Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga

Achmad Fauzi

Jum'at, 20 Februari 2026 | 21:03 WIB
Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga
Ilustrasi Renovasi Rumah.
baca 10 detik
  • Program Pondasi PT Triputra Agro Persada Tbk merenovasi rumah warga Desa Jahitan, Kalimantan Tengah, terdampak angin kencang 2024.
  • Renovasi rumah yang rusak akibat bencana meningkatkan ketenangan, mendukung produktivitas, dan memfasilitasi kegiatan belajar anak.
  • Program Pondasi telah memperbaiki 189 rumah di Jambi, Kaltim, dan Kalteng sejak Juli 2025 sebagai bagian kontribusi perusahaan.

Suara.com - Hunian yang aman dan layak bukan hanya soal tempat berteduh. Bagi banyak keluarga di desa, rumah menjadi fondasi utama untuk menjaga kesehatan, kenyamanan, hingga produktivitas sehari-hari.

Hal inilah yang kini dirasakan warga Desa Jahitan, Seruyan Hilir, Kalimantan Tengah, setelah rumah mereka diperbaiki melalui program Pondasi.

Mujianto menjadi salah satu penerima manfaat. Ia sempat hidup dalam kecemasan setelah rumahnya porak-poranda dihantam angin kencang pada 2024. Kondisi bangunan yang nyaris ambruk membuat keluarganya terus dihantui rasa khawatir setiap kali hujan turun atau angin bertiup.

"Atapnya terangkat, dindingnya retak. Setengah rumah ini hancur," ujarnya, seperti dikutip, Jumat (20/2/2026).

Dengan keterbatasan biaya, Mujianto tetap bertahan di rumah tersebut. Namun, situasi berubah ketika bantuan renovasi datang melalui program Pondasi (Program Renovasi dan Sanitasi) yang dijalankan oleh PT Triputra Agro Persada Tbk di sekitar wilayah operasionalnya, salah satunya oleh PT Gawi Bahandep Sawit Mekar.

"Sekarang rumah sudah diperbaiki, jadi bisa hidup lebih tenang dan layak lagi," kata Mujianto.

Ilustrasi perkebunan sawit di Kaltim. [Ist]
Ilustrasi perkebunan sawit di Kaltim. [Ist]

Bagi Mujianto, perubahan fisik rumah membawa dampak yang lebih luas. Rasa aman yang kembali hadir membuat keluarga bisa menjalani aktivitas sehari-hari tanpa dihantui kekhawatiran. Rumah kembali menjadi ruang tumbuh bagi keluarga.

Hal serupa dirasakan Aidiy, warga Desa Jahitan lainnya. Sebelum perbaikan dilakukan, anak-anaknya kerap kesulitan belajar saat hujan turun.

“Kalau hujan turun, air masuk ke dalam rumah. Anak-anak jadi tidak nyaman belajar,” katanya.

baca juga

Kini, atap yang lebih kokoh dan ruangan yang lebih nyaman membuat proses belajar anak-anaknya berjalan tanpa gangguan. Kondisi hunian yang layak secara tidak langsung mendorong kualitas pendidikan di lingkungan keluarga.

Perubahan juga dirasakan Risnawati, terutama di dapur rumahnya. Sebelum mendapat bantuan, area memasak di rumahnya sempit dan rawan licin karena air mudah menggenang. "Dulu kalau memasak sering khawatir terpeleset, lantainya licin dan air mudah menggenang," tuturnya.

Setelah direnovasi, dapurnya menjadi lebih rapi, bersih, dan memiliki sirkulasi udara yang lebih baik. "Sekarang memasak jadi lebih aman dan keluarga juga merasa lebih sehat,? ungkapnya.

Program Pondasi digagas sebagai bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri dan dijalankan di wilayah operasional anak perusahaan guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui kontribusi nyata dan kolaborasi demi kemajuan masyarakat, lingkungan, dan negeri.

Secara bertahap, program yang berjalan sejak Juli 2025 ini telah memperbaiki 189 rumah dari target 303 rumah. Pelaksanaannya mencakup wilayah Jambi, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah, serta dilakukan secara kolaboratif bersama para pemangku kebijakan dan pemerintah desa setempat agar bantuan tepat sasaran.

Di banyak wilayah, persoalan hunian layak masih menjadi tantangan yang kerap luput dari perhatian. Padahal, rumah yang aman dan sehat merupakan fondasi penting bagi keluarga untuk hidup lebih produktif dan bermartabat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIppo Group Genjot Penyedian Hunian 3 Juta Rumah Lewat Renovasi 1.500 Hunian di Malang

LIppo Group Genjot Penyedian Hunian 3 Juta Rumah Lewat Renovasi 1.500 Hunian di Malang

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 11:38 WIB

Kritik Bank Dunia ke BUMN: Jago Dominasi Tapi Produktivitasnya Kalah Sama Swasta!

Kritik Bank Dunia ke BUMN: Jago Dominasi Tapi Produktivitasnya Kalah Sama Swasta!

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:06 WIB

AI Jadi Kunci Efisiensi Bisnis, Produktivitas Perusahaan Bisa Naik 40 Persen

AI Jadi Kunci Efisiensi Bisnis, Produktivitas Perusahaan Bisa Naik 40 Persen

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×