Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Harga Perak Tembus Rekor, Analis Mulai Nyalakan Tanda Peringatan

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 07:48 WIB
Harga Perak Tembus Rekor, Analis Mulai Nyalakan Tanda Peringatan
Ilustrasi logam perak [Unsplash]
  • Pada Jumat (23/1/2026), harga perak spot melesat 5% mencapai US$101 per troy ons, melanjutkan reli signifikan sejak 2025.
  • Kenaikan didorong permintaan industri vital dan pembelian investor ritel, menyebabkan rasio emas-perak mencapai terketat dalam 14 tahun.
  • Meskipun harga tinggi, pasar fisik tertekan defisit stok lima tahun, keterbatasan pemurnian, serta cadangan gudang yang menipis.

Suara.com - Dunia investasi komoditas tengah diguncang oleh lonjakan luar biasa harga perak. Pada perdagangan Jumat (23/1/2026), harga perak di pasar spot melesat lebih dari 5% hingga menyentuh angka psikologis US$ 101 per troy ons.

Kenaikan ini memperpanjang reli fantastis yang dimulai sejak tahun 2025 lalu.

Sepanjang tahun 2026 yang baru berjalan kurang dari sebulan ini, harga perak sudah melonjak hingga 40%.

Jika ditarik lebih jauh, logam yang sering disebut sebagai "emas orang miskin" ini telah meroket 147% sepanjang tahun 2025—pertumbuhan tahunan terbesar sejak data LSEG tahun 1983.

Kenaikan harga perak dipicu oleh kombinasi permintaan industri yang tinggi dan aksi borong investor ritel. Perak tidak hanya berfungsi sebagai aset investasi, tetapi juga komponen vital dalam industri perhiasan, elektronik, hingga panel surya.

Rhona O’Connell, analis dari StoneX, menyebut fenomena ini sebagai "kegilaan yang bergerak sendiri". Menurutnya, perak mendapatkan keuntungan dari harga satuannya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan emas, yang juga mencetak rekor di level US$ 4.988 per ons.

"Semua orang sepertinya ingin terlibat, tetapi ini juga menyalakan lampu kuning peringatan kekayaan. Ketika retakan mulai muncul, itu bisa dengan cepat menjadi jurang yang dalam. Bersiaplah," ujar Rhona, dilansir dari Reuters.

Perbandingan dengan Emas: Rasio Terketat dalam 14 Tahun

Salah satu indikator yang menarik perhatian para pelaku pasar adalah Gold-to-Silver Ratio. Untuk pertama kalinya dalam 14 tahun, hanya dibutuhkan 50 ons perak untuk membeli satu ons emas.

Angka ini turun drastis dibandingkan posisi April lalu yang masih berada di angka 105 ons perak.

Hal ini menandakan bahwa performa perak saat ini jauh melampaui emas, namun para analis teknikal memperingatkan bahwa penguatan yang terlalu cepat ini biasanya diikuti oleh koreksi atau penurunan harga yang signifikan dalam waktu dekat.

Meski harganya terbang tinggi, pasar fisik perak sebenarnya tengah mengalami tekanan:

  • Defisit Stok: Pasar telah mengalami defisit struktural selama lima tahun berturut-turut, dan diprediksi akan terus berlanjut di tahun 2026.
  • Keterbatasan Pemurnian: Meskipun kegiatan daur ulang perak meningkat karena harga yang mahal, keterbatasan kapasitas kilang pemurnian membuat logam hasil daur ulang sulit kembali ke pasar dengan cepat.
  • Cadangan Menipis: Stok di gudang London (LBMA) sempat menyentuh level terendah sepanjang sejarah di angka 136 juta ons pada September lalu akibat tingginya permintaan ETF dan koin fisik.

Proyeksi ke Depan: Waspada Koreksi Jenuh Beli

Meskipun saat ini perak sedang berada di atas angin, para pakar mulai bersikap konservatif. Michael Widmer, ahli strategi dari Bank of America (BofA), memperkirakan bahwa harga perak yang "wajar" secara fundamental sebenarnya berada di kisaran US$ 60.

Ia menilai permintaan dari produsen panel surya mungkin sudah mencapai puncaknya tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini

Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 08:17 WIB

Harga Perak Global Meroket dalam Sepekan, Waspada Overvalued?

Harga Perak Global Meroket dalam Sepekan, Waspada Overvalued?

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 16:56 WIB

Langkah Trump Berdampak ke Harga Perak, Potensi Geger Geopolitik Masih Ada

Langkah Trump Berdampak ke Harga Perak, Potensi Geger Geopolitik Masih Ada

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:02 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:36 WIB

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:29 WIB

Bos Danantara Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bos Danantara Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:23 WIB

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:10 WIB

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:08 WIB

Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat

Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:02 WIB

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:56 WIB

Program PINTAR OJK Resmi Hadir, Ini Cara Baru Investasi Reksa Dana yang Aman

Program PINTAR OJK Resmi Hadir, Ini Cara Baru Investasi Reksa Dana yang Aman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:43 WIB

Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api

Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:34 WIB

Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api

Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:05 WIB