Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

IHSG Terperosok 7,35 Persen, 787 Saham Merah

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 16:56 WIB
IHSG Terperosok 7,35 Persen, 787 Saham Merah
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG pada Rabu, 28 Januari 2026, ditutup melemah 7,35 persen ke level 8.320 akibat tekanan jual masif.
  • Pelemahan terdalam sektor infrastruktur (10,5 persen) dipicu kekhawatiran MSCI mengenai transparansi kepemilikan saham Indonesia.
  • Perdagangan hari itu mencatat 787 saham turun, 41 naik, dengan total transaksi Rp 45,43 triliun.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih merana di penutupan perdagangan, Rabu, 28 Januari 2026. Meskipun membaik, tapi IHSG ambles 659 poin atau turun 7,35 persen ke level 8.320.

Pilarmas Investindo Sekuritas mencatat, Pelemahan terdalam terjadi pada sektor infrastruktur yang tertekan hingga 10,5 persen.

Ia tekanan jual yang masif membuat IHSG sempat mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt. Kondisi ini dipicu oleh pengumuman MSCI terkait evaluasi free float saham-saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes.

Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

MSCI menyoroti masih adanya kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia, meskipun terdapat perbaikan minor pada data free float yang disampaikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Menanggapi hal tersebut, BEI menyatakan akan segera menindaklanjuti keputusan terbaru dari MSCI.

Sejalan dengan IHSG, indeks LQ45 juga bergerak melemah. Saham yang mendominasi penguatan di antaranya INDF dan MDKA, sementara tekanan terbesar datang dari saham DSSA, EXCL, EMTK, BRPT, dan BUMI.

Secara keseluruhan perdagangan, saham-saham yang mencatat penguatan terbesar antara lain WAPO, STAR, BOGA, BALI, dan NICK.

Adapun, saham yang mengalami penurunan paling dalam di antaranya DSSA, IMPC, CDIA, BUVA, dan RAJA.

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 57,78 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 45,43 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,91 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 41 saham bergerak naik, sedangkan 787 saham mengalami penurunan, dan 130 saham tidak mengalami pergerakan.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?

MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:30 WIB

Saham-saham Emiten Tambang Rontok Massal

Saham-saham Emiten Tambang Rontok Massal

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:40 WIB

Apa Itu Trading Halt Saat IHSG Anjlok 8 Persen, Siapa yang Melakukannya?

Apa Itu Trading Halt Saat IHSG Anjlok 8 Persen, Siapa yang Melakukannya?

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:44 WIB

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:22 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:12 WIB

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB