Luhut Mau BUMN Berbasis AI, Bisa Hemat Biaya Hingga 30 Persen

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:52 WIB
Luhut Mau BUMN Berbasis AI, Bisa Hemat Biaya Hingga 30 Persen
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara peluncuran website DEN di Jakarta, Jumat (13/2/2026). [Suara.com/Fakhri]
  • Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, mendorong BUMN bertransformasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
  • Penerapan AI diperkirakan mampu memangkas biaya operasional BUMN besar seperti Pertamina dan PLN 20 hingga 30 persen.
  • Keberhasilan transformasi ini bergantung pada komitmen bersama dan upaya meminimalkan konflik kepentingan dalam kebijakan.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, mendorong transformasi badan usaha milik negara (BUMN) berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). 

Ia meyakini penerapan teknologi tersebut mampu memangkas biaya operasional perusahaan pelat merah hingga 20 sampai 30 persen.

Luhut mengatakan, pengembangan government technology atau GovTech yang kini tengah berjalan secara bertahap di berbagai daerah. Menurutnya, digitalisasi tidak hanya berhenti di birokrasi, tetapi harus merambah korporasi negara.

“Nanti pikiran saya, kita coba bikin, kita exercise. Bukan omong-omong aja, kita bikin semacam apa, start up. Saya coba berapa perusahaan, they can save like 20 percent to 30 percent efficiency,” kata Luhut dalam acara peluncuran website DEN di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Ia menilai angka efisiensi tersebut sangat besar jika diterapkan pada BUMN skala raksasa. Apalagi perusahaan seperti Pertamina dan PLN memiliki beban operasional dan belanja yang tinggi setiap tahunnya.

“Jadi Anda bayangkan nanti BUMN kita, Pertamina, PLN, semua berbasis AI, itu saya pikir efisiensinya akan 20 persen, let’s say 20 (persen), let’s say 10 persen, 15 persen. Jadi itu angka ini angka sangat besar,” ujarnya.

Ilustrasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. (Pixabay/DeltaWorks)
Ilustrasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. (Pixabay/DeltaWorks)

Luhut menjelaskan, penerapan AI memungkinkan perusahaan mengambil keputusan berbasis data yang lebih presisi. 

Proses pengadaan, manajemen aset, hingga perencanaan bisnis dapat dipantau secara real time sehingga potensi kebocoran dan pemborosan bisa ditekan.

Ia menekankan, transformasi ini bukan sekadar konsep. Tim teknis yang mengerjakan GovTech disebut sudah berpengalaman membangun berbagai sistem digital sebelumnya.

“Kalau apa yang sekarang sedang saya kerjakan dengan government technology di mana saya jadi Chair-nya, saya lihat enggak ada masalah itu. Ya bukan maksudnya tidak ada masalah, ada masalah yang kita mampu identify dan kita akan mampu menyelesaikan,” ucapnya.

Meski begitu, ia mengingatkan keberhasilan digitalisasi sangat bergantung pada komitmen bersama dan integritas para pemimpin. Tanpa itu, efisiensi yang ditargetkan sulit tercapai.

“Tapi itu semua tergantung kita. Kalau kita sepakat,” kata Luhut.

Ia juga menyoroti pentingnya meminimalkan konflik kepentingan dalam setiap kebijakan transformasi. Menurutnya, persoalan conflict of interest harus ditekan seminimal mungkin agar sistem berbasis AI berjalan objektif dan transparan.

Once kita conflict of interest itu kita bisa seminimal mungkin, saya ndak bilang 100 persen, kau di surga aja nanti 100 persen, sepanjang kau di bumi pasti saja ada, ya sudahlah, pasti jalan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi

Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:02 WIB

21 Hunian Sementara Jadi Titik Awal Warga Aceh Bangkit Pascabencana

21 Hunian Sementara Jadi Titik Awal Warga Aceh Bangkit Pascabencana

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:56 WIB

Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat

Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:54 WIB

Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru

Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:24 WIB

Sama-sama Bisnis di Pertambangan, Perbedaan Perminas dengan MIND ID

Sama-sama Bisnis di Pertambangan, Perbedaan Perminas dengan MIND ID

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 09:43 WIB

Cara SIG Dongkrak Kualitas SDM Kontruksi RI

Cara SIG Dongkrak Kualitas SDM Kontruksi RI

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 06:50 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB