Veronica Tan Minta P3MI Stop Kirim WNI Tanpa Jaminan Keamanan: Nyawa Pekerja Bukan Taruhan

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Kamis, 30 Juli 2026 | 13:41 WIB
Veronica Tan Minta P3MI Stop Kirim WNI Tanpa Jaminan Keamanan: Nyawa Pekerja Bukan Taruhan
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan di acara peringatan Hari Dunia Anti Perdagangan Orang (World Day Against Trafficking in Persons) 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026). (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Wamen PPPA Veronica Tan meminta P3MI mengutamakan perlindungan pekerja migran untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
  • Pemerintah memperkuat pengawasan lintas kementerian melalui Surat Keputusan Bersama untuk mengantisipasi pemalsuan akses perekrutan pekerja migran.
  • Veronica menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mencegah perdagangan orang secara optimal.

Suara.com - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan mengingatkan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) agar tidak hanya fokus memberangkatkan pekerja ke luar negeri tanpa memastikan perlindungan bagi mereka selama proses penempatan.

Ia menegaskan, bahwa perlindungan terhadap pekerja migran harus menjadi perhatian utama untuk mencegah pekerja menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"P3MI jangan segampang itu hanya dengan permainan, tanda petik ya, memberikan kesempatan kepada orang bekerja. Tapi pada saat penempatan dia itu tidak ada perlindungan," kata Veronica saat acara peringatan Hari Dunia Anti Perdagangan Orang (World Day Against Trafficking in Persons) 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini memperkuat pengawasan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian dan lembaga agar praktik perekrutan pekerja migran tidak dimanfaatkan oleh oknum yang melakukan modus perdagangan orang.

"Kita ada SKB dari Kemenkum, Kemenkes, Polisi, Komdigi, jadi memastikan jangan sampai segampang itu di-grooming. Sehingga portal-portal pemberangkatan itu gampang sekali dengan oknum-oknum untuk membuat password-password palsu atau akses yang cepat supaya dapat bekerja," ujarnya.

Veronica mengatakan, koordinasi juga dilakukan bersama Kementerian Kesehatan dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memastikan penanganan terhadap korban TPPO berjalan optimal, termasuk apabila korban membutuhkan layanan kesehatan.

Ia berharap setiap korban TPPO yang membutuhkan perawatan medis bisa cepat dapat penanganan dari rumah sakit.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penanganan perdagangan orang membutuhkan kolaborasi banyak pihak.

Selain penguatan sistem pemerintah, masyarakat juga diminta berperan aktif melaporkan dugaan tindak pidana perdagangan orang, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

baca juga

"Kita sedang merajut kolaborasi, jadi harapan kita adalah pembelajaran juga edukasi dan di jaman digital ini kan cepat ya, jadi kita juga butuh masyarakat yang melapor," tutur Veronica.

Menurut Veronica, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar praktik perdagangan orang dapat dicegah sejak proses perekrutan hingga penempatan pekerja migran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:45 WIB

Hak Anak Tak Hanya Pendidikan dan Gizi, Ruang Bermain Aman Juga Penting

Hak Anak Tak Hanya Pendidikan dan Gizi, Ruang Bermain Aman Juga Penting

News | Senin, 20 Juli 2026 | 12:36 WIB

Gandeng KDEI Taipei, BRI Fokus Tingkatkan Akses Inklusi Keuangan bagi Pekerja Migran

Gandeng KDEI Taipei, BRI Fokus Tingkatkan Akses Inklusi Keuangan bagi Pekerja Migran

Bri | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:10 WIB

DPR Soroti Jalur Ilegal PMI: Berangkat Tanpa Prosedur, Pulang Membawa Risiko TPPO

DPR Soroti Jalur Ilegal PMI: Berangkat Tanpa Prosedur, Pulang Membawa Risiko TPPO

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:47 WIB

Dari Pekerja Migran Indonesia ke Pengusaha, BRI Dampingi Rosyidah Raih Sukses Bersama C'milzea

Dari Pekerja Migran Indonesia ke Pengusaha, BRI Dampingi Rosyidah Raih Sukses Bersama C'milzea

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:05 WIB

Asap Kebakaran TPA Picu ISPA, Bantuan Kemanusiaan Mengalir untuk Warga Terdampak

Asap Kebakaran TPA Picu ISPA, Bantuan Kemanusiaan Mengalir untuk Warga Terdampak

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:50 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Melihat Gunung Erupsi, Jangan Panik, Ini Doa dan Sikap yang Dianjurkan dalam Islam

Melihat Gunung Erupsi, Jangan Panik, Ini Doa dan Sikap yang Dianjurkan dalam Islam

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 21:23 WIB

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam

News | Minggu, 06 September 2026 | 21:13 WIB

Awas Rusak Permanen! Jangan Tunda Bersihkan Abu Vulkanik di Kendaraan

Awas Rusak Permanen! Jangan Tunda Bersihkan Abu Vulkanik di Kendaraan

Banten | Minggu, 06 September 2026 | 21:07 WIB

Darurat Karhutla: Komnas HAM Ingatkan Kewajiban Negara Lindungi Korban Asap

Darurat Karhutla: Komnas HAM Ingatkan Kewajiban Negara Lindungi Korban Asap

Video | Minggu, 06 September 2026 | 21:05 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gramedia Science Day 2026 dari BRI

Cara Dapat Diskon Tiket Gramedia Science Day 2026 dari BRI

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 21:01 WIB

Targetkan 1.500 Pelari, Begini Keseruan Rute PIP Makassar Run 10,5K

Targetkan 1.500 Pelari, Begini Keseruan Rute PIP Makassar Run 10,5K

Sulsel | Minggu, 06 September 2026 | 21:01 WIB

Karhutla Gunung Semeru Padam, Lebih dari 3.000 Hektare Area Terdampak

Karhutla Gunung Semeru Padam, Lebih dari 3.000 Hektare Area Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 20:56 WIB

Tak Lagi Didominasi Tim Unggulan, Juara Baru Muncul di MilkLife Soccer Challenge Semarang 2026

Tak Lagi Didominasi Tim Unggulan, Juara Baru Muncul di MilkLife Soccer Challenge Semarang 2026

Jawa Tengah | Minggu, 06 September 2026 | 20:51 WIB

Kenapa VW PHK 100 Ribu Karyawan? Ini Alasan di Balik Keputusan Ekstrem Raksasa Otomotif Jerman

Kenapa VW PHK 100 Ribu Karyawan? Ini Alasan di Balik Keputusan Ekstrem Raksasa Otomotif Jerman

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 20:40 WIB

Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2027, Erick Thohir: Jangan Cuma Jadi Penggembira di China

Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2027, Erick Thohir: Jangan Cuma Jadi Penggembira di China

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:37 WIB

×