Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Saham-saham Emiten Tambang Rontok Massal

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:40 WIB
Saham-saham Emiten Tambang Rontok Massal
Ilustrasi saham, main saham. (Pexels/energepic.com)
  • IHSG anjlok hingga 8 persen menyebabkan Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan sementara pada Rabu, 28 Januari 2026.
  • Penurunan signifikan terjadi pada saham sektor pertambangan, seperti BRMS, NICL, dan AMMN yang mengalami kerugian besar.
  • Penghentian perdagangan oleh BEI dilakukan untuk menjaga pasar saham tetap teratur, wajar, dan efisien setelah penurunan indeks.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kebakaran jenggot setelah, adanya perubahan syarat dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Bahkan, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan IHSG setelah nilainya longsor hingga 8 persen.

Saham-saham yang merosot salah satunya di sektor pertambangan. Hampir semua emiten di sektor pertambangan memerah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Stokbit, hingga pukul 15.13 WIB, saham-saham emiten pertambangan yang masuk dalam sektor industri dasar atau basic industry sudah anjlok 7,70 persen.

Ilustrasi IHSG Bursa Efek Indonesia [Ist]
Ilustrasi IHSG Bursa Efek Indonesia [Ist]

Salah satu emiten tambang yang harganya terjungkal yaitu, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) yang telah turun 14,67 persen atau 190 poin menjadi Rp 1.105 per lembar saham.

Kemudian ada emiten tambang nikel PT PAM Mineral Tbk. (NICL) yang juga merosot 215 poin menjadi Rp 1.235 per lembar atau 14,83 persen.

Selanjutnya, emiten tambang mineral, PT Amman Mineral International Tbk. (AMMN) yang tak luput dari penurunan harga sama di level Rp 6.850 per lembar saham atau anjlok 12,18 persen.

Begitu juga, tambang emas milik BUMN yaitu PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), yang mana investor pada menjual sahamnya hingga turun 4.12 persen ke level Rp 4.420 per lembar saham.

Namun, di tengah keriuhan anjloknya saham emiten tambang, terdapat saham PT Merdeka Cooper Gold Tbk. (EMAS) yang justru tahan banting dengan mengalami kenaikan 1,43 persen ke level Rp 7.100 per lembar saham.

Sempat Trading Halt

Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan perdagangan sementara selama 30 menit atau trading halt karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok. Adapun, IHSG mengalami penurunan lebih dari 8 persen pada pukul 13:43 WIB.

Adapun, IHSG terjun bebas atau tersungkur 718,441 poin atau anjlok 8 persen ke level 8.261,78 pada perdagangan Rabu (28/1).

"Hari ini, Rabu, 28 Januari 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia," tulis keterangan BEI di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

BEI memastikan tindakan  ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen.

BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Trading Halt Saat IHSG Anjlok 8 Persen, Siapa yang Melakukannya?

Apa Itu Trading Halt Saat IHSG Anjlok 8 Persen, Siapa yang Melakukannya?

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:55 WIB

IHSG Trading Halt Pada Sesi 2 Imbas Tekanan MSCI, BEI Segera Gerak Cepat

IHSG Trading Halt Pada Sesi 2 Imbas Tekanan MSCI, BEI Segera Gerak Cepat

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:54 WIB

Saham BUMI Diserok saat IHSG Dihantui Risiko Status Frontier Market MSCI

Saham BUMI Diserok saat IHSG Dihantui Risiko Status Frontier Market MSCI

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB