Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

China Kunci 20 Perusahaan Terkait Militer Jepang, Ada Mitsubishi dan Subaru

Liberty Jemadu

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:48 WIB
China Kunci 20 Perusahaan Terkait Militer Jepang, Ada Mitsubishi dan Subaru
Pemerintah China pada Selasa (24/2/2026) mengumumkan melarang ekspor barang dwiguna ke 20 perusahaan Jepang terkait militer..[Unsplash/Roméo A]
baca 10 detik
  • Pemerintah China melarang ekspor barang dwiguna ke 20 perusahaan Jepang terkait militer.
  • Langkah ini bertujuan mencegah Jepang mengembangkan kembali angkatan bersenjata di bawah PM Sanae Takaichi.
  • Tindakan ini merupakan respons atas pernyataan Jepang mengenai hak respons militer terkait isu Taiwan.

Suara.com - Pemerintah China mengunci 20 perusahaan Jepang yang dituding memiliki kaitan dengan militer Jepang, demikian diwartakan Reuters pada Selasa (24/2/2026). Langkah ini diambil untuk mencegah Jepang mengembangkan kembali angkatan bersenjatanya di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi.

Sebanyak 20 entitas Jepang itu, termasuk di antaranya Mitsubishi Heavy Industries Shipbuilding yang bergerak di bidang perkapalan dan Mitsubishi Heavy Industries Aero Engines yang berkaitan dengan pesawat terbang.

Kementerian Perdagangan China mengumumkan melarang semua entitas bisnis di China mengekespor barang atau produk dwiguna atau memiliki fungsi ganda, dalam bidang sipil dan militer, ke 20 perusahaan Jepang tersebut.

Selain itu 20 perusahaan Jepang lain dimasukkan dalam daftar pengawasan. Perusahaan-perusahan China diminta untuk melakukan evaluasi ketat sebelum mengekspor produk atau barang dwiguna ke 20 perusahaan tersebut, yang di dalamnya termasuk Subaru Corp, Itochu Aviation, dan Mitsubishi Materials Corp.

"Langkah-langkah ini diambil untuk mencegah Jepang melakukan remiliterisasi, membuat senjata nuklir. Karenanya kebijakan ini sah, masuk akal dan berlandaskan hukum," tegas Kementerian Perdagangan China.

Ditambahkan Beijing, bahwa pihaknya hanya menyasar sebagian kecil perusahaan Jepang dalam kebijakannya tersebut dan memastikan bahwa perusahaan Jepang lainnya masih bisa berbisnis dengan bebas dengan Tiongkok.

China meningkatkan upaya untuk menekan Jepang sejak Perdana Menteri Takaichi pada November 2025 lalu mengatakan bahwa Jepang berhak merespons secara militer jika China menyerang Taiwan.

Sejak bulan Januari lalu Tiongkok mulai melarang ekspor produk atau barang dwiguna yang berpotensi digunakan untuk kepentingan militer. Khusus untuk perusahaan Jepang, yang dilarang untuk diekspor pertama-tama adalah mineral tanah jarang (rare earths) yang sangat krusial untuk pengembangan sistem persenjataan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Market Share Hampir 40 Persen Buktikan Dominasi Mitsubishi Fuso di Sektor Kendaraan Niaga

Market Share Hampir 40 Persen Buktikan Dominasi Mitsubishi Fuso di Sektor Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:15 WIB

WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 12:56 WIB

BYD dan Jaecoo Pimpin Penjualan Mobil China di Indonesia Awal Tahun 2026

BYD dan Jaecoo Pimpin Penjualan Mobil China di Indonesia Awal Tahun 2026

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:15 WIB

Mitsubishi Fuso Perkuat Jaringan Logistik Sumatera Lewat Relokasi Diler Strategis di Bandar Lampung

Mitsubishi Fuso Perkuat Jaringan Logistik Sumatera Lewat Relokasi Diler Strategis di Bandar Lampung

Otomotif | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:15 WIB

Puluhan Ribu Tentara Jepang Latihan Militer Bareng Pasukan Amerika Serikat

Puluhan Ribu Tentara Jepang Latihan Militer Bareng Pasukan Amerika Serikat

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 04:00 WIB

Terkini

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

×