Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:15 WIB
Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bersama para pejabat menggelar konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
baca 10 detik
  • Target inflasi 2026 dipatok 2,5±1% melalui sinergi ketat Pemerintah dan Bank Indonesia.
  • Pemerintah siapkan diskon transportasi dan bansos pangan untuk redam inflasi Ramadan 2026.
  • Penguatan logistik dan digitalisasi daerah jadi kunci jaga harga pangan tetap stabil.

Suara.com - Pemerintah bersama Bank Indonesia berupaya dalam menjaga stabilitas inflasi nasional pada 2026. Hal tersebut dilakukan agar inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tetap berada dalam rentang sasaran 2,5±1 persen, sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya pengendalian inflasi, khususnya pada kelompok pangan bergejolak atau volatile food, yang kerap menjadi penyumbang utama tekanan harga.

“Terkait volatile food, terutama makanan, terus kita jaga di kisaran 3 sampai dengan 5 persen. Pemerintah juga mendorong agar koordinasi antara Daerah dan Pusat terus dijaga, terutama untuk pengadaan pasokan pangan antarwaktu dan antarwilayah, melalui peningkatan produktivitas dan pembiayaan, meningkatkan kelancaran logistik untuk beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, dan juga tentu yang penting mengenai beras,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Selain penguatan pasokan pangan, pemerintah juga mendorong perumusan kebijakan administered prices dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan, urutan kebijakan, serta besaran penyesuaian. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Airlangga menyampaikan tekanan inflasi pada 2026 berpotensi meningkat pada kuartal pertama. Faktor ketidakpastian global, kondisi iklim dan cuaca, serta pola musiman Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri menjadi tantangan yang perlu diantisipasi sejak dini.


Untuk meredam potensi tekanan tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus. Kebijakan yang disiapkan mencakup diskon transportasi dan tarif tol, serta penyaluran bantuan pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada kelompok desil 1 hingga 4.

“Pemerintah juga terus mendorong di daerah bencana untuk dukungan infrastruktur dan logistik agar kita bisa menjaga, dan tadi disampaikan bahwa di daerah tersebut inflasi sudah mulai turun," ungkapnya.

"Kemudian untuk menjelang Hari Raya Lebaran nanti, beberapa program telah dipersiapkan, termasuk untuk diskon transportasi, baik itu pesawat, kereta api, angkutan laut, angkutan darat, dan juga jalan tol itu sudah dipersiapkan. Demikian pula untuk bantuan sosial, baik itu beras maupun minyak kita sedang siapkan juga,” lanjut Airlangga.

Sebagai bagian dari penguatan kebijakan, pemerintah mengimplementasikan program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera. Program ini merupakan penguatan dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang selama ini menjadi salah satu instrumen utama pengendalian inflasi.

baca juga

Ke depan, TPIP juga berencana menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2026 pada akhir Juni 2026. Forum tersebut akan mengusung tema penguatan ketahanan pangan dan perluasan digitalisasi keuangan daerah untuk menjaga stabilitas harga.

Pemerintah mencatat inflasi sepanjang 2025 berada di level 2,92 persen secara tahunan. Capaian tersebut dinilai tetap terjaga dalam kisaran sasaran dan mencerminkan solidnya sinergi kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter Bank Indonesia.

Sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut pada 2026 guna menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat daya beli masyarakat, serta mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensesneg Baru Terima Surat Resmi dari DPR: Adies Kadir ke MK, Thomas Djiwandono ke BI

Mensesneg Baru Terima Surat Resmi dari DPR: Adies Kadir ke MK, Thomas Djiwandono ke BI

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 17:22 WIB

Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?

Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:51 WIB

Iman Rachman Mundur, Ini Kriteria Bos BEI Baru yang Diinginkan Pemerintah

Iman Rachman Mundur, Ini Kriteria Bos BEI Baru yang Diinginkan Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:58 WIB