Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Turun Drastis, Daging Sapi Naik

M Nurhadi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:41 WIB
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Turun Drastis, Daging Sapi Naik
Pedagang menata cabai rawit dagangannya di pasar Cibubur, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pada Minggu (24/5/2026), Badan Pangan Nasional mencatat harga pangan nasional fluktuatif dengan mayoritas komoditas mengalami penurunan.
  • Komoditas cabai seperti cabai merah besar dan keriting mengalami penurunan harga paling dalam, mencapai lebih dari lima persen.
  • Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, termasuk beras medium non SPHP dan daging sapi murni, berdasarkan data BPN.

Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional pada Minggu (24l5/1/2026) terpantau fluktuatif. Sejumlah komoditas strategis seperti cabai hingga beberapa jenis beras tercatat mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional (BPN) di situs badanpangan.go.id, penurunan paling dalam terjadi pada komoditas cabai merah besar.

Harga rata-rata nasionalnya kini berada di level Rp 34.391 per kilogram, turun Rp 2.040 atau 5,60 persen.

Penurunan tajam juga terjadi pada cabai merah keriting. Harga rata-ratanya berada di angka Rp 34.373 per kilogram setelah turun Rp 1.890 atau 5,21 persen.

Sementara cabai rawit merah ikut terkoreksi. Harga rata-rata cabai rawit merah kini berada di level Rp 49.221 per kilogram, turun Rp 1.483 atau 2,92 persen.

Tak hanya cabai, harga bawang merah juga terpantau melemah. Bawang merah tercatat berada di angka Rp 39.492 per kilogram setelah turun Rp 1.373 atau 3,36 persen.

Di sisi lain, bawang putih bonggol juga mengalami penurunan. Harga rata-rata nasionalnya kini berada di level Rp 38.001 per kilogram, turun Rp 411 atau 1,07 persen.

Komoditas kedelai biji kering impor turut terkoreksi. Berdasarkan data BPN, kedelai biji kering impor tercatat Rp 10.793 per kilogram setelah turun Rp 126 atau 1,15 persen.

Sementara itu, harga daging ayam ras juga bergerak turun. Harga rata-rata nasionalnya kini berada di angka Rp 38.596 per kilogram, turun Rp 333 atau 0,86 persen.

Untuk komoditas daging kerbau, harga daging kerbau beku impor tercatat Rp 109.122 per kilogram setelah turun Rp 1.067 atau 0,97 persen.

Sedangkan daging kerbau segar lokal berada di level Rp 138.864 per kilogram, turun Rp 1.414 atau 1,01 persen.

Harga tepung terigu juga terpantau turun pada dua kategori. Tepung terigu curah tercatat Rp 9.587 per kilogram, turun Rp 43 atau 0,45 persen, sedangkan tepung terigu kemasan berada di level Rp 12.717 per kilogram setelah turun Rp 145 atau 1,13 persen.

Di sektor minyak goreng, harga Minyakita tercatat turun menjadi Rp 17.456 per liter setelah turun Rp 173 atau 0,98 persen. Minyak goreng curah juga turun menjadi Rp 17.558 per liter, terkoreksi Rp 63 atau 0,36 persen.

Namun, harga minyak goreng kemasan justru naik tipis. Minyak goreng kemasan tercatat Rp 20.915 per liter setelah naik Rp 47 atau 0,23 persen.

Pergerakan berbeda terlihat pada komoditas beras. Beras premium tercatat turun menjadi Rp 15.473 per kilogram setelah turun Rp 54 atau 0,35 persen.

Beras medium juga mengalami penurunan. Harga rata-rata nasional beras medium kini berada di level Rp 13.271 per kilogram, turun Rp 73 atau 0,55 persen.

Beras SPHP pun ikut turun tipis. Harga rata-rata beras SPHP tercatat Rp 12.410 per kilogram setelah turun Rp 26 atau 0,21 persen.

Meski begitu, beras medium non SPHP justru mengalami kenaikan. Komoditas tersebut tercatat Rp 13.870 per kilogram setelah naik Rp 25 atau 0,18 persen.

Kenaikan juga terjadi pada beras khusus lokal. Berdasarkan data BPN, beras khusus lokal berada di level Rp 15.761 per kilogram setelah naik Rp 199 atau 1,28 persen.

Sementara untuk komoditas jagung tingkat peternak, harga rata-rata nasional tercatat turun menjadi Rp 6.814 per kilogram. Angka tersebut turun Rp 157 atau 2,25 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Di sisi perikanan, ikan bandeng tercatat turun menjadi Rp 35.554 per kilogram setelah turun Rp 717 atau 1,98 persen.

Ikan tongkol turun tipis menjadi Rp 36.273 per kilogram, sedangkan ikan kembung berada di level Rp 44.198 per kilogram setelah turun Rp 18 atau 0,04 persen.

Adapun komoditas daging sapi murni terpantau mengalami kenaikan. Harga rata-rata nasionalnya kini berada di level Rp 136.633 per kilogram setelah naik Rp 403 atau 0,30 persen.

Garam konsumsi juga tercatat mengalami penurunan. Harga rata-rata nasionalnya berada di angka Rp 11.402 per kilogram, turun Rp 120 atau 1,04 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare

Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare

Bisnis | Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:22 WIB

Benih Berkualitas Angkat Hasil Panen Jagung Petani Jateng

Benih Berkualitas Angkat Hasil Panen Jagung Petani Jateng

Foto | Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:32 WIB

Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso

Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 22:28 WIB

Terkini

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:18 WIB

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:15 WIB