Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB
Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia melemah pada 19 Juni 2026 akibat prospek melimpahnya pasokan di pasar global.
  • Kesepakatan damai AS dan Iran memicu pembukaan kembali jalur pelayaran tanker minyak di Selat Hormuz.
  • Negara produsen di Timur Tengah mulai memulihkan ekspor setelah pencabutan sanksi dan status keadaan kahar minyak.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Jumat 19 Juni 2026.

Penurunan ini dipicu oleh prospek melimpahnya kembali pasokan di pasar global setelah kapal-kapal tanker mulai melintasi Selat Hormuz, menyusul penandatanganan kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka jenis Brent merosot 54 sen atau 0,68 persen ke level 78,31 dolar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS terkoreksi 46 sen atau 0,60 persen ke posisi 76,14 dolar AS per barel untuk kontrak Juli yang akan kadaluarsa pada Senin mendatang.

Adapun kontrak Agustus yang lebih aktif diperdagangkan merosot 79 sen ke level 75,06 per barel.

Kedua acuan harga minyak tersebut sempat menyentuh level terendah sejak awal Maret lalu.

Ilustarsi kapal tanker berlayar melewati Selat Hormuz. [Unsplash/Zetong]
Ilustarsi kapal tanker berlayar melewati Selat Hormuz. [Unsplash/Zetong]

Pelemahan ini terjadi setelah sejumlah kapal tanker, termasuk tiga kapal berbendera Arab Saudi yang mengangkut total 6 juta barel minyak mentah, mulai berlayar melewati Selat Hormuz hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perjanjian damai guna mengakhiri ketegangan dengan Iran.

Para analis memproyeksikan kesepakatan ini akan melepas lebih dari 85 juta barel minyak mentah yang sebelumnya tertahan di kawasan Teluk Timur Tengah ke pasar global.

Perjanjian tersebut juga mencakup pencabutan sanksi AS terhadap minyak Iran, yang dipastikan bakal menambah volume pasokan dunia.

baca juga

Meski demikian, pasar masih dibayangi sikap hati-hati. Kepala Analis Pasar KCM, Tim Waterer, menilai para pelaku komoditas masih menunggu bukti kuat terkait normalisasi lalu lintas tanker di Selat Hormuz secara konsisten sebelum mengambil posisi jual lebih lanjut.

Sebagai catatan, sebelum konflik pecah, sekitar seperlima dari total pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia bergantung pada jalur Selat Hormuz.

Analis memprediksi, aktivitas perdagangan di jalur vital tersebut dapat pulih normal dalam beberapa bulan ke depan jika kesepakatan AS-Iran ini terus berjalan stabil. Para produsen di Timur Tengah juga bersiap untuk melanjutkan ekspor

Merespons akan berakhirnya konflik, sejumlah negara produsen minyak di Timur Tengah mulai bersiap memulihkan volume ekspor mereka.

Kuwait Petroleum Corp menyatakan, telah mencabut status force majeure (keadaan kahar) yang sempat diberlakukan selama masa konflik.

Langkah serupa diambil Irak; Menteri Minyak Irak, Basim Mohammed, menegaskan bahwa ladang-ladang minyak di negaranya telah siap beroperasi kembali dan pemulihan kapasitas produksi ke level normal akan dilakukan secara bertahap.

Serangan militer Israel kembali mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk tenaga medis, dalam eskalasi terbaru yang juga menjangkau pinggiran ibu kota Beirut. [Istimewa]
Serangan militer Israel kembali mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk tenaga medis, dalam eskalasi terbaru yang juga menjangkau pinggiran ibu kota Beirut. [Istimewa]

Namun, di tengah sentimen positif perdamaian tersebut, ketidakpastian geopolitik belum sepenuhnya sirna.

Kelanjutan operasi militer Israel terhadap Hizbullah di Lebanon masih menjadi perhatian pasar karena berpotensi mempengaruhi stabilitas jangka panjang dari kesepakatan damai AS-Iran tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:36 WIB

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:02 WIB

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:06 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Laptop AI Lenovo Mulai Bisa Ngobrol dengan Email dan Kalender Pengguna

Laptop AI Lenovo Mulai Bisa Ngobrol dengan Email dan Kalender Pengguna

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 09:15 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan hingga Ponorogo

Gubernur Khofifah Perluas Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan hingga Ponorogo

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 09:04 WIB

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

News | Senin, 21 September 2026 | 09:02 WIB

Kualitas Aset BRI Membaik, Sinyal Asing Bakal Borong BBRI Lagi?

Kualitas Aset BRI Membaik, Sinyal Asing Bakal Borong BBRI Lagi?

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:59 WIB

Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ

Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ

Jakarta | Senin, 21 September 2026 | 08:57 WIB

Arus Kencang Hambat ROV Basarnas Cari Korban di Dalam Bangkai KM Virgo Transport 8

Arus Kencang Hambat ROV Basarnas Cari Korban di Dalam Bangkai KM Virgo Transport 8

News | Senin, 21 September 2026 | 08:56 WIB

Asa Baru Pembiayaan Megapolitan, New York Siap Sokong Penerbitan Jakarta Bond

Asa Baru Pembiayaan Megapolitan, New York Siap Sokong Penerbitan Jakarta Bond

News | Senin, 21 September 2026 | 08:54 WIB

Animals Tayang 9 Oktober di Netflix, Ben Affleck Terjebak Kasus Penculikan

Animals Tayang 9 Oktober di Netflix, Ben Affleck Terjebak Kasus Penculikan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:50 WIB

DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga

DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 08:48 WIB

AS Tolak Bantu Arab Saudi Hadapi Gempuran Rudal Houthi

AS Tolak Bantu Arab Saudi Hadapi Gempuran Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:47 WIB

×