Berdasarkan data Kemenperin, pertumbuhan PDB industri makanan dan minuman pada triwulan III 2025 tercatat mencapai 6,49 persen.

Angka itu lebih tinggi dibanding pertumbuhan PDB industri pengolahan nonmigas sebesar 5,58 persen maupun pertumbuhan PDB nasional yang berada di level 5,04 persen.

"Industri makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam dan permintaan domestik yang terus meningkat," ujar Agus dalam acara business matching Pati Ubi Kayu di Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026).

Resto Por Auqi Taqueria: Cita Rasa Meksiko Otentik dalam Konsep Fast Food [Ist]
Resto Por Auqi Taqueria: Cita Rasa Meksiko Otentik dalam Konsep Fast Food [Ist]

Agus menjelaskan, sektor mamin tidak hanya tumbuh tinggi, tetapi juga menjadi kontributor terbesar terhadap PDB industri pengolahan nonmigas. Kondisi ini membuat industri mamin dinilai sebagai subsektor yang paling dominan dalam menopang performa manufaktur nasional.

"Pada kuartal III Tahun 2025, PDB industri makanan dan minuman mampu bertumbuh sebesar 6,49 persen lebih tinggi dari pertumbuhan PDB industri pengolahan non-migas sebesar 5,58 persen dan PDB nasional sebesar 5,04 persen," kata Agus.

Dari sisi tenaga kerja, industri makanan dan minuman juga menjadi sektor yang menyerap jutaan pekerja. Data paparan mencatat tenaga kerja industri mamin per Agustus 2025 berada di angka 6,67 juta orang.

Selain itu, kinerja perdagangan sektor mamin juga tercatat kuat. Neraca dagang industri makanan dan minuman pada Januari–Oktober 2025 menunjukkan ekspor sebesar 40,8 miliar dolar AS dan impor 11,1 miliar dolar AS, sehingga mencatat surplus 29,7 miliar dolar AS.

Dari sisi investasi, industri mamin juga menunjukkan geliat yang cukup besar. Data paparan mencatat penanaman modal asing (PMA) sektor mamin sebesar Rp 26,2 triliun, sementara penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat Rp 54,3 triliun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin: Kuasai 79% Pasar, Industri Pati Ubi Kayu Masih Terjepit Impor

Menperin: Kuasai 79% Pasar, Industri Pati Ubi Kayu Masih Terjepit Impor

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:11 WIB

Rp101,4 Triliun untuk BUMN Tekstil Baru, Saham-saham Ini Terbang!

Rp101,4 Triliun untuk BUMN Tekstil Baru, Saham-saham Ini Terbang!

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 15:15 WIB

Utilisasi Baru 43%, Kemenperin Pacu Industrialisasi Pati Ubi Kayu Nasional

Utilisasi Baru 43%, Kemenperin Pacu Industrialisasi Pati Ubi Kayu Nasional

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×