Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas, Strategi PNM Perkuat Gizi Masyarakat

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 13:00 WIB
Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas, Strategi PNM Perkuat Gizi Masyarakat
Ilustrasi AO PNM dan Nasabahnya. (Dok: PNM)

Suara.com - Ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga menjadi salah satu fokus utama pembangunan sosial di Indonesia di tengah dinamika harga bahan pokok dan disparitas akses pangan di wilayah urban dan rural. Data hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan bahwa prevalensi stunting nasional pada anak usia bawah lima tahun turun menjadi 19,8 persen, meskipun masih di atas target nasional, yang menunjukkan ketidakmerataan pemenuhan gizi seimbang di berbagai daerah di Indonesia. Stunting ini masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada perkembangan kognitif dan kapasitas produktif generasi mendatang.

Dalam upaya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir melalui program Rumah Pangan, Pekarangan Bergizi, dan Lorong Mekaar. Sepanjang tahun 2025, program ketahanan pangan ini telah menjangkau 1.264 penerima manfaat di 27 titik sebaran Rumah Pangan, dengan beragam komoditas yang dibudidayakan oleh nasabah dan komunitas setempat, seperti ayam petelur, budidaya ikan, sayuran dan buah-buahan. Program ini dirancang untuk tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga meningkatkan kapasitas ekonomi rumah tangga melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara produktif.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah ibu-ibu nasabah PNM Mekaar Semarang di wilayah Kopeng yang mengikuti pendampingan melalui Rumah Pangan PNM. Mereka menyampaikan bahwa program tersebut membuka peluang bagi keluarga untuk lebih berdaya dalam pemenuhan pangan.

“Dengan adanya program ini, kami tidak hanya belajar teknik budidaya yang tepat, tetapi juga dapat memanfaatkan hasil panen sayur dan ayam petelur untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Setelah kebutuhan rumah tangga terpenuhi, sebagian hasil panen juga bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Laksmi, salah satu nasabah yang aktif dalam kelompok budidaya sayur dan ayam petelur.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga terus diperkuat. “Kami melihat kebutuhan gizi masyarakat sangat penting, dan hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kami terus meningkatkan program-program untuk memberikan kebutuhan gizi masyarakat di desa-desa melalui program Rumah Pangan PNM. Kami berharap setiap penerima manfaat dapat berdaya secara ekonomi dan gizi,” ujar Dodot.

Program Rumah Pangan, Pekarangan Bergizi, dan Lorong Mekaar PNM telah menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis komunitas mampu menciptakan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa. Pendekatan ini yang memadukan ketersediaan pangan bergizi berbasis lokal, pelatihan teknis, serta peluang ekonomi dari hasil usaha telah mendorong perubahan positif dalam kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang dan meningkatkan kualitas hidup mereka.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera Jadi Ciri Khas PNM di Industri Keuangan

Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera Jadi Ciri Khas PNM di Industri Keuangan

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 19:00 WIB

PNM Perluas Pemberdayaan Perempuan di Maluku Utara

PNM Perluas Pemberdayaan Perempuan di Maluku Utara

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:31 WIB

Geopolitik Global Memanas, AWKI Dorong Penguatan UMKM hingga Ketahanan Pangan

Geopolitik Global Memanas, AWKI Dorong Penguatan UMKM hingga Ketahanan Pangan

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 07:16 WIB

Pemerintah Diminta Waspadai El Nino, Produksi Padi Terancam Turun

Pemerintah Diminta Waspadai El Nino, Produksi Padi Terancam Turun

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 20:33 WIB

Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga

Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:49 WIB

Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:34 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB