Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2026 | 12:02 WIB
Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tiba untuk membahas kajian pencegahan korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/1/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc]
  • Bagian Gerakan Indonesia ASRI untuk perbaiki estetika desa.
  • Anggaran disiapkan pemerintah guna dongkrak daya tarik pariwisata.
  • Produksi genteng manfaatkan campuran tanah dan limbah batu bara.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi memperkenalkan proyek "Gentengisasi" sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Senin (2/2), Presiden menegaskan ambisinya untuk mengganti seluruh atap seng berkarat di pedesaan dengan atap genteng yang lebih estetik dan fungsional.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata. Menurutnya, pemandangan atap seng yang berkarat serta tumpukan sampah menjadi penghambat utama turis asing berkunjung ke pelosok Indonesia.

"Turis tidak akan datang kalau sampahnya menumpuk dan atapnya seng berkarat," ujar Airlangga pada Selasa (3/2). Ia memastikan bahwa pendanaan proyek ini akan masuk dalam pos APBN, dengan skema pembiayaan yang sudah dihitung matang oleh pemerintah.

Tidak sekadar mengganti material, Presiden Prabowo berencana membangun pabrik genteng secara mandiri di berbagai daerah. Menariknya, genteng yang diproduksi akan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan.

"Saya dapat laporan dari profesor kita bahwa limbah batu bara yang dicampur dengan tanah bisa menghasilkan genteng yang ringan dan kuat," ungkap Prabowo.

Penggunaan inovasi ini dinilai efisien karena ongkos produksi yang rendah dan bahan baku yang melimpah. Prabowo juga mengenang masa lalu saat rumah-rumah di Indonesia menggunakan atap rumbia yang sejuk. Baginya, atap seng yang berkarat melambangkan degenerasi yang harus segera ditinggalkan demi citra Indonesia yang bangkit dan maju.

Di akhir arahannya, Presiden menantang para Kepala Daerah untuk berkomitmen penuh dalam mempercantik wilayah masing-masing melalui program ini. Pemerintah pusat pun menjanjikan pendampingan dari tahap persiapan hingga pelaksanaan proyek di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?

Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 11:21 WIB

Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah

Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 09:46 WIB

Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri

Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 09:37 WIB

Terkini

Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia

Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:43 WIB

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:37 WIB

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB