Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Waspada! IKAPPI Endus Tiga Fase Ledakan Harga Pangan Selama Ramadan-Lebaran

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:58 WIB
Waspada! IKAPPI Endus Tiga Fase Ledakan Harga Pangan Selama Ramadan-Lebaran
Pedagang menunggu pembeli di Pasar PSPT Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IKAPPI prediksi 3 fase lonjakan harga pangan selama Ramadan hingga pasca-Lebaran.
  • Fase pertama dipicu cabai rawit; fase kedua kenaikan serentak jelang Idulfitri.
  • Fase ketiga terjadi pasca-Lebaran akibat minimnya pedagang yang berjualan di pasar.

Suara.com - Masyarakat diminta bersiap merogoh kocek lebih dalam. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memprediksi lonjakan harga bahan pokok tidak hanya terjadi di awal Ramadan, melainkan akan berulang dalam tiga fase krusial hingga pasca-Lebaran 2026.

Sekretaris Jenderal IKAPPI, Reynaldi Sarijowan mengungkapkan, pola kenaikan harga ini merupakan siklus tahunan yang dipicu oleh dinamika permintaan dan pasokan yang tidak seimbang.

“Kami menyebut kenaikan harga ini ada di tiga fase,” ujar Reynaldi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Reynaldi menjelaskan, fase pertama terjadi sepekan menjelang bulan suci. Pada periode ini, permintaan mulai merangkak naik sementara pasokan di pasar belum sepenuhnya bertambah secara signifikan.

“Fase pertama itu ialah H-7 menjelang atau memasuki bulan suci Ramadan. Yang paling terasa puncaknya itu adalah cabai rawit,” katanya.

Setelah melewati fase awal, harga diprediksi tidak akan langsung melandai ke titik normal. Memasuki minggu kedua dan ketiga puasa, harga cenderung akan tertahan di level tinggi atau stuck.

Memasuki fase kedua, tekanan harga dipastikan kian hebat. Tepat tiga hari sebelum Idulfitri, IKAPPI memproyeksi seluruh komoditas pangan akan mengalami kenaikan harga secara serentak.

“Ini kompak nanti seragam, seluruh komoditas. Pemicunya karena rumah tangga akan memasok seluruh bahan baku untuk makan bersama keluarga saat Lebaran,” jelas Reynaldi.

Alih-alih turun setelah hari raya, harga pangan justru diprediksi kembali melonjak pada H+2 hingga H+7 Lebaran. Hal ini terjadi bukan karena tingginya permintaan, melainkan karena rantai distribusi yang tersendat.

“Banyak pedagang yang belum aktif di kios karena masih mudik. Aktivitas perdagangan belum normal, sehingga distribusi barang ke pasar tradisional belum optimal,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkat Prabowo, Harga Tahu-Tempe Bakal Makin Murah

Berkat Prabowo, Harga Tahu-Tempe Bakal Makin Murah

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:33 WIB

IHSG Berakhir Meloyo pada Jumat Sore, 401 Saham Memerah

IHSG Berakhir Meloyo pada Jumat Sore, 401 Saham Memerah

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:11 WIB

Sinyal Kuat Genesis Masuk Indonesia Bocoran Harga Muncul di Situs Resmi

Sinyal Kuat Genesis Masuk Indonesia Bocoran Harga Muncul di Situs Resmi

Otomotif | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:30 WIB

Terkini

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43 WIB

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:37 WIB

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32 WIB

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:27 WIB

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:15 WIB

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:56 WIB