Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas, Strategi PNM Perkuat Gizi Masyarakat

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 26 Januari 2026 | 13:00 WIB
Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas, Strategi PNM Perkuat Gizi Masyarakat
Ilustrasi AO PNM dan Nasabahnya. (Dok: PNM)

Suara.com - Ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga menjadi salah satu fokus utama pembangunan sosial di Indonesia di tengah dinamika harga bahan pokok dan disparitas akses pangan di wilayah urban dan rural. Data hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan bahwa prevalensi stunting nasional pada anak usia bawah lima tahun turun menjadi 19,8 persen, meskipun masih di atas target nasional, yang menunjukkan ketidakmerataan pemenuhan gizi seimbang di berbagai daerah di Indonesia. Stunting ini masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada perkembangan kognitif dan kapasitas produktif generasi mendatang.

Dalam upaya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir melalui program Rumah Pangan, Pekarangan Bergizi, dan Lorong Mekaar. Sepanjang tahun 2025, program ketahanan pangan ini telah menjangkau 1.264 penerima manfaat di 27 titik sebaran Rumah Pangan, dengan beragam komoditas yang dibudidayakan oleh nasabah dan komunitas setempat, seperti ayam petelur, budidaya ikan, sayuran dan buah-buahan. Program ini dirancang untuk tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga meningkatkan kapasitas ekonomi rumah tangga melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara produktif.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah ibu-ibu nasabah PNM Mekaar Semarang di wilayah Kopeng yang mengikuti pendampingan melalui Rumah Pangan PNM. Mereka menyampaikan bahwa program tersebut membuka peluang bagi keluarga untuk lebih berdaya dalam pemenuhan pangan.

“Dengan adanya program ini, kami tidak hanya belajar teknik budidaya yang tepat, tetapi juga dapat memanfaatkan hasil panen sayur dan ayam petelur untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Setelah kebutuhan rumah tangga terpenuhi, sebagian hasil panen juga bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Laksmi, salah satu nasabah yang aktif dalam kelompok budidaya sayur dan ayam petelur.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga terus diperkuat. “Kami melihat kebutuhan gizi masyarakat sangat penting, dan hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kami terus meningkatkan program-program untuk memberikan kebutuhan gizi masyarakat di desa-desa melalui program Rumah Pangan PNM. Kami berharap setiap penerima manfaat dapat berdaya secara ekonomi dan gizi,” ujar Dodot.

Program Rumah Pangan, Pekarangan Bergizi, dan Lorong Mekaar PNM telah menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis komunitas mampu menciptakan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa. Pendekatan ini yang memadukan ketersediaan pangan bergizi berbasis lokal, pelatihan teknis, serta peluang ekonomi dari hasil usaha telah mendorong perubahan positif dalam kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang dan meningkatkan kualitas hidup mereka.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera Jadi Ciri Khas PNM di Industri Keuangan

Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera Jadi Ciri Khas PNM di Industri Keuangan

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 19:00 WIB

PNM Perluas Pemberdayaan Perempuan di Maluku Utara

PNM Perluas Pemberdayaan Perempuan di Maluku Utara

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:31 WIB

Geopolitik Global Memanas, AWKI Dorong Penguatan UMKM hingga Ketahanan Pangan

Geopolitik Global Memanas, AWKI Dorong Penguatan UMKM hingga Ketahanan Pangan

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 07:16 WIB

Pemerintah Diminta Waspadai El Nino, Produksi Padi Terancam Turun

Pemerintah Diminta Waspadai El Nino, Produksi Padi Terancam Turun

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 20:33 WIB

Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga

Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:49 WIB

Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:34 WIB

Terkini

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

×