Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Distribusi Pulih, Harga Pangan di Wilayah Bencana Aceh-Sumut-Sumbar Mulai Melandai

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 27 Januari 2026 | 12:48 WIB
Distribusi Pulih, Harga Pangan di Wilayah Bencana Aceh-Sumut-Sumbar Mulai Melandai
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian saat diwawancarai wartawan di Kota Padang, Selasa (13/1/2026). [Dok. Antara/ Muhammad Zulfikar]
baca 10 detik
  • IPH Aceh, Sumut, dan Sumbar turun signifikan pada minggu ketiga Januari 2026.
  • Pemerintah kerahkan Hercules dan Heli untuk distribusi pangan ke daerah isolasi.
  • Seluruh jalan nasional pulih dan mayoritas pasar di wilayah bencana kembali buka.

Suara.com - Kabar baik datang dari wilayah terdampak bencana di Sumatera. Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Provinsi Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan penurunan signifikan pada pekan ketiga Januari 2026.

Tren positif ini terjadi setelah ketiga wilayah tersebut sempat diguncang lonjakan inflasi ekstrem pada Desember 2025 akibat lumpuhnya jalur logistik.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil "operasi senyap" distribusi pangan besar-besaran untuk menembus isolasi wilayah.

Bencana yang merusak jalan, jembatan, hingga pasar rakyat sebelumnya sempat memutus rantai pasok kebutuhan pokok. Menanggapi situasi darurat tersebut, pemerintah melalui Bulog dan Badan Pangan Nasional melakukan langkah luar biasa dengan mengerahkan jalur udara.

"Pengiriman suplai minyak goreng dan beras didorong ke daerah-daerah yang sulit melalui heli hingga pesawat Hercules," ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Pemanfaatan Bandara Rembele di Aceh dan bandara di Kepulauan Nias terbukti krusial dalam menekan harga di tingkat konsumen.

Selain jalur udara, pemulihan infrastruktur darat oleh Kementerian PU dan Danantara menjadi titik balik normalisasi harga. Saat ini, seluruh jalan nasional di tiga provinsi tersebut telah kembali berfungsi 100%.

Kondisi pasar rakyat pun menunjukkan pemulihan signifikan dimana Sumut & Sumbar aktivitas pasarnya telah pulih 100% dan Aceh sebanyak 73 dari 112 pasar telah beroperasi kembali pascabencana.

Meski secara umum harga melandai, data BPS menunjukkan masih ada segelintir daerah yang berjuang melawan kenaikan IPH, di antaranya Kabupaten Bener Meriah dan Kota Langsa (Aceh), Nias Selatan (Sumut), serta Tanah Datar dan Pasaman (Sumbar). Pemerintah berkomitmen terus memperkuat kerja sama lintas lembaga guna memastikan stabilitas harga di seluruh titik terdampak tetap terjaga.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas

Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:54 WIB

Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur

Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:24 WIB

Hampir Semua Pasar di Kabupaten/Kota 3 Provinsi Terdampak Bencana Telah Operasional Melayani Pembeli

Hampir Semua Pasar di Kabupaten/Kota 3 Provinsi Terdampak Bencana Telah Operasional Melayani Pembeli

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:21 WIB

Terkini

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

×