Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Investasi Perak, Ketahui Keuntungan dan Kerugiannya sebelum Mulai

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 10 Maret 2026 | 10:37 WIB
Investasi Perak, Ketahui Keuntungan dan Kerugiannya sebelum Mulai
Ilustrasi perak.

Suara.com - Perak dikenal sebagai salah satu logam mulia yang memiliki warna putih berkilau dan nilai ekonomi tinggi. Selain dimanfaatkan sebagai bahan perhiasan, perak juga banyak digunakan dalam berbagai industri, seperti fotografi, elektronik, hingga teknologi modern.

Karena kegunaannya yang luas dan nilai intrinsiknya yang stabil, perak kini semakin dilirik sebagai salah satu instrumen investasi alternatif. Terlebih saat ini harga emas terus meroket sehingga susah dijangkau.

Dalam praktiknya, investasi perak umumnya menggunakan perak murni atau fine silver. Jenis perak ini memiliki kandungan sekitar 99,99 persen perak murni tanpa campuran logam lain.

Di pasaran, fine silver biasanya dijual dalam bentuk butiran, batangan, atau koin yang memang dirancang khusus untuk investasi.

Namun secara fisik, fine silver memiliki tekstur yang relatif lunak. Sifat tersebut membuatnya mudah tergores atau berubah bentuk. Oleh karena itu, perak murni jarang digunakan untuk pembuatan perhiasan.

Untuk membuat perhiasan yang lebih kuat dan tahan lama, perak biasanya dicampur dengan logam lain seperti tembaga atau nikel. Campuran ini dikenal dengan istilah sterling silver, yang memiliki kadar perak sekitar 92,5 persen.

Sebagai instrumen investasi, perak menawarkan berbagai keuntungan yang menarik. Namun di sisi lain, ada pula sejumlah risiko yang perlu dipahami sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Yuk, kita pahami keuntungan dan kerugian investasi perak di bawah ini. 

Ilustrasi perak dan emas [Unsplash/Zlaáky.cz]
Ilustrasi perak dan emas [Unsplash/Zlaáky.cz]

Keuntungan Investasi Perak

Salah satu alasan utama banyak investor tertarik pada perak adalah kemampuannya untuk melindungi nilai kekayaan dari inflasi. Sama seperti emas, perak termasuk aset yang memiliki nilai intrinsik.

Ketika kondisi ekonomi tidak stabil atau nilai mata uang mengalami penurunan, harga logam mulia biasanya cenderung meningkat. Hal ini membuat perak sering dijadikan sebagai aset lindung nilai atau safe haven.

Selain itu, perak memiliki permintaan industri yang sangat kuat. Sekitar 50 hingga 60 persen produksi perak dunia digunakan untuk kebutuhan industri. Logam ini memiliki konduktivitas listrik dan termal yang sangat tinggi, sehingga menjadi bahan penting dalam berbagai teknologi modern.

Beberapa sektor yang membutuhkan perak antara lain industri energi terbarukan, terutama pada panel surya. Perak juga digunakan dalam pembuatan perangkat elektronik, seperti solder dan papan sirkuit.

Di sektor otomotif, logam ini turut dimanfaatkan dalam pengembangan kendaraan listrik, sementara di bidang kesehatan digunakan dalam berbagai peralatan medis.

Permintaan industri yang stabil ini membantu menjaga prospek harga perak dalam jangka panjang. Ketika kebutuhan industri meningkat, permintaan terhadap perak juga ikut naik, yang pada akhirnya dapat mendorong kenaikan harga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Lebih Mahal Hari Ini, Tembus Rp 3.047.000/Gram

Emas Antam Lebih Mahal Hari Ini, Tembus Rp 3.047.000/Gram

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 09:53 WIB

Edukasi Finansial Dorong Masyarakat Lebih Cermat Menyusun Strategi Investasi Jangka Panjang

Edukasi Finansial Dorong Masyarakat Lebih Cermat Menyusun Strategi Investasi Jangka Panjang

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 09:45 WIB

Harga Emas Antam Menyusut Jadi Rp 3.004.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Menyusut Jadi Rp 3.004.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB