Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 26 Januari 2026 | 17:28 WIB
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI
Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Foto: biro pers sekretariat presiden)
  • Prabowo bawa komitmen investasi Rp90 triliun dari kunjungan luar negeri.
  • Stabilitas politik dan ekonomi perkuat kepercayaan investor asing.
  • Hilirisasi dan kepastian hukum jadi daya tarik utama modal masuk

Suara.com - Direktorat Hukum dan HAM DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kamaruddin menilai kepercayaan investor terhadap Indonesia semakin menguat seiring stabilitas politik dan ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Penilaian itu disampaikan Kamaruddin merespons kabar Presiden Prabowo membawa komitmen investasi senilai Rp90 triliun usai melakukan kunjungan kerja ke tiga negara.

Menurut Kamaruddin, faktor utama yang membuat investor percaya adalah kondisi politik Indonesia yang dinilai stabil. Stabilitas tersebut disebut menjadi modal penting bagi masuknya investasi asing.

“(Investor) mereka percaya ya dengan Indonesia kan yang pertama adalah terkait dengan stabilitas politik ya di bawah kepemimpinan Pak Prabowo. Stabilitas politik di Indonesia di bawah kepemimpinan Pak Prabowo ini dianggap stabil ya,” kata Kamaruddin saat dihubungi, Senin (26/1/2026).

Selain stabilitas politik, Kamaruddin menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia juga menjadi salah satu pertimbangan investor untuk menanamkan modal. Ia menyebut fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat.

“Yang kedua terkait dengan pertumbuhan ekonomi ya. Fundamental ekonomi Indonesia kan stabil itu, pertumbuhannya itu kan 5 persen rata-rata 5 persen ke atas lah ya," ujarnya.

Kamaruddin juga menyinggung kebijakan pemerintah yang dinilai ikut mendorong minat investor, salah satunya program hilirisasi yang dilakukan secara masif, terutama pada sektor sumber daya alam.

“Beberapa kebijakan pemerintah terkait dengan hilirisasi ya, yang masif dilakukan di Indonesia terkait dengan sumber daya alam,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia turut menyoroti reformasi struktural hingga kepastian hukum yang dianggap semakin terjamin di bawah pemerintahan Prabowo. Hal tersebut disebut menjadi sinyal positif bagi investor dalam melihat prospek Indonesia.

“Kemudian reformasi juga, reformasi struktural dan kepastian hukum yang lebih terjamin di bawah kepemimpinan Pak Prabowo,” kata dia.

Saat disinggung soal nilai tukar rupiah yang sempat melemah, Kamaruddin menilai kondisi tersebut dipengaruhi faktor global. Menurutnya, tekanan mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga dialami negara lain.

“Iya. Itu (melemahnya nilai tukar rupiah) memang ini ya, fenomena global ya. Fenomena global yang sebenarnya juga mata uang negara-negara lain juga lebih parah daripada Indonesia sebenarnya,” tuturnya.

Meski demikian, ia menegaskan ketahanan ekonomi domestik masih cukup kuat. Kamaruddin menilai stabilitas ekonomi makro Indonesia tetap terjaga, salah satunya melalui inflasi yang terkendali.

“Cuman Indonesia ini kan pertahanan ekonomi domestik itu kan dan stabilitas ekonomi makro kan juga luar biasa kan,” ungkapnya.

Kamaruddin mengatakan inflasi di Indonesia berada pada level yang relatif aman. Ia menyebut hal itu ikut mempengaruhi pergerakan rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.

“Karena Indonesia dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi dengan inflasi sebenarnya di Indonesia itu sangat terkendali kan inflasinya. Hanya dua koma sekian persen, dua koma sekian persen lah inflasi Indonesia,” lanjutnya.

Menurut Kamaruddin, kondisi tersebut menunjukkan fundamental ekonomi domestik masih kuat meski ada gejolak dari luar negeri.

“Ini yang menyebabkan juga sekarang kan sudah mulai menguat juga kan Rupiah. Itu gejala apa global saja. Tapi konteks domestik, fundamental kita kan kuat,” jelasnya.

Ia juga menilai kebijakan hilirisasi sumber daya alam menjadi daya tarik tersendiri di mata investor. Selain itu, arus modal asing yang masuk ke pasar obligasi dan saham dinilai mencerminkan optimisme pelaku pasar.

Kamaruddin turut menyinggung penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebagai salah satu indikator respons positif pasar. Ia menilai kabar investasi Rp90 triliun turut dipandang baik oleh investor luar negeri.

“Jadi sebenarnya positif ya, kepulangan Pak Prabowo kan membawa sekitar Rp90 triliun ya ke Indonesia itu sangat positif dipandang oleh ini, oleh investor luar ya. Bahwasanya Indonesia ini memang strategis untuk investasi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seskab Teddy Klaim Presiden Prabowo Bawa Oleh-oleh dari Inggris: 600 Ribu Lapangan Kerja

Seskab Teddy Klaim Presiden Prabowo Bawa Oleh-oleh dari Inggris: 600 Ribu Lapangan Kerja

Video | Senin, 26 Januari 2026 | 15:31 WIB

Muncul Wacana TNI Mau Ikut Berantas Teroris, Kapolri Sigit: Ada Batasan yang Harus Dijaga

Muncul Wacana TNI Mau Ikut Berantas Teroris, Kapolri Sigit: Ada Batasan yang Harus Dijaga

News | Senin, 26 Januari 2026 | 15:30 WIB

Kapolri Listyo Tolak Jadi Menteri Kepolisian, Pilih Jadi Petani Saja

Kapolri Listyo Tolak Jadi Menteri Kepolisian, Pilih Jadi Petani Saja

News | Senin, 26 Januari 2026 | 14:57 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB