Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Anak Usaha Emiten ELSA Mulai Bisnis Energi Rendah Karbon Lewat Green Terminal

Achmad Fauzi

Rabu, 18 Februari 2026 | 20:33 WIB
Anak Usaha Emiten ELSA Mulai Bisnis Energi Rendah Karbon Lewat Green Terminal
PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbl. (ELSA) mulai menjalankan bisnis energi rendah karbon.
baca 10 detik
  • PT Elnusa Petrofin mengimplementasikan Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Banten, untuk bisnis energi rendah karbon.
  • Green Terminal adalah sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan guna mendukung NZE 2060.
  • Terminal ini mendukung distribusi Green Hydrogen dari PGE untuk operasional listrik terminal, menurunkan emisi tidak langsung.

Suara.com - PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbl. (ELSA) mulai menjalankan bisnis energi rendah karbon dengan implementasi Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari penguatan praktik ESG sekaligus membuka ruang ekspansi bisnis berbasis green energy di lingkungan Pertamina Group.

Keterlibatan Elnusa Petrofin dinilai sebagai langkah strategis jangka panjang. Perusahaan mulai mempertegas positioning sebagai penyedia jasa energi terintegrasi yang adaptif terhadap tren transisi energi global dan target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Pertamina dirikan terminal BBM di Labuan Bajo.
Pertamina dirikan terminal BBM.

Program Green Terminal sendiri dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan. Pilar tersebut mencakup sistem manajemen lingkungan, infrastruktur berstandar internasional, digitalisasi operasional, teknologi ramah lingkungan, ekonomi sirkuler, pengendalian kualitas lingkungan, perlindungan biodiversitas, hingga penguatan kapasitas SDM.

Transformasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat daya saing aset energi nasional di tengah tuntutan pasar global yang semakin ESG-driven.

Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menyampaikan bahwa Green Terminal merupakan bagian dari pengembangan ekosistem green energy dan implementasi Roadmap NZE 2060 Pertamina.

"Inisiatif ini sekaligus sebagai upaya memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tuntutan global terhadap praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab," ujarnya seperti dikutip, Rabu (18/2/2026).

Terminal LPG Tanjung Sekong dipilih sebagai proyek percontohan karena perannya yang strategis dalam infrastruktur energi nasional. Terminal ini berkontribusi sekitar 35–40 persen terhadap kebutuhan LPG nasional, memiliki kapasitas penyimpanan 98.000 metrik ton, serta dermaga berkapasitas hingga 65.000 DWT.

Bagi Elnusa Petrofin, peran dalam proyek ini tidak berhenti pada aspek operasional. Perusahaan terlibat sebagai mitra logistik dalam rantai nilai green energy Pertamina, khususnya mendukung distribusi Green Hydrogen yang diproduksi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dari panas bumi Ulubelu.

baca juga

Green Hydrogen tersebut dimanfaatkan untuk mendukung operasional pembangkit listrik rendah karbon milik PT Pertamina Energy Terminal (PET) di Tanjung Sekong.

Pemanfaatan pembangkit berbasis hidrogen hijau ini ditargetkan mampu memenuhi hingga 25 persen kebutuhan listrik operasional terminal sekaligus menurunkan emisi tidak langsung (Scope 2).

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menegaskan dukungan terhadap Green Terminal menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan menuju layanan logistik energi yang lebih berkelanjutan.

Melalui partisipasi dalam rantai distribusi energi rendah karbon, Elnusa Group menilai terdapat potensi recurring revenue baru di segmen transisi energi.

Diversifikasi ini diharapkan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam lanskap industri energi yang tengah bergerak menuju dekarbonisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transisi Energi Tak Cuma Proyek Jumbo, Kini Startup Energi Hijau Ikut Tancap Gas

Transisi Energi Tak Cuma Proyek Jumbo, Kini Startup Energi Hijau Ikut Tancap Gas

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:07 WIB

Epson Mantapkan Strategi 2026 untuk Indonesia: Energi Efisien dan TKDN

Epson Mantapkan Strategi 2026 untuk Indonesia: Energi Efisien dan TKDN

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 14:48 WIB

Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat

Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 06:04 WIB

Terkini

Rupiah Mulai Menguat, tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp18.062

Rupiah Mulai Menguat, tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp18.062

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:45 WIB

Link Resmi Pendaftaran Rekrutmen Pegawai SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Link Resmi Pendaftaran Rekrutmen Pegawai SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:41 WIB

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:12 WIB

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:58 WIB

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:52 WIB

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:40 WIB

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:24 WIB

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

×