Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 23 Januari 2026 | 13:53 WIB
Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen
Dalam empat hari terakhir, BBCA selalu menempati posisi teratas saham dengan net foreign sell terbesar.
baca 10 detik
  • Saham BBCA berada di level Rp7.600 per lembar, mencatatkan penurunan sebesar 9,79% jika ditarik mundur dari posisi enam bulan lalu.
  • BBCA menempati posisi teratas sebagai saham dengan net sell asing terbesar, mencapai Rp959,3 miliar.
  • Dalam empat hari terakhir, BBCA selalu menempati posisi teratas saham dengan net foreign sell terbesar. 

Suara.com - Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), yang selama ini dikenal sebagai "saham sejuta umat" dan penggerak utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), menunjukkan tren pelemahan signifikan.

Berdasarkan data perdagangan Jumat (23/1/2026), harga saham emiten perbankan swasta terbesar di Indonesia ini berada di level Rp7.600 per lembar, atau mengalami penurunan sebesar 9,79% (setara -825 poin) dibandingkan periode Juli tahun lalu.

Meskipun sempat menyentuh level Rp8.200 pada akhir Oktober 2025, harga saat ini justru bergerak mendekati titik terendahnya dalam 52 minggu terakhir di posisi Rp7.225.

Aksi jual oleh investor asing dilaporkan menjadi salah satu penekan utama harga saham BBCA di awal tahun 2026 ini, di tengah sentimen pasar global yang cenderung wait and see terhadap kebijakan suku bunga domestik.

Diketahui net foreign sell pada perdagangan hari ini, Kamis (22/1/2026) mencapai Rp 1,33 triliun. Asing tercatat melakukan aksi jual senilai Rp 13,41 triliun dan beli Rp 12,08 triliun.

BBCA menempati posisi teratas sebagai saham dengan net sell asing terbesar, mencapai Rp959,3 miliar. Nilai jual asing di saham ini tercatat mencapai Rp2 triliun, sementara pembelian hanya sebesar Rp1,04 triliun.

Dalam empat hari terakhir, BBCA selalu menempati posisi teratas saham dengan net foreign sell terbesar. Pada 19 Januari 2026,net sellasing di bank milik Djarumsenilai Rp 444,7 miliar. Lalu pada 20-21 Januari 2026,net sellasing di BBCAmencapai Rp 267,8 miliar dan Rp 959,3 miliar.

Tekanan jual asing pun membuat saham BBCA kembali koreksi pada hari ini

baca juga

Meski demikian, sejumlah analis menilai level harga saat ini menarik bagi investor jangka panjang mengingat fundamental perusahaan yang masih kokoh dan rasio pembayaran dividen yang stabil.

Catatan Redaksi: Investasi saham memiliki risiko. Data di atas diambil per tanggal 23 Januari 2026 pukul 11.29 WIB. Pastikan Anda melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jamuan Makan Siang dan Kode Pemain Asing: Manajemen Bakar Semangat Persib Jelang Putaran Kedua

Jamuan Makan Siang dan Kode Pemain Asing: Manajemen Bakar Semangat Persib Jelang Putaran Kedua

Bola | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:25 WIB

Membedah Potensi Gangguan Asing terhadap Kondusivitas Negara

Membedah Potensi Gangguan Asing terhadap Kondusivitas Negara

Opini | Kamis, 22 Januari 2026 | 19:05 WIB

Pemerintah Siapkan RUU Disinformasi dan Propaganda Asing, Menko Yusril: Bukan untuk Anti-Demokrasi

Pemerintah Siapkan RUU Disinformasi dan Propaganda Asing, Menko Yusril: Bukan untuk Anti-Demokrasi

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:48 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×