Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:48 WIB
OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?
Penjabat Sementara (Pjs) Kepala OJK, Friderica Widyasari dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026). [Suara.com/Fakhri]
  • miten dengan free float di bawah 15% akan diberi notasi khusus mulai Maret 2026.
  • OJK dan BEI jadikan delisting sebagai sanksi terakhir bagi emiten yang tidak patuh.
  • Perbaikan likuiditas diharapkan menarik dana asing dan optimalisasi investor ritel.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) kian serius membenahi kualitas likuiditas pasar modal tanah air. Kali ini, regulator membidik emiten yang memiliki porsi saham publik (free float) rendah lewat instrumen notasi khusus.

Langkah ini menyusul rencana ambisius BEI untuk mengerek ambang batas free float dari semula 7,5% menjadi 15%. Bagi perusahaan tercatat yang gagal memenuhi tenggat, siap-siap "rapornya" ditandai oleh otoritas.

Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari atau yang akrab disapa Kiki mengungkapkan bahwa meski emiten diberi kelonggaran untuk memenuhi aturan ini secara bertahap dalam satu hingga dua tahun, transparansi kepada investor tetap menjadi prioritas utama.

"Ini sebenarnya memberikan kemudahan buat investor untuk melakukan pemilihan terhadap saham-saham yang mereka investasikan," ujar Kiki dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Senada dengan OJK, Pjs. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, memastikan regulasi notasi khusus ini tinggal menunggu ketuk palu penyesuaian Peraturan IA yang saat ini digodok bersama OJK.

"Sesuai dengan target, peraturan itu sudah akan efektif di bulan Maret nanti," tegas Jeffrey kepada awak media.

Meski BEI telah menyediakan fasilitas hot desk untuk ruang konsultasi emiten, Jeffrey tidak menampik adanya konsekuensi terberat bagi perusahaan yang membandel, yakni penghapusan pencatatan saham secara paksa alias delisting.

"Potensi (delisting) itu ada, tetapi itu tentu effort terakhir yang kita harapkan. Tentu masih ada waktu untuk bisa memenuhi itu," tambahnya, merujuk pada diskusi yang masih berlangsung dengan asosiasi terkait tenggat waktu final.

Kebijakan ini bukan tanpa risiko. Penyesuaian batas 15% diprediksi akan memaksa pasar menyerap tambahan suplai saham hingga Rp187 triliun. Namun, BEI optimistis lonjakan suplai ini akan diimbangi oleh permintaan (demand) yang kuat.

Salah satu strateginya adalah melalui lobi intensif dengan penyedia indeks global seperti MSCI dan FTSE. Jeffrey berharap, perbaikan struktur free float ini justru memancing dana asing baru masuk ke Indonesia.

Selain faktor asing, amunisi domestik juga dinilai cukup mumpuni. Pelonggaran aturan investasi bagi dana pensiun dan asuransi, serta ledakan 1,9 juta investor ritel baru sejak awal tahun 2026, diharapkan menjadi bantalan kuat bagi pasar modal Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skema Patungan Saham Berujung Denda: OJK Sikat Tukang Goreng Saham IIMPC Rp5,7 Miliar

Skema Patungan Saham Berujung Denda: OJK Sikat Tukang Goreng Saham IIMPC Rp5,7 Miliar

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:38 WIB

Profil dan Kekayaan Belvin Tannadi, Influencer Saham Didenda OJK Rp5,35 Miliar

Profil dan Kekayaan Belvin Tannadi, Influencer Saham Didenda OJK Rp5,35 Miliar

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

Terbukti Goreng Saham, OJK Beri Sanksi Denda Rp 5,7 Miliar ke Influencer Pasar Modal

Terbukti Goreng Saham, OJK Beri Sanksi Denda Rp 5,7 Miliar ke Influencer Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:47 WIB

Terkini

Produksi Ikan Nasional Diprediksi Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026

Produksi Ikan Nasional Diprediksi Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 22:05 WIB

Zulhas: Berkat Prediksi Jitu Prabowo, RI Lebih Tangguh Hadapi Gejolak Global

Zulhas: Berkat Prediksi Jitu Prabowo, RI Lebih Tangguh Hadapi Gejolak Global

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 21:15 WIB

Waspada! Mandatori B50 Bayangi Kelangkaan Minyak Goreng, Rakyat Jadi Korban?

Waspada! Mandatori B50 Bayangi Kelangkaan Minyak Goreng, Rakyat Jadi Korban?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 20:15 WIB

Pemerintah Belanja Ekspansif Sembari Jaga Disiplin Fiskal, Ekonomi Beri Sinyal Positif

Pemerintah Belanja Ekspansif Sembari Jaga Disiplin Fiskal, Ekonomi Beri Sinyal Positif

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 19:36 WIB

Pemerintah Kebut Restrukturisasi BUMN, 15 Perusahaan Logistik Akan Digabung Jadi Satu

Pemerintah Kebut Restrukturisasi BUMN, 15 Perusahaan Logistik Akan Digabung Jadi Satu

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 19:26 WIB

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:46 WIB

Lowongan Kerja BRI Terbaru April 2026, Terbuka untuk Semua Jurusan

Lowongan Kerja BRI Terbaru April 2026, Terbuka untuk Semua Jurusan

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:38 WIB

Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:36 WIB

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:26 WIB

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:11 WIB