Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Pasar Modal Diguncang Mundurnya Pejabat OJK, IHSG Rawan Tekanan Jual

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:41 WIB
Pasar Modal Diguncang Mundurnya Pejabat OJK, IHSG Rawan Tekanan Jual
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
baca 10 detik
  • Mundurnya empat pejabat kunci OJK dan BEI diperkirakan menciptakan sentimen negatif pada pembukaan IHSG Senin (2/2/2026).
  • Pengunduran diri ini signifikan karena para pejabat tersebut mengawasi arsitektur regulasi pasar modal Indonesia.
  • Dalam jangka pendek, hal ini menyebabkan volatilitas IHSG yang lebar antara sentimen negatif dan bargain hunting.

Suara.com - Mundurnya pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan menimbulkan sentimen negatif yang terjadi pada pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan Senin (2/2/2026).

Pengamat pasar modal sekaligus founder Republik Investor, Hendra Wardana,
menilai pengunduran diri pejabat tersebut jadi peristiwa institusional yang sangat signifikan bagi pasar modal Indonesia.

Adapun, keempat pejabat yang mundur diantaranya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, Wakil Dewan Komisioner OJK Mirza Adityawaswara, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten dan Transaksi Efek Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) Aditya Jayaantara.

Menurutnya, posisi dari para pejabat yang mundur itu, merupakan jantung arsitektur pengawasan pasar, mulai dari perumusan kebijakan strategis, pengawasan perdagangan dan emiten, hingga implementasi reformasi struktural yang selama ini menjadi sorotan investor global, khususnya terkait standar transparansi, kepemilikan saham, free float, dan tata kelola bursa.

Mulai Jumat (30/1), jajaran komisioner OJK memutuskan untuk berkantor langsung di Gedung BEI. Foto Rina-Suara.com
Mulai Jumat (30/1), jajaran komisioner OJK memutuskan untuk berkantor langsung di Gedung BEI. Foto Rina-Suara.com

"Mundurnya para pejabat kunci ini di tengah tekanan tajam IHSG tidak dapat dilepaskan dari konteks menurunnya kepercayaan pasar," katanya saat dihubungi Suara.com, Minggu (1/2/2026).

Hendra menuturkan, dalam jangka pendek, dinamika tersebut tercermin jelas pada pergerakan IHSG yang bergerak dalam rentang volatilitas yang lebar. IHSG diperkirakan ada di kisaran 8.210 hingga 8.550.

"Rentang yang luas ini mencerminkan tarik-menarik kuat antara sentimen negatif akibat ketidakpastian institusional dan upaya bargain hunting pada saham-saham berfundamental kuat," ucapnya.

Pola pergerakan tersebut mengindikasikan bahwa pasar belum memiliki keyakinan arah yang solid. Sehingga, setiap katalis negatif mudah memicu tekanan jual, sementara sentimen positif hanya mampu mendorong penguatan terbatas dan bersifat teknikal.

Hendra menuturkan, perspektif jangka menengah hingga panjang, peristiwa ini berpotensi menjadi momentum penting untuk mempercepat pembenahan menyeluruh pasar modal Indonesia. Asalkan, diikuti dengan langkah konkret, transparan, dan konsisten dari regulator.

baca juga

Percepatan reformasi free float, penegakan exit policy, peningkatan transparansi kepemilikan saham, serta penguatan tata kelola Bursa Efek Indonesia akan menjadi kunci untuk menurunkan volatilitas dan mengembalikan tren penguatan IHSG secara lebih berkelanjutan.

"Pada akhirnya, pasar akan menilai bukan pada siapa yang mundur, melainkan pada apa yang dilakukan setelahnya," imbuhnya,

Lanjutnya, kecepatan penunjukan pengganti, kejelasan arah kebijakan, serta bukti nyata penegakan aturan akan menjadi penentu pergerakan pasar saham RI.

Jika dikelola dengan baik, pengunduran diri para petinggi OJK dapat menjadi awal dari fase transformasi pasar modal yang lebih kredibel, berdaya saing, dan selaras dengan standar global.

"Namun tanpa tindak lanjut yang kuat, pergerakan IHSG yang volatil dalam rentang lebar tersebut berisiko bertahan lebih lama dan terus membayangi kepercayaan investor," bebernya

IHSG Anljok

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ambrol, Kapitalisasi Pasar Saham RI Merosot Jadi Rp 15.046 Triliun

IHSG Ambrol, Kapitalisasi Pasar Saham RI Merosot Jadi Rp 15.046 Triliun

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 11:23 WIB

Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut PT BEI, Tugasnya di Hari Pertama Kerja Cukup Seram

Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut PT BEI, Tugasnya di Hari Pertama Kerja Cukup Seram

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 01:11 WIB

Jabat Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi Beberkan Jurus Bersihkan BEI

Jabat Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi Beberkan Jurus Bersihkan BEI

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 03:10 WIB

Terkini

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:56 WIB

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:55 WIB

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:47 WIB

Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi

Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:38 WIB

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB