Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Jelang Ramadan, Pemerintah Diminta Percepat Belanja Negara Guna Stimulasi Kredit

M Nurhadi

Selasa, 27 Januari 2026 | 07:05 WIB
Jelang Ramadan, Pemerintah Diminta Percepat Belanja Negara Guna Stimulasi Kredit
Ilustrasi (Foto: antara)
baca 10 detik
  • Pemerintah perlu percepat belanja negara jelang Ramadhan 2026 untuk memicu penyaluran kredit perbankan yang diprediksi melandai.
  • Penyaluran kredit terancam moderat karena bank bersikap pruden, konsumen berhati-hati, serta IKK Desember 2025 sedikit menurun.
  • Indef menyarankan intervensi fiskal melalui penyerapan anggaran dan dukungan UMKM guna perbaiki likuiditas pasar secara luas.

Suara.com - Menjelang momentum Ramadhan dan Idul Fitri 2026, pemerintah diharapkan mengambil langkah proaktif dalam mempercepat realisasi belanja negara.

Hal ini dinilai krusial untuk memicu penyaluran kredit perbankan yang diproyeksikan tidak akan sekuat periode musiman pada tahun-tahun sebelumnya.

M. Rizal Taufikurahman, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), mengungkapkan bahwa meskipun perayaan hari besar keagamaan biasanya memacu konsumsi rumah tangga dan aktivitas bisnis, kondisi tahun ini memerlukan perhatian khusus.

Rizal menjelaskan bahwa meski penyaluran kredit pada kuartal I-2026 masih akan menunjukkan tren positif, kekuatannya diperkirakan melandai. Ada beberapa faktor yang membayangi moderasi pertumbuhan ini:

  • Sikap Pruden Perbankan: Bank cenderung lebih selektif dan berhati-hati dalam memitigasi risiko kredit.
  • Kehati-hatian Konsumen: Masyarakat dan pelaku usaha kini lebih cermat dalam menghitung kewajiban utang baru, mengingat kondisi ekonomi yang masih menantang.
  • Penurunan Keyakinan Konsumen: Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat turun tipis menjadi 123,5 pada Desember 2025, yang mengindikasikan daya beli belum sepenuhnya pulih.

Untuk menjaga agar momentum pertumbuhan tidak hilang, Indef menyarankan pemerintah melakukan intervensi melalui kebijakan fiskal yang strategis.

Selain mempercepat penyerapan anggaran, pemerintah perlu memperkuat skema bantuan produktif serta dukungan bagi UMKM dan sektor yang menyerap banyak tenaga kerja.

Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki likuiditas pasar dan meningkatkan prospek pendapatan masyarakat secara luas.

Rizal juga menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal dan makroprudensial untuk menciptakan ruang pembiayaan yang lebih kondusif bagi sektor produktif.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), penyaluran kredit sepanjang tahun 2025 tumbuh sebesar 9,69% (yoy), masuk dalam target estimasi 8-11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh:

baca juga
  1. Kredit Investasi: Melesat signifikan sebesar 21,06% (yoy).
  2. Kredit Konsumsi: Tumbuh moderat di angka 6,58% (yoy).
  3. Kredit Modal Kerja: Meningkat tipis sebesar 4,52% (yoy).

Menariknya, BI mencatat adanya potensi besar yang belum tergarap maksimal. Hingga Desember 2025, terdapat fasilitas pinjaman yang belum ditarik (undisbursed loan) mencapai Rp2,44 kuadriliun atau sekitar 22,12% dari total plafon kredit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?

Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 20:23 WIB

3 Menit Paham Tata Cara Hadorot Ziarah Kubur, Bekal Penting Nyekar Ramadan 1447 H

3 Menit Paham Tata Cara Hadorot Ziarah Kubur, Bekal Penting Nyekar Ramadan 1447 H

Lifestyle | Senin, 26 Januari 2026 | 15:10 WIB

Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap untuk Ubah Takdir Buruk Jadi Baik

Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap untuk Ubah Takdir Buruk Jadi Baik

Lifestyle | Senin, 26 Januari 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×