Nuklir Jadi Prioritas Pemerintah, Bahlil Lahadalia Pimpin Dewan Energi Nasional

M Nurhadi

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:50 WIB
Nuklir Jadi Prioritas Pemerintah, Bahlil Lahadalia Pimpin Dewan Energi Nasional
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi pengembangan tenaga nuklir sebagai prioritas Dewan Energi Nasional (DEN) baru.
  • Pemerintah fokus pada empat pilar energi: kedaulatan, ketahanan, kemandirian, dan swasembada energi nasional.
  • DEN yang baru dipimpin Presiden Prabowo akan segera mengadakan sidang paripurna pertama untuk detail rencana kerja.

Suara.com - Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kuat untuk mengoptimalkan sumber energi baru, termasuk tenaga nuklir.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang baru saja resmi dilantik sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Rabu (28/1/2026).

Bahlil mengungkapkan bahwa pengembangan tenaga nuklir kini masuk dalam radar prioritas kerja DEN guna memaksimalkan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) di tanah air.

Langkah ini akan diintegrasikan ke dalam berbagai tahapan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

"Kami sudah bekerja membangun beberapa tahapan RUEN, mulai dari penyusunan kebijakan, pembangunan energi baru dan terbarukan, hingga mendorong pemanfaatan tenaga nuklir," jelas Bahlil kepada media setelah prosesi pelantikan.

Menurut Bahlil, arah kebijakan energi nasional kini berpusat pada empat pilar utama yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Fokus ini bertujuan untuk mengakhiri ketergantungan pada pihak luar dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global:

Kedaulatan Energi: Menjamin kebijakan energi nasional bebas dari campur tangan atau intervensi pihak asing.

Ketahanan Energi: Target ambisius untuk meningkatkan cadangan energi nasional (storage) dari yang saat ini hanya cukup untuk 21 hari menjadi 3 bulan.

baca juga

Kemandirian Energi: Upaya menekan angka impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini masih menyentuh angka 30 juta kiloliter per tahun.

Swasembada Energi: Target akhir di mana Indonesia mampu memenuhi seluruh kebutuhan energinya secara mandiri melalui sumber daya domestik.

Struktur Baru dan Sidang Paripurna Perdana

Dewan Energi Nasional kini memiliki nakhoda baru dengan Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Ketua.

Bahlil menjabat Ketua Harian, didampingi oleh tujuh menteri anggota dari unsur pemerintah dan delapan anggota dari unsur pemangku kepentingan.

Menteri-menteri yang bergabung dalam anggota DEN antara lain:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Ini Struktur DEN Terbaru

Bahlil Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Ini Struktur DEN Terbaru

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:42 WIB

Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid

Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:05 WIB

Isu Reshuffle Memanas, Istana Pastikan Sore Ini Fokus pada Pelantikan Dewan Energi Nasional

Isu Reshuffle Memanas, Istana Pastikan Sore Ini Fokus pada Pelantikan Dewan Energi Nasional

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:12 WIB

Terkini

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 18:41 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:40 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:36 WIB

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:32 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 18:28 WIB

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:27 WIB

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:22 WIB

×