Harga Perak Cetak Rekor! Aset Safe Haven Meroket Imbas Konflik Greenland Hingga Iran

M Nurhadi

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:22 WIB
Harga Perak Cetak Rekor! Aset Safe Haven Meroket Imbas Konflik Greenland Hingga Iran
Ilustrasi perak dan emas [Unsplash/Zlaťáky.cz]
baca 10 detik
  • Harga perak mencetak rekor historis menembus $90 per ons pada 14 Januari 2026, didorong ketegangan geopolitik AS-Iran dan Venezuela.
  • Kenaikan logam mulia dipicu isu independensi The Fed menyusul ancaman pidana terhadap Ketua Jerome Powell serta prediksi suku bunga ditahan.
  • Proyeksi jangka panjang optimis; Citigroup menaikkan target emas menjadi $5.000, perak diprediksi mencapai $150 per ons.

Suara.com - Komoditas global kembali diguncang oleh lonjakan harga logam mulia yang luar biasa. Pada perdagangan Rabu (14/1/2026), harga perak secara resmi mencetak sejarah baru dengan menembus level psikologis 90 dollar AS per ons untuk pertama kalinya.

Mengutip laporan Bloomberg, perak sempat melesat hingga 5,3 persen dan menyentuh angka 91,55 dollar AS per ons.

Sejalan dengan perak, emas dunia juga menunjukkan tren bullish yang agresif. Harga emas kini bertengger di kisaran 4.591 hingga 4.639 dollar AS per troy ounce.

Ketegangan geopolitik AS, Iran, Greenland, hingga Venezuela meningkatkan kekhawatiran dunia hingga memicu kenaikan harga aset safe haven seperti emas dan perak.

Pasar keuangan saat ini tengah mengamati dengan cermat tekanan terhadap Federal Reserve (The Fed).

Isu mengenai independensi bank sentral AS memanas menyusul ancaman tuntutan pidana terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell, yang memicu reaksi keras dari para petinggi perbankan global seperti CEO JPMorgan, Jamie Dimon.

Meskipun data inflasi inti AS Desember 2025 menunjukkan angka yang moderat, para ekonom memperingatkan bahwa data tersebut mungkin terdistorsi akibat penutupan pemerintahan (government shutdown) terlama dalam sejarah AS.

Kondisi ini membuat pasar spekulatif memprediksi The Fed akan menahan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan, namun tetap membuka peluang dua kali pemangkasan hingga akhir tahun.

Geopolitik Memanas: Dari Greenland hingga Iran

baca juga

Meningkatnya permintaan aset lindung nilai (safe haven) juga dipicu oleh langkah-langkah luar negeri Presiden AS Donald Trump yang agresif. Beberapa sentimen utama meliputi:

  • Ketegangan di Timur Tengah: Trump secara terbuka mendukung demonstrasi di Iran, yang memicu tuduhan destabilisasi politik dari pihak Teheran.
  • Isu Greenland: Ancaman baru AS untuk melakukan akuisisi terhadap Greenland terus menciptakan ketegangan diplomatik.
  • Krisis Venezuela: Penangkapan pemimpin Venezuela oleh otoritas AS menambah daftar panjang ketidakpastian global.

Di sisi lain, bursa Asia seperti Nikkei Jepang justru mencetak rekor baru meskipun mata uang Yen melemah ke level terendah sejak Juli 2024.

Hal ini terjadi di tengah spekulasi percepatan pemilu oleh PM Sanae Takaichi. Sementara itu, bursa China mengalami koreksi setelah otoritas setempat memperketat aturan margin requirement untuk mendinginkan pasar yang terlalu panas.

Sejumlah institusi keuangan besar mulai merevisi target harga mereka. Citigroup Inc. menaikkan proyeksi jangka pendek untuk emas menjadi 5.000 dollar AS dan perak menjadi 100 dollar AS per ons.

Menariknya, perak dinilai memiliki ruang pertumbuhan yang lebih lebar dibanding emas melalui rotasi investor ke pasar komoditas.

Chief Investment Officer Lotus Asset Management Ltd, Hao Hong, memprediksi harga perak bisa mencapai 150 dollar AS per ons pada akhir tahun 2026.

"Reli ini masih memiliki potensi besar tahun ini. Perak telah mengungguli kinerja emas sejak 2025 setelah melonjak 150 persen akibat ketatnya pasokan global dan tingginya aksi spekulatif," ujar Hao Hong, dikutip dari Reuters.

Dari dalam negeri, harga kedua aset baik emas maupun perak juga terus melanjutkan reli penguatan. Sejumlah pengamat memprediksi hal ini turut memengaruhi harga saham terkait seperti ANTM (Aneka Tambang), MDKA (Merdeka Copper Gold), BRMS (Bumi Resources Minerals), dan ARCI (Archi Indonesia), EMAS (Merdeka Gold Resources), PSAB (J Resources Asia Pasifik), UNTR (United Tractors), hingga MEDC (Medco Energi).


DISCLAIMER: Investasi pada logam mulia seperti emas dan perak mengandung risiko pasar yang tinggi. Harga dapat berfluktuasi secara tajam akibat kebijakan politik, data ekonomi, dan situasi geopolitik. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi perdagangan. Segala keputusan finansial yang diambil berdasarkan informasi ini merupakan tanggung jawab pribadi pembaca sepenuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Nggak Bosan Naik, Hari Ini Tembus Rp 2.665.000/Gram

Harga Emas Antam Nggak Bosan Naik, Hari Ini Tembus Rp 2.665.000/Gram

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:27 WIB

Harga Emas Batangan Galeri 24 dan UBS Naik Lagi Hari Ini

Harga Emas Batangan Galeri 24 dan UBS Naik Lagi Hari Ini

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 07:33 WIB

Jurus Purbaya Ciptakan Indonesia Emas 2045 lewat Ekonomi

Jurus Purbaya Ciptakan Indonesia Emas 2045 lewat Ekonomi

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Ngeri-Ngeri Sedap: Potret Keluarga, Tradisi, dan Pentingnya Saling Memahami

Ngeri-Ngeri Sedap: Potret Keluarga, Tradisi, dan Pentingnya Saling Memahami

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:30 WIB

Ngeri-Ngeri Sedap: Potret Keluarga, Tradisi, dan Pentingnya Saling Memahami

Ngeri-Ngeri Sedap: Potret Keluarga, Tradisi, dan Pentingnya Saling Memahami

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:30 WIB

iPad Gen 10 Sekarang Harganya Berapa? Cek Beda Harganya di Toko-toko Resmi

iPad Gen 10 Sekarang Harganya Berapa? Cek Beda Harganya di Toko-toko Resmi

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 13:26 WIB

iPad Gen 10 Sekarang Harganya Berapa? Cek Beda Harganya di Toko-toko Resmi

iPad Gen 10 Sekarang Harganya Berapa? Cek Beda Harganya di Toko-toko Resmi

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 13:23 WIB

Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang

Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB

Alasan Harga BBM Non Subsidi Naik Hari Ini, Shell Diesel Ikutan Tembus Rp25 Ribuan

Alasan Harga BBM Non Subsidi Naik Hari Ini, Shell Diesel Ikutan Tembus Rp25 Ribuan

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB

Rp401 Miliar Dipamerkan, Siapa yang Membuat Nikel Bisa Keluar?

Rp401 Miliar Dipamerkan, Siapa yang Membuat Nikel Bisa Keluar?

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:11 WIB

2 Rekomendasi Bedak Skintific untuk Mengunci Minyak dan Menyamarkan Pori

2 Rekomendasi Bedak Skintific untuk Mengunci Minyak dan Menyamarkan Pori

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 13:11 WIB

Film Medalist Tayang 19 Februari 2027, Trailer All-Japan Novice Dirilis

Film Medalist Tayang 19 Februari 2027, Trailer All-Japan Novice Dirilis

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:08 WIB

×