Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 14:26 WIB
ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750
Seorang pegawai memegang emas batangan produksi Antam [Antara]
  • ANTM melesat 10,72% ke level Rp4.750, jadi motor penggerak sektor tambang hari ini.
  • Harga tertinggi baru tercapai di Rp4.970, jauh di atas titik rendah Rp1.355.
  • Market cap ANTM melonjak hingga Rp114,63 triliun seiring tingginya minat pasar.

Suara.com - Emiten pertambangan pelat merah, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), menjadi bintang panggung di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin (26/1/2026).

Saham ANTM melesat tajam sebesar 10,72% atau naik 460 poin ke level Rp4.750 per lembar saham hingga pukul 13.58 WIB.

Lonjakan ini membawa ANTM menyentuh level tertinggi dalam 52 minggu terakhir di angka Rp4.970, menjauhi titik terendahnya yang sempat berada di Rp1.355.

Kepercayaan investor yang masif ini membuat kapitalisasi pasar ANTM membengkak hingga Rp114,63 triliun.

Aksi beli masif ini mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek komoditas dan kinerja fundamental perseroan. Dengan Price to Earnings Ratio (PER) di angka 15,38 kali dan yield dividen sebesar 3,20%, ANTM tetap menjadi pilihan menarik bagi investor pemburu keuntungan sekaligus dividen di awal tahun 2026 ini.

Adapun saham ANTM masuk dalam rekomendasi sejumlah analis. Bahkan harga saham ANTM sudah berada di atas target harga.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memilih saham ANTM dengan spekulasi buy di area beli 4.270-4.290. Cut loss di bawah 4.200. Target dekat di 4.320-4.500.

Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono merekomendasikan untuk buy on weakness saham ANTM. Sebelumnya saham ANTM naik 1,66% ke 4.290 namun masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat. Kami memperkirakan, posisi ANTM saat ini berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii].

Catatan Redaksi: Investasi saham memiliki risiko. Data di atas diambil per tanggal 26 Januari 2026 pukul 14.15 WIB. Pastikan Anda melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Saham di BEI yang Meroket Usai Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar

Daftar Saham di BEI yang Meroket Usai Harga Emas Dunia Tembus 5.000 Dolar

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 11:15 WIB

Investor Asing Makin Melek, Emiten Diminta Susun Laporan ESG Berkelas Dunia

Investor Asing Makin Melek, Emiten Diminta Susun Laporan ESG Berkelas Dunia

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 09:37 WIB

IHSG Mulai Merangkak Naik Senin Pagi ke Level 8.967

IHSG Mulai Merangkak Naik Senin Pagi ke Level 8.967

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 09:14 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB