Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Harga Daging Ayam Naik Jelang Ramadan, Ini Alasan Mendag

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 18:08 WIB
Harga Daging Ayam Naik Jelang Ramadan, Ini Alasan Mendag
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan tentang harga daging ayam yang naik jelang Ramadan 2026. [Antara]
  • Mendag Budi Santoso merespons harga ayam ras mencapai Rp45.000/kg menjelang Ramadan di beberapa pasar.
  • Data nasional menunjukkan harga rata-rata ayam ras stabil di kisaran Rp40.259 per kilogram berdasarkan pemantauan SP2KP.
  • Pemerintah akan memeriksa pasar yang menjual ayam jauh di atas harga acuan untuk menjaga stabilitas distribusi.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan merespons keluhan harga daging ayam ras di sejumlah pasar yang menembus Rp45.000 per kilogram menjelang Ramadan. Ia mengakui lonjakan harga itu memang terjadi di sejumlah pasar.

Namun, Busan menilai hal tersebut tak mencerminkan kondisi nasional, karena berdasarkan data pemerintah harga rata-rata masih berada di kisaran Rp40 ribuan.

Busan mengatakan, pihaknya terus memantau harga pangan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Dari data yang ia cek, harga ayam ras secara nasional masih terkendali meski di beberapa lokasi tercatat lebih mahal.

"Daging ayam tadi saya cek ya, rata-rata nasional ya. Harga daging ayam ras rata-rata nasional Rp40.259 ini. Ayam ras Rp40.259, rata-rata nasional," ujar Busan di Kantor Kemendag, Rabu (18/2/2026).

Ia menilai munculnya harga Rp45.000 di sejumlah pasar tidak bisa langsung dianggap sebagai kondisi umum. Menurutnya, perbedaan harga antarwilayah merupakan hal yang wajar karena faktor distribusi maupun dinamika permintaan lokal.

"Artinya memang ada yang Rp45.000, ada juga pasti di bawah Rp40.000," ungkapnya.

Busan menyatakan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap pasar yang menjual ayam jauh di atas harga acuan. Ia menyebut pasar-pasar dengan harga tinggi tetap akan diperiksa untuk mencari penyebabnya.

Ia menjelaskan, kenaikan di satu wilayah bisa dipicu pasokan yang terganggu atau lonjakan permintaan mendadak. Karena itu, kementeriannya akan memastikan distribusi berjalan baik agar harga kembali sesuai acuan.

"Ya, tapi begini, yang harga mahal tadi Rp45.000 ya tetap kita cek. Kita cek terus, kenapa dia mahal? Mungkin pasokannya kurang atau memang pasar itu tiba-tiba kebutuhannya meningkat," jelasnya.

Ia memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga hingga pemerintah daerah terus dilakukan untuk menghindari lonjakan yang tidak wajar.

"Ya kita pastikan jangan sampai mahal. Jadi semua kita usahakan sesuai harga acuan atau harga eceran tertinggi," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Ramadan, Ini Skema Jam Kerja Baru ASN DKI

Selama Ramadan, Ini Skema Jam Kerja Baru ASN DKI

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:35 WIB

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:15 WIB

Pedagang Takjil Tetap Boleh Jualan di Trotoar Jakarta Selama Ramadan, Satpol PP: Kami Tata

Pedagang Takjil Tetap Boleh Jualan di Trotoar Jakarta Selama Ramadan, Satpol PP: Kami Tata

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:52 WIB

Suara.com Gelar Takjil Gratis on Friday, Hadirkan Suara Kebaikan & Kebersamaan di Bulan Ramadan

Suara.com Gelar Takjil Gratis on Friday, Hadirkan Suara Kebaikan & Kebersamaan di Bulan Ramadan

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:50 WIB

Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Naik Memasuki Ramadan

Mendag Akui Harga Minyakita dan Telur Naik Memasuki Ramadan

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:16 WIB

Terkini

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:25 WIB

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:23 WIB

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB