Apa Itu Trading Halt Saat IHSG Anjlok 8 Persen, Siapa yang Melakukannya?

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:55 WIB
Apa Itu Trading Halt Saat IHSG Anjlok 8 Persen, Siapa yang Melakukannya?
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG resmi mengalami trading halt setelah anjlok hingga 8% ke level 8.261 pada Rabu siang (28/1/2026).
  • Trading halt adalah penghentian sementara seluruh aktivitas perdagangan saham di bursa.
  • Berdasarkan regulasi, trading halt dipicu oleh penurunan tajam indeks.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi mengalami trading halt setelah anjlok hingga 8% ke level 8.261 pada Rabu siang (28/1/2026). Angka ini merupakan koreksi tajam mengingat IHSG baru saja merayakan rekor tertingginya di level 9.000.

Lantas, apa sebenarnya "rem darurat" ini dan mengapa otoritas harus menghentikan detak jantung pasar secara paksa?

Secara sederhana, trading halt adalah penghentian sementara seluruh aktivitas perdagangan saham di bursa. Bayangkan sebuah jalan tol di mana kendaraan mulai hilang kendali dan saling bertabrakan karena kepanikan; trading halt adalah tindakan menutup gerbang tol untuk mencegah kecelakaan yang lebih fatal.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), prosedur ini bukan dilakukan tanpa alasan. Berdasarkan regulasi, trading halt dipicu oleh penurunan tajam indeks:

  • Penurunan 8%: Perdagangan dihentikan selama 30 menit.
  • Penurunan 15%: Perdagangan kembali dihentikan selama 30 menit.
  • Penurunan >15%: Perdagangan bisa dihentikan hingga akhir sesi atau seharian penuh.

Tujuan utamanya bukan untuk menghambat keuntungan investor, melainkan memberikan "cooling down period". Waktu jeda ini memberi kesempatan bagi pelaku pasar untuk berpikir jernih, mencerna informasi, dan mencegah keputusan irasional yang didorong oleh kepanikan (panic selling).

Pihak yang memiliki wewenang penuh untuk menekan tombol jeda ini adalah Bursa Efek Indonesia (BEI), yang berkoordinasi erat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan investor dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Pemicu utamanya adalah sentimen negatif dari global. Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) secara mengejutkan membekukan perlakuan indeks bagi saham-saham Indonesia. Alasannya cukup krusial: adanya keraguan atas transparansi free float (saham yang beredar di publik) dan aksesibilitas pasar.

Keputusan MSCI ini bak petir di siang bolong. Karena banyak dana investasi asing (manajer investasi) menggunakan MSCI sebagai acuan, pembekuan ini memicu aliran modal keluar secara masif. Sejak Sesi I, tekanan jual sudah terasa dengan pelemahan 7,58%, hingga akhirnya menyentuh ambang batas 8% yang memaksa bursa melakukan langkah ekstrem.

Trading halt adalah mekanisme pertahanan diri pasar modal. Meski terlihat menakutkan, langkah ini memastikan bahwa pasar tidak terjun ke jurang tanpa kendali. Bagi investor, momen ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi portofolio daripada ikut terjebak dalam arus kepanikan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Trading Halt Pada Sesi 2 Imbas Tekanan MSCI, BEI Segera Gerak Cepat

IHSG Trading Halt Pada Sesi 2 Imbas Tekanan MSCI, BEI Segera Gerak Cepat

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:54 WIB

Saham BUMI Diserok saat IHSG Dihantui Risiko Status Frontier Market MSCI

Saham BUMI Diserok saat IHSG Dihantui Risiko Status Frontier Market MSCI

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:28 WIB

Sesi I Berdarah, IHSG Ambles 7 Persen ke Level 8.321

Sesi I Berdarah, IHSG Ambles 7 Persen ke Level 8.321

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 17:47 WIB

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:37 WIB

Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2

Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:34 WIB

BRI Hadirkan Tiket Pertandingan Tribun Laga Kandang Hanya Rp1

BRI Hadirkan Tiket Pertandingan Tribun Laga Kandang Hanya Rp1

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 17:28 WIB

×