Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB
Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850
Ilustrasi nilai tukar rupiah terahdap dolar AS. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026 pagi.
  • Pelemahan terjadi akibat kebijakan suku bunga Bank Sentral AS dan kekhawatiran pasokan minyak mentah dunia.
  • Status pasar Indonesia yang tetap terjaga oleh MSCI diharapkan dapat menopang penguatan rupiah pada penutupan.

Suara.com - Pergerakan rupiah pada Jumat pagi ini terus melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka Jumat 19 Juni 2026 ke level Rp17.850 per dolar AS. Angka ini melemah 56 poin atau 0,31 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp17.794 per dolar AS.

Pelemahan rupiah bagi Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengungkapkan bahwa hal ini disebabkan keputusan Bank Sentral Amerika Serikat yang menahan suku bunga.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang masih kembali menguat oleh meningkatnya prospek kenaikan suku bunga the Fed paska FOMCIndeks dolar AS sendiri mencapai level tertinggi dalam lebih dari setahun," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia melanjutkan, kekuatiran apabila pasokan minyak mentah dunia masih belum akan pulih dari perang ikut mendukung dolar AS.

Namun, rupiah bisa saja menguat pada penutupan nanti dengan adanya isu keputusan MSCI untuk tetap mempertahankan status market Indonesia sebagai EM cukup melegakan dan bisa mendukung rupiah.

Investor perlu mencari strategi investasi baru setelah Rebalancing MSCI. [Gemini AI]
Ilustrasi MSCI. [Gemini AI]

"BI rate sendiri sangat penting untuk mendukung rupiah dan diperkirakan masih akan dinaikkan kedepannya paling tidak 50bps lagi. Range 17800-17900," jelasnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia bergerak fluktuatif. Adapun, peso Filipina tertekan 0,14 persen.

Selanjutnya ada baht Thailand terkoreksi 0,13 persen dan dolar Singapura yang turun 0,08 persen. Disusul, ringgit Malaysia terkikis 0,01 persen. Berikutnya, dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,001 persen terhadap the greenback

baca juga

Selain itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,11 persen. Kemudian ada won Korea Selatan yang menguat 0,06 persen pada perdagangan pagi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:02 WIB

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:52 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:22 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×