Harga Pengadaan Chromebook Disetujui LKPP?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 03 Februari 2026 | 06:40 WIB
Harga Pengadaan Chromebook Disetujui LKPP?
Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 Nadiem Makarim usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pengadaan Chromebook melalui e-Katalog LKPP secara transparan, tanpa intervensi Menteri.
  • Harga Rp5,7–Rp5,8 juta per unit sudah termasuk CDM dan memenuhi standar TKDN 25%.
  • Penggunaan sistem Chromebook berhasil menghemat anggaran negara sebesar Rp1,2 triliun.

Suara.com - Proses pengadaan laptop Chromebook untuk sektor pendidikan dipastikan telah melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.

Fakta persidangan mengungkap bahwa penetapan harga dan pemilihan vendor sepenuhnya dikelola melalui sistem e-Katalog di bawah pengawasan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), tanpa keterlibatan teknis dari Menteri Pendidikan.

Berdasarkan keterangan saksi dalam sidang lanjutan pemeriksaan pokok perkara, peran Menteri terbatas pada kebijakan dan penggunaan anggaran sesuai ketentuan pengadaan barang/jasa pemerintah. Secara sistem, tidak tersedia ruang bagi Menteri untuk memberikan perintah, menunjuk vendor, maupun mengarahkan harga pengadaan.

Proses pengadaan Chromebook dilakukan secara ketat melalui tahapan verifikasi spesifikasi teknis dan kepatuhan regulasi. Negosiasi harga berlangsung transparan dalam e-Katalog sebelum akhirnya disetujui oleh LKPP di bawah koordinasi Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen.

Harga final yang ditetapkan berada pada kisaran Rp5,7 juta hingga Rp5,8 juta per unit. Harga ini sudah mencakup biaya Chrome Device Management (CDM) dan memenuhi ambang batas Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 25%.

Tim Penasihat Hukum Nadiem Makarim, Dr. Dodi S. Abdulkadir, menegaskan bahwa tuduhan kerugian negara akibat penggelembungan harga (mark-up) tidak memiliki dasar hukum.

"Harga di e-Katalog adalah hasil proses teknis dan negosiasi sah oleh LKPP. Tidak ada intervensi dari Nadiem Makarim karena sistem tidak memungkinkan hal tersebut," tegas Dodi.

Senada dengan itu, Dr. Ari Yusuf Amir menjelaskan bahwa penggunaan fitur CDM justru tidak membebani anggaran. Dibandingkan perangkat berbasis Windows yang memerlukan biaya lisensi dan manajemen mencapai ratusan dolar AS per tiga tahun, pemilihan Chromebook diklaim berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp1,2 triliun. Dengan demikian, penggunaan CDM terbukti tidak memiliki hubungan sebab-akibat dengan kerugian negara.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook

Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook

News | Senin, 02 Februari 2026 | 22:06 WIB

Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku

Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku

News | Senin, 02 Februari 2026 | 16:16 WIB

Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook

Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook

News | Senin, 02 Februari 2026 | 15:38 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×