Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB
Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia melemah pada 19 Juni 2026 akibat prospek melimpahnya pasokan di pasar global.
  • Kesepakatan damai AS dan Iran memicu pembukaan kembali jalur pelayaran tanker minyak di Selat Hormuz.
  • Negara produsen di Timur Tengah mulai memulihkan ekspor setelah pencabutan sanksi dan status keadaan kahar minyak.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Jumat 19 Juni 2026.

Penurunan ini dipicu oleh prospek melimpahnya kembali pasokan di pasar global setelah kapal-kapal tanker mulai melintasi Selat Hormuz, menyusul penandatanganan kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka jenis Brent merosot 54 sen atau 0,68 persen ke level 78,31 dolar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS terkoreksi 46 sen atau 0,60 persen ke posisi 76,14 dolar AS per barel untuk kontrak Juli yang akan kadaluarsa pada Senin mendatang.

Adapun kontrak Agustus yang lebih aktif diperdagangkan merosot 79 sen ke level 75,06 per barel.

Kedua acuan harga minyak tersebut sempat menyentuh level terendah sejak awal Maret lalu.

Ilustarsi kapal tanker berlayar melewati Selat Hormuz. [Unsplash/Zetong]
Ilustarsi kapal tanker berlayar melewati Selat Hormuz. [Unsplash/Zetong]

Pelemahan ini terjadi setelah sejumlah kapal tanker, termasuk tiga kapal berbendera Arab Saudi yang mengangkut total 6 juta barel minyak mentah, mulai berlayar melewati Selat Hormuz hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perjanjian damai guna mengakhiri ketegangan dengan Iran.

Para analis memproyeksikan kesepakatan ini akan melepas lebih dari 85 juta barel minyak mentah yang sebelumnya tertahan di kawasan Teluk Timur Tengah ke pasar global.

Perjanjian tersebut juga mencakup pencabutan sanksi AS terhadap minyak Iran, yang dipastikan bakal menambah volume pasokan dunia.

baca juga

Meski demikian, pasar masih dibayangi sikap hati-hati. Kepala Analis Pasar KCM, Tim Waterer, menilai para pelaku komoditas masih menunggu bukti kuat terkait normalisasi lalu lintas tanker di Selat Hormuz secara konsisten sebelum mengambil posisi jual lebih lanjut.

Sebagai catatan, sebelum konflik pecah, sekitar seperlima dari total pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia bergantung pada jalur Selat Hormuz.

Analis memprediksi, aktivitas perdagangan di jalur vital tersebut dapat pulih normal dalam beberapa bulan ke depan jika kesepakatan AS-Iran ini terus berjalan stabil. Para produsen di Timur Tengah juga bersiap untuk melanjutkan ekspor

Merespons akan berakhirnya konflik, sejumlah negara produsen minyak di Timur Tengah mulai bersiap memulihkan volume ekspor mereka.

Kuwait Petroleum Corp menyatakan, telah mencabut status force majeure (keadaan kahar) yang sempat diberlakukan selama masa konflik.

Langkah serupa diambil Irak; Menteri Minyak Irak, Basim Mohammed, menegaskan bahwa ladang-ladang minyak di negaranya telah siap beroperasi kembali dan pemulihan kapasitas produksi ke level normal akan dilakukan secara bertahap.

Serangan militer Israel kembali mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk tenaga medis, dalam eskalasi terbaru yang juga menjangkau pinggiran ibu kota Beirut. [Istimewa]
Serangan militer Israel kembali mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk tenaga medis, dalam eskalasi terbaru yang juga menjangkau pinggiran ibu kota Beirut. [Istimewa]

Namun, di tengah sentimen positif perdamaian tersebut, ketidakpastian geopolitik belum sepenuhnya sirna.

Kelanjutan operasi militer Israel terhadap Hizbullah di Lebanon masih menjadi perhatian pasar karena berpotensi mempengaruhi stabilitas jangka panjang dari kesepakatan damai AS-Iran tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:36 WIB

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:02 WIB

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:06 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:58 WIB

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:55 WIB