Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:40 WIB
Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan
Porsi saham publik atau free float PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) kini tengah menjadi sorotan pasar. Pasalnya, emiten bank syariah terbesar di Tanah Air ini baru memiliki porsi kepemilikan publik sekitar 10 persen, sementara regulator mulai memperketat aturan main. Foto ist.
  • BSI bakal naikkan free float ke 15% demi patuhi aturan baru OJK dan dongkrak likuiditas.
  • Laba bersih BRIS tahun 2025 melesat 8% menjadi Rp7,57 triliun disokong ekosistem syariah.
  • Penyaluran pembiayaan BSI tembus Rp318,84 triliun, tumbuh kuat 14,49% secara tahunan.

Suara.com - Porsi saham publik atau free float PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) kini tengah menjadi sorotan pasar. Pasalnya, emiten bank syariah terbesar di Tanah Air ini baru memiliki porsi kepemilikan publik sekitar 10 persen, sementara regulator mulai memperketat aturan main.

Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, mengakui bahwa posisi free float perseroan memang menjadi perhatian investor. Namun, rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan menaikkan batas minimum free float menjadi 15 persen dinilai sebagai momentum tepat untuk melakukan aksi korporasi.

"BSI salah satu bank yang memang free float-nya masih jadi sorotan karena baru sekitar 10 persen. Tentu dengan kebijakan yang akan dibawa ke 15 persen, ini bisa menjadi trigger upaya percepatan peningkatan free float BSI bisa segera dieksekusi," ujar Ade Cahyo dalam konferensi pers kinerja 2025 secara virtual, Jumat (6/2/2026).

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan likuiditas saham BRIS di lantai bursa, mengingat semakin besar porsi saham yang beredar, semakin menarik pula bagi investor strategis.

Di tengah sorotan mengenai porsi saham, BSI justru pamer kinerja keuangan yang kinclong sepanjang tahun 2025. Perseroan tercatat membukukan laba bersih sebesar Rp7,57 triliun, tumbuh 8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp7,01 triliun.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini disokong oleh ekspansi bisnis emas, layanan digital, serta peningkatan aset dan Dana Pihak Ketiga (DPK).

"BSI menitikberatkan pada consumer banking berbasis Islamic ecosystem. Kami melengkapi segmen Himbara lainnya dengan fokus pada ekosistem syariah," kata Anggoro.

Tak hanya laba, fungsi intermediasi BSI juga menunjukkan performa impresif dimana sektor pembiayaan mencapai Rp318,84 triliun, tumbuh 14,49 persen dibanding periode tahun sebelumnya (Rp278,48 triliun).

Disisi lain Dana Pihak Ketiga (DPK) berhasil menghimpun Rp380,48 triliun, melonjak 16,20 persen dari posisi 2024 yang sebesar Rp327,45 triliun.

Ke depan, BSI menegaskan tetap konsisten pada jalur pembiayaan konsumer dan ritel. Strategi ini dilakukan dengan memanfaatkan hubungan wholesale korporasi sebagai pintu masuk ke ekosistem rantai pasok (supply chain).

"Strategi tersebut diharapkan memperkuat peran BSI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperluas penetrasi keuangan syariah di Indonesia," tandas Anggoro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:09 WIB

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:50 WIB

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya

Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:22 WIB

OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya

OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:13 WIB

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:01 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:21 WIB

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:46 WIB

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:59 WIB

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:31 WIB

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:22 WIB