Tak Hanya Biji Mentah, Pemerintah Bidik Ekspor Kopi Olahan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 17 Februari 2026 | 17:28 WIB
Tak Hanya Biji Mentah, Pemerintah Bidik Ekspor Kopi Olahan
Pedagang memasukkan kopi ke dalam kemasan untuk pembeli di Dunia Kopi, Pasar Santa, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kementerian Pertanian menargetkan kinerja ekspor kopi menguat setelah nilai ekspor 2024 mencapai lebih dari USD 1,63 miliar.
  • Pengembangan kopi difokuskan dari hulu ke hilir untuk nilai tambah, produksi 813 ribu ton kopi berasan pada 2024.
  • Arah kebijakan meliputi peningkatan produktivitas, peremajaan, pascapanen, dan percepatan hilirisasi produk olahan bernilai tinggi.

Suara.com - Kementerian Pertanian menargetkan kinerja ekspor kopi Indonesia terus menguat hingga beberapa tahun ke depan. Hal ini, setelah mencatat nilai ekspor lebih dari USD 1,63 miliar pada 2024.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menilai kopi bukan sekadar komoditas ekspor, tetapi juga sumber penghidupan jutaan pekebun di berbagai daerah. Karena itu, kebijakan pengembangan kopi diarahkan dari hulu hingga hilir agar nilai tambah lebih banyak dinikmati di dalam negeri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, produksi kopi nasional mencapai sekitar 813 ribu ton kopi berasan. Angka tersebut menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan strategi penguatan sektor kopi ke depan.

Ilustrasi Kopi [Unsplash/Aakash Goel]
Ilustrasi Kopi [Unsplash/Aakash Goel]

Indonesia sendiri masih berada di jajaran produsen kopi terbesar dunia dengan pasar ekspor yang tersebar di kawasan Amerika, Eropa, hingga Asia. Pemerintah kini mendorong agar Indonesia tidak hanya menjadi pemasok biji kopi mentah, tetapi juga produsen kopi olahan bernilai tambah.

Amran menyebut arah pengembangan kopi nasional tidak hanya berfokus pada volume produksi, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan industri.

"Pengembangan kopi nasional harus memberikan nilai tambah yang nyata bagi pekebun. Kebijakan ke depan difokuskan pada peningkatan produktivitas kebun rakyat, peremajaan tanaman, penguatan penanganan pascapanen, serta percepatan hilirisasi agar kopi Indonesia tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga dalam produk olahan bernilai tambah tinggi," ujar Amran kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).

Ia menyebut hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan posisi tawar kopi Indonesia di pasar global. Pemerintah mendorong pengembangan industri roasting, produk kopi siap seduh, ekstrak kopi, hingga berbagai diversifikasi turunan lainnya.

Dari sisi perdagangan, volume ekspor kopi Indonesia pada 2024 tercatat mencapai 316,7 ribu ton dengan nilai lebih dari USD1,63 miliar. Pemerintah ingin capaian tersebut menjadi landasan untuk memperluas akses pasar ekspor hingga 2026.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Abdul Roni Angkat mengatakan penguatan sektor kopi juga dilakukan melalui praktik budidaya yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim, serta peningkatan pendampingan bagi pekebun.

baca juga

Selain itu, pemerintah mendorong kemitraan antara pekebun dan industri pengolahan agar proses hilirisasi berjalan lebih cepat di sentra produksi kopi nasional.

"Dengan strategi terintegrasi dari hulu hingga hilir, termasuk penguatan hilirisasi di dalam negeri, pengembangan kopi nasional hingga 2026 diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, memperluas pasar, serta memperkuat kesejahteraan pekebun secara berkelanjutan," pungkas Roni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya

Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 19:21 WIB

IPC TPK Catat Bongkar Muat 299 Ribu TEUs di Awal 2026

IPC TPK Catat Bongkar Muat 299 Ribu TEUs di Awal 2026

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:39 WIB

BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025

BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:16 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×