Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 6.108,209
LQ45 608,577
Srikehati 300,350
JII 364,879
USD/IDR 18.036

OCBC NISP Belum Mau Spin Off Unit Usaha Syariah, Ini Alasannya

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 16 Februari 2026 | 09:45 WIB
OCBC NISP Belum Mau Spin Off Unit Usaha Syariah, Ini Alasannya
Ilustrasi-Nasabah OCBC NISP melakukan transaksi (Suara.com/Hadi)
baca 10 detik
  • Unit Usaha Syariah OCBC NISP belum memprioritaskan pemisahan (spin-off) menjadi entitas mandiri dalam waktu dekat.
  • Fokus utama saat ini adalah memperkuat fondasi bisnis, terutama kualitas basis nasabah yang selaras prinsip syariah.
  • Persiapan teknis infrastruktur teknologi informasi mandiri juga menjadi pertimbangan penting sebelum spin-off dilaksanakan.

Suara.com - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP) menegaskan bahwa langkah pemisahan unit atau spin-off menjadi entitas mandiri belum masuk dalam daftar prioritas utama perusahaan dalam waktu dekat.

Alih-alih terburu-buru melakukan pemisahan, perseroan memilih untuk mengalokasikan sumber daya guna memperkokoh fondasi bisnis syariah mereka agar lebih kompetitif di masa depan.

Kepala Unit Usaha Syariah OCBC, Mahendra Koesumawardhana, menjelaskan bahwa realisasi spin-off merupakan langkah besar yang tidak hanya diukur dari besarnya nilai aset semata.

Menurutnya, terdapat variabel penting lainnya yang harus dipenuhi, yakni kesiapan model bisnis serta kualitas basis nasabah yang dimiliki saat ini.

Salah satu fokus utama OCBC Syariah saat ini adalah memastikan loyalitas dan karakteristik nasabah mereka.

Mahendra mengungkapkan bahwa perusahaan tengah melakukan pembenahan internal agar basis nasabah yang ada saat ini benar-benar selaras dengan prinsip syariah yang murni.

"Kami sedang memperbaiki customer base, karena jangan sampai nanti ternyata customer base kami itu tidak benar-benar pure syariah. Sehingga pada saat nanti kami berpisah dari bank induk dan kami punya institusi sendiri, ternyata mereka tidak ikut dengan kami. Kualitas customer base itu yang sedang diperbaiki saat ini," jelas Mahendra dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko kehilangan nasabah saat unit syariah resmi berdiri sendiri. Perseroan ingin memastikan bahwa ketika transisi terjadi, nasabah tetap setia dan mendukung keberlanjutan bisnis bank syariah yang baru.

Selain faktor nasabah, aspek teknis seperti infrastruktur teknologi informasi (IT) menjadi pertimbangan serius bagi manajemen.

baca juga

Selama ini, UUS masih banyak bergantung pada sistem IT milik bank induk konvensional. Pemisahan unit usaha menuntut kesiapan investasi teknologi yang mandiri dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Mahendra menyoroti bahwa penggunaan infrastruktur bersama pasca-spin-off harus disesuaikan dengan aturan terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Bank Indonesia (BI).

“Kemudian investasi dari IT dan infrastruktur itu juga harus kita pikirkan. Apakah nanti kita masih diperkenankan mempergunakan infrastruktur dari bank konvensional. Kenapa? Karena memang aturan OJK dan BI ini harus kita sesuaikan,” tambahnya.

Meskipun terdapat regulasi yang mengatur ambang batas aset untuk kewajiban spin-off sebesar Rp50 triliun, OCBC Syariah tetap menjaga fleksibilitas strategi mereka.

Mahendra menyatakan bahwa keputusan pemisahan bisa saja dilakukan sebelum atau sesudah menyentuh angka tersebut, tergantung pada kesiapan ekosistem bisnis mereka.

"Oleh karena itu, kami tetap tunggu, apakah nanti setelah aset capai Rp 50 triliun itu langsung kami spin-off? Jawabannya bisa ya dan bisa tidak. Kalau di perjalanan ternyata strategi manajemen merasa sudah siap untuk spin-off tanpa harus menunggu 50 triliun, kami akan ambil langkah itu. Tapi saat ini kami merasa masih punya cukup banyak waktu untuk memperbaiki bisnis bank syariah di Indonesia," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras

Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:38 WIB

BCA Syariah Catat Laba Rp212 Miliar, Ini Pendorongnya

BCA Syariah Catat Laba Rp212 Miliar, Ini Pendorongnya

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:55 WIB

Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen

Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:40 WIB

Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS

Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:00 WIB

Pembiayaan Flexi Mitra Mabrur Bank Mega Syariah Melonjak 180 Persen

Pembiayaan Flexi Mitra Mabrur Bank Mega Syariah Melonjak 180 Persen

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 11:15 WIB

BCA Syariah Catat Pembiayaan Emas Meroket 200% Capai Rp 520 M di 2025

BCA Syariah Catat Pembiayaan Emas Meroket 200% Capai Rp 520 M di 2025

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:54 WIB

Terkini

Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA

Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:57 WIB

Agar Wanginya Tahan Lama, Pakai Parfum Sebaiknya Berapa Kali Semprot?

Agar Wanginya Tahan Lama, Pakai Parfum Sebaiknya Berapa Kali Semprot?

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:57 WIB

Pasang Implan Gigi? Pahami 4 Risiko Komplikasi yang Wajib Diantisipasi

Pasang Implan Gigi? Pahami 4 Risiko Komplikasi yang Wajib Diantisipasi

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:56 WIB

11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking

11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:45 WIB

4 Kombinasi Bahan Serum untuk Flek Hitam Membandel, Memudarkan Lebih Cepat dan Efektif

4 Kombinasi Bahan Serum untuk Flek Hitam Membandel, Memudarkan Lebih Cepat dan Efektif

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.982 per Dolar AS, S&P Jadi Penopang Utama

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.982 per Dolar AS, S&P Jadi Penopang Utama

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:40 WIB

Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'

Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:38 WIB

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:31 WIB

HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian

HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:30 WIB

Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi

Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:28 WIB

×