Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Harga Emas Naik 80 Persen dalam Satu Tahun, Ini Penyebabnya

M Nurhadi

Senin, 26 Januari 2026 | 10:42 WIB
Harga Emas Naik 80 Persen dalam Satu Tahun, Ini Penyebabnya
Emas Batangan. (Foto: Antaranews.com)
baca 10 detik
  • Harga emas mencapai rekor tertinggi di level US$5.024,95 pada Senin, 26 Januari 2026, didorong tensi geopolitik.
  • Kenaikan signifikan ini melanjutkan tren 2025 (lonjakan 64%) karena pembelian bank sentral dan kebijakan moneter AS.
  • Analis memproyeksikan harga emas dapat terus meningkat, bahkan berpotensi mencapai US$5.500 hingga US$6.400 tahun ini.

Suara.com - Laju penguatan harga emas dunia kembali mencatatkan tinta emas dalam sejarah pasar komoditas.

Pada perdagangan Senin (26/1/2026), harga emas resmi melampaui level psikologis US$5.000 per troy ons.

Pencapaian ini merupakan kelanjutan dari tren bullish masif yang telah berlangsung sejak tahun lalu, di mana investor terus memburu aset safe haven di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.

Berdasarkan data pasar spot, harga emas naik 0,85% ke level US$5.024,95 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari juga menguat 0,91% di posisi US$5.024,60 per ons.

Kilas Balik Tren Kenaikan 2025 dan Proyeksi 2026

Fokus utama para pelaku pasar tertuju pada konsistensi pertumbuhan nilai emas yang luar biasa dalam dua tahun terakhir. Sepanjang tahun 2025, harga emas dunia tercatat melonjak hingga 64%.

Kenaikan fantastis ini didorong oleh kebijakan pelonggaran moneter Amerika Serikat, derasnya arus masuk ke dana kelolaan ETF, serta aksi borong bank sentral global—terutama China yang melakukan pembelian selama 14 bulan berturut-turut.

Memasuki tahun 2026, momentum tersebut ternyata tidak meredup. Hanya dalam kurun waktu satu bulan, harga emas sudah terkerek naik lebih dari 16%.

Philip Newman, Direktur di Metals Focus, memprediksi tren ini masih jauh dari titik jenuh. "Kami memperkirakan potensi kenaikan lebih lanjut. Proyeksi kami menunjukkan harga akan mencapai puncaknya di sekitar US$5.500 pada tahun ini," ungkapnya, seperti dikutip Suara.com dari Reuters pada Senin (26/1/2026).

baca juga

Newman juga menambahkan bahwa meski aksi ambil untung (profit taking) mungkin terjadi, setiap koreksi harga akan berlangsung singkat karena minat beli investor tetap sangat kuat.

Ketidakpastian situasi dunia menjadi motor utama di balik reli panjang harga emas tahun ini. Beberapa faktor geopolitik yang memperkuat posisi emas antara lain:

  • Gesekan AS dan NATO: Perselisihan mengenai wilayah Greenland menambah kekhawatiran pasar terhadap stabilitas finansial dan keamanan internasional.
  • Konflik Ukraina-Rusia: Kegagalan perundingan di Abu Dhabi yang dimediasi AS, ditambah serangan udara yang merusak infrastruktur energi Ukraina, mempertegas risiko investasi di aset berisiko tinggi.
  • Ancaman Tarif Donald Trump: Pernyataan Presiden AS mengenai rencana pengenaan tarif 100% terhadap Kanada jika melanjutkan kerja sama dagang dengan China memicu kekhawatiran pecahnya perang dagang baru.

Prediksi Optimis: Menuju US$6.400 per Ons

Analis independen Ross Norman bahkan memberikan proyeksi yang lebih agresif. Ia memperkirakan emas memiliki peluang untuk menyentuh level tertinggi di angka US$6.400 per ons dengan harga rata-rata tahunan berada di kisaran US$5.375.

Kenaikan ini juga merembet pada logam mulia lainnya. Perak (silver) mencatatkan kenaikan ke level US$104,72 per ons, memperkuat posisinya setelah melonjak 147% pada tahun lalu.

Sementara itu, Platinum tetap stabil di level US$2.767 dan Palladium naik tipis ke level US$2.013,50 per ons.


DISCLAIMER:

Investasi pada logam mulia memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan geopolitik dunia. Kenaikan harga di masa lalu (2025-2026) tidak menjamin hasil yang sama di masa depan. ARtikel ini disusun untuk tujuan informasi berita bisnis dan bukan merupakan saran investasi. Harap lakukan analisis risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan finansial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun 2026 Belum Ada Sebulan, Harga Emas Sudah Naik 16 Persen

Tahun 2026 Belum Ada Sebulan, Harga Emas Sudah Naik 16 Persen

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 10:11 WIB

Emas Antam Terus Pecah Rekor, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Terus Pecah Rekor, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 10:08 WIB

Harga Perak Tembus Rekor, Analis Mulai Nyalakan Tanda Peringatan

Harga Perak Tembus Rekor, Analis Mulai Nyalakan Tanda Peringatan

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 07:48 WIB

Terkini

Kemelekatan Adalah Derita

Kemelekatan Adalah Derita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:03 WIB

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:01 WIB

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:54 WIB

Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor

Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:52 WIB

Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi

Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:46 WIB

Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA

Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:37 WIB

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:34 WIB

×