IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!

M Nurhadi

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:26 WIB
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
Ilustrasi IHSG anjlok imbas MSCI [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pada Rabu (28/1/2026), IHSG anjlok karena MSCI membekukan perubahan indeks terkait isu transparansi kepemilikan saham.
  • MSCI menyoroti keraguan investor global mengenai klasifikasi kepemilikan publik yang belum akurat di Indonesia.
  • Pembekuan MSCI menghentikan kenaikan FIF dan penambahan saham baru dalam indeks investasi pasar modal global.

Suara.com - Pasar modal Indonesia diguncang sentimen negatif yang sangat kuat pada pembukaan perdagangan Rabu (28/1/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau terjun bebas setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis hasil konsultasi global yang mengejutkan terkait penilaian free float dan kelayakan investasi (investability) saham-saham emiten di Indonesia.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG langsung tersungkur ke level 8.393 pada pukul 09.15 WIB. Pergerakan indeks sangat volatil dengan titik terendah menyentuh 8.349.

Hingga pukul 10.10 WIB, IHSG masih berupaya bertahan di kisaran level 8.500, namun tekanan jual masih terlihat sangat masif di seluruh sektor.

Kejatuhan ekstrem ini merupakan respons spontan pelaku pasar terhadap keputusan MSCI yang memilih untuk membekukan sementara seluruh perubahan indeks yang melibatkan sekuritas asal Indonesia.

Keputusan ini diambil setelah mayoritas investor global menyuarakan keraguan serius terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Meski BEI telah berupaya meningkatkan keterbukaan informasi, para pemodal internasional menilai data tersebut belum mencerminkan kondisi lapangan yang sebenarnya. Beberapa poin krusial yang disoroti MSCI meliputi:

  1. Ketidakandalan Klasifikasi: Laporan bulanan KSEI dianggap belum cukup kuat untuk membedakan antara kepemilikan publik yang murni dengan pihak yang terafiliasi.
  2. Risiko Transaksi Terkoordinasi: Adanya kekhawatiran mengenai perilaku perdagangan yang terencana secara sembunyi-sembunyi yang dianggap merusak pembentukan harga yang wajar.
  3. Transparansi Struktur: Investor mendesak adanya pemantauan yang lebih ketat terhadap konsentrasi kepemilikan saham yang terlalu tinggi di tangan segelintir pihak.

Poin-poin Kebijakan Pembekuan MSCI

Langkah tegas MSCI ini berlaku efektif segera, termasuk untuk periode tinjauan indeks (rebalancing) Februari 2026. Adapun batasan yang diterapkan adalah:

baca juga
  • Pemberhentian Kenaikan FIF & NOS: MSCI membekukan seluruh peningkatan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham (Number of Shares).
  • Tanpa Anggota Baru: Tidak akan ada penambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI).
  • Moratorium Migrasi Segmen: Tidak ada kenaikan kelas emiten dari indeks Small Cap ke Standard Index.

Langkah ini diambil untuk menekan risiko turnover indeks dan memberikan waktu bagi otoritas pasar modal Indonesia untuk melakukan perbaikan transparansi secara substansial.

Daftar Saham yang Terbanting (Top Losers)

Keputusan pahit dari MSCI ini memicu aksi jual besar-besaran, terutama pada saham-saham yang sebelumnya diprediksi akan masuk atau naik kelas dalam indeks global tersebut.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Sempat menjadi primadona, harga saham BUMI dibuka anjlok hingga 14,53% ke posisi Rp294 per lembar saham.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Terkoreksi tajam 15% ke level Rp98.600.

PT XL Axiata Tbk (EXCL): Merosot 14,92% ke harga Rp3.820.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak

DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:06 WIB

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Longsor 6 Persen ke Level 8.393

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Longsor 6 Persen ke Level 8.393

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:17 WIB

Rekomendasi Saham-saham IHSG Hari Ini saat Dibayangi Aksi Profit Taking

Rekomendasi Saham-saham IHSG Hari Ini saat Dibayangi Aksi Profit Taking

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 08:02 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×