Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:56 WIB
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG anjlok signifikan pada Rabu dan Kamis karena MSCI membekukan penilaian *free float* akibat dugaan kepemilikan saham terafiliasi.
  • Keputusan MSCI memicu aksi jual masif investor global, terutama pada saham *Blue Chip* yang menjadi wajah Indonesia di indeks global.
  • Beberapa petinggi bursa dan OJK, termasuk Dirut BEI dan Ketua DK OJK, mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Suara.com - Pasar modal Indonesia baru saja menerima tamparan keras yang mengguncang fundamental kepercayaan investor global.

Anjloknya IHSG sebesar 7,63 persen ke level 8.295 pada Rabu (28/1) dan 1,06 persen ke level 8.223,20 pada Kamis (29/1) bukan sekadar fluktuasi harga biasa, melainkan mosi tidak percaya dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap transparansi kepemilikan saham di Tanah Air.

Gugatan Terhadap "Saham Publik" Gadungan

Pemicu utama aksi jual masif ini adalah keputusan mengejutkan MSCI untuk membekukan penilaian free float saham-saham di Indonesia.

MSCI mencium adanya anomali, yakni banyak saham yang diklaim sebagai milik publik (free float), diduga kuat sebenarnya masih dikendalikan oleh pihak terafiliasi melalui struktur kepemilikan yang gelap.

Masalah ini bukan sekadar urusan teknis. Jika porsi saham yang benar-benar bisa ditransaksikan publik ternyata jauh lebih kecil dari yang dilaporkan, maka likuiditas pasar Indonesia hanyalah "fatamorgana".

Hal inilah yang memicu kepanikan manajer investasi dunia untuk segera menarik dana mereka sebelum bobot Indonesia di indeks global dipangkas habis.

Blue Chip Jadi Korban Utama

Ironisnya, saham-saham Blue Chip dan sektor perbankan yang selama ini dianggap paling aman justru menjadi sasaran peluru jual. Karena saham-saham raksasa inilah yang menjadi wajah Indonesia dalam indeks MSCI.

baca juga

Penurunan hampir 8 persen dalam satu hari perdagangan menjadi bukti betapa rapuhnya posisi emiten besar jika standar transparansi domestik mulai diragukan oleh mata internasional.

Ujian Nyata bagi OJK dan BEI

Kini, fokus pasar beralih sepenuhnya pada keberanian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Penurunan indeks adalah luka luar, namun isu beneficial ownership (pemilik manfaat akhir) adalah penyakit dalam yang harus segera dioperasi.

Tanpa adanya reformasi regulasi yang tegas dan keterbukaan informasi mengenai siapa sebenarnya pemilik di balik layar setiap emiten, Indonesia terancam terdegradasi dari peta investasi global.

Bola panas kini ada di tangan regulator: membenahi sistem kepemilikan saham atau membiarkan bursa nasional kehilangan relevansinya di kancah dunia.

Dirut BEI hingga Ketua DK OJK Mundur

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok

Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 16:32 WIB

Gegara MSCI, Kekayaan Taipan RI Ludes Rp 367 Triliun, Prajogo Pangestu Paling Banyak

Gegara MSCI, Kekayaan Taipan RI Ludes Rp 367 Triliun, Prajogo Pangestu Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:52 WIB

OJK Naikkan Batas Free Float Saham ke 15 Persen, Ada Sanksi Untuk Pelanggar

OJK Naikkan Batas Free Float Saham ke 15 Persen, Ada Sanksi Untuk Pelanggar

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:08 WIB

Badai MSCI Tumbangkan IHSG, OJK Buka Kantor Darurat di Bursa

Badai MSCI Tumbangkan IHSG, OJK Buka Kantor Darurat di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:02 WIB

IHSG Masih Terjungkal 5,91 Persen ke Level 7.828 di Sesi I

IHSG Masih Terjungkal 5,91 Persen ke Level 7.828 di Sesi I

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:05 WIB

MSCI 'Sentil' BEI, Purbaya: Sudah Saya Ingatkan soal Saham Gorengan

MSCI 'Sentil' BEI, Purbaya: Sudah Saya Ingatkan soal Saham Gorengan

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×