Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Digitalisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Kesehatan di Asia Tenggara

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:41 WIB
Digitalisasi Jadi Syarat Mutlak Industri Kesehatan di Asia Tenggara
Sektor kesehatan di Asia Tenggara tengah mengalami pergeseran masif dari pencatatan manual ke sistem digital. Foto ist.
  • Industri kesehatan Asia Tenggara mengalami pergeseran masif dari pencatatan manual ke sistem digital.
  • Transformasi ini didorong oleh ketatnya regulasi pemerintah.
  • Di Indonesia, integrasi dengan platform seperti SATUSEHAT kini menjadi mandat yang harus dipenuhi oleh setiap pusat kesehatan.

Suara.com - Sektor kesehatan di Asia Tenggara tengah mengalami pergeseran masif dari pencatatan manual ke sistem digital.

Transformasi ini didorong oleh ketatnya regulasi pemerintah, kebutuhan keamanan data pasien, serta tuntutan efisiensi operasional. Di Indonesia, integrasi dengan platform seperti SATUSEHAT kini menjadi mandat yang harus dipenuhi oleh setiap pusat kesehatan.

Di tengah dinamika ini, Kumo™, platform Software as a Service (SaaS) asal Malaysia, merayakan satu dekade perjalanannya dengan memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar. Hingga kini, Kumo™ telah melayani lebih dari 2.500 klinik dan 25.000 pengguna di seluruh Asia Tenggara melalui empat merek spesialis Aoikumo™ kumoDent, kumoVet™, kumoDoc™.

Kumo™ hadir menjawab keresahan pemilik klinik terkait kompleksitas regulasi dan risiko kebocoran data. Platform ini mengintegrasikan seluruh aspek operasional—mulai dari pendaftaran pasien dan pembayaran via Stripe/WhatsApp, hingga pelaporan medis berbasis standar internasional SNOMED CT.

Keamanan data menjadi prioritas utama dengan sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 dan SIRIM UKAS, menjamin perlindungan informasi sensitif di tengah meningkatnya ancaman siber. Prestasi ini membawa Kumo™ meraih penghargaan MD Asia Pacific ICT Awards 2024 serta dipercaya oleh institusi pendidikan seperti MAHSA University.

Pendiri Kumo™, Kevin Nair, menegaskan bahwa kunci sukses layanan kesehatan masa depan terletak pada interoperabilitas. Dengan dukungan Kecerdasan Buatan (AI), Kumo™ memungkinkan dokter fokus pada kesembuhan pasien sementara sistem menangani urusan operasional yang rumit secara otomatis.

"Dekade berikutnya tidak akan ditentukan oleh banyaknya fitur, melainkan oleh ekosistem klinis yang terintegrasi, interoperabel, dan cerdas dengan AI berbasis nilai," ujar Nair.

Melalui pendekatan yang berpusat pada pelanggan, Kumo™ kini menjadi mitra strategis bagi klinik-klinik di Indonesia dan Thailand untuk bersaing di era digital, memastikan pertumbuhan bisnis yang selaras dengan standar kesehatan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ubisoft Lakukan PHK Massal, 6 Proyek Game Besar Dibatalkan

Ubisoft Lakukan PHK Massal, 6 Proyek Game Besar Dibatalkan

Tekno | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:12 WIB

Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Tujuan Ekspor Mobil China Terbanyak di Dunia

Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Tujuan Ekspor Mobil China Terbanyak di Dunia

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:01 WIB

Serapan KIPK 2025 Jeblok, Menperin Janji Bereskan Kendala Biar Padat Karya Jalan di 2026

Serapan KIPK 2025 Jeblok, Menperin Janji Bereskan Kendala Biar Padat Karya Jalan di 2026

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:27 WIB

Terkini

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:03 WIB

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:28 WIB

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:08 WIB

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:36 WIB

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:44 WIB

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:22 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:12 WIB

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:45 WIB

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB