Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kantongi Laba Rp1,3 T, Bos CBDK Sulap Kawasan Ini Jadi Simpul Ekonomi Baru

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2026 | 14:26 WIB
Kantongi Laba Rp1,3 T, Bos CBDK Sulap Kawasan Ini Jadi Simpul Ekonomi Baru
Ilustrasi. CBDK sendiri mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga kuartal III tahun 2025 sebesar Rp 1,31 triliun. Foto ist.
  • Steven Kusumo buktikan kepemimpinan matang tak harus tunggu usia tua.
  • Membangun kawasan adalah menciptakan simpul ekonomi dan harapan, bukan sekadar beton.
  • Penghargaan berbasis dampak nyata, bukan sekadar jabatan atau posisi.

Suara.com - Di jagat bisnis properti dan pengembangan kawasan, kepemimpinan sering kali terjebak dalam angka-angka pertumbuhan kuartalan atau deretan beton infrastruktur. Namun, bagi Steven Kusumo, Presiden Direktur PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), menakhodai sebuah perusahaan terbuka adalah soal merajut ekosistem kehidupan.

Visi kepemimpinan yang melampaui statistik inilah yang mengantarkan Steven masuk dalam daftar prestisius Fortune Indonesia 40 Under 40 2026. Sebuah apresiasi bagi 40 tokoh muda berpengaruh yang dinilai mampu mendobrak batasan usia dengan capaian konkret.

Masuknya nama Steven dalam daftar ini bukan sekadar urusan prestise. Fortune Indonesia melakukan kurasi ketat berbasis rekam jejak, dampak sosial-lingkungan, serta keberanian mengambil keputusan strategis dalam dua tahun terakhir.

Pemimpin Redaksi Fortune Indonesia, Hendra Soeprajitno, menegaskan bahwa era di mana kepemimpinan matang hanya milik mereka yang berumur panjang telah berakhir.

"Para tokoh dalam daftar 40 Under 40 tahun 2026 ini berhasil mematahkan mitos tersebut. Mereka membuktikan bahwa fokus, disiplin, dan keberanian mengambil keputusan strategis tidak harus menunggu usia matang," ujar Hendra.

Bagi Steven Kusumo, industri pengembangan kawasan memiliki tanggung jawab moral yang besar. Setiap keputusan yang diambil hari ini akan menjadi wajah kota di masa depan. Ia melihat kawasan yang dibangun CBDK bukan sekadar deretan bangunan, melainkan simpul ekonomi baru tempat harapan masyarakat tumbuh.

Sebagai pimpinan perusahaan publik, Steven berdiri di titik temu yang menantang: menjaga agresivitas ekspansi bisnis sembari tetap memegang teguh prinsip keberlanjutan (sustainability).

"Kepemimpinan bukan sekadar soal memperluas proyek, tetapi bagaimana menciptakan ruang hidup yang fungsional dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat."

Kehadiran Steven dalam jajaran elit pemimpin muda nasional ini menjadi sinyal kuat terjadinya pergeseran generasi dalam korporasi Indonesia. Usia kini bukan lagi dipandang sebagai barikade, melainkan momentum untuk menunjukkan kapasitas dan konsistensi.

Penghargaan ini mungkin hanya satu babak dalam perjalanan karier Steven Kusumo. Namun, ini adalah bukti nyata bahwa ketika disiplin dan komitmen dijalankan tanpa kompromi, kepemimpinan bisa tumbuh jauh lebih cepat dari yang dibayangkan banyak orang.

CBDK sendiri mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga kuartal III tahun 2025 sebesar Rp 1,31 triliun. Laba tersebut meroket 88,6% dibandingkan kuartal III tahun 2024 yang sebesar Rp 695,6 miliar.

Dalam keterbukaan informasi melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), capaian laba tersebut berasal dari pendapatan bersih hingga akhir September 2025 sebesar Rp 2,29 triliun atau naik 44,9% dari tahun 2024 yang sebesar Rp 1,58 triliun.

Beban pokok pendapatan naik jadi Rp 701,5 miliar dari Rp 653 miliar. Sehingga laba kotor CBDK meroket jadi Rp 1,59 triliun dari kuartal III 2024 yang sebesar Rp 932,1 miliar.

Selanjutnya, dikurangi beban penjualan yang turun jadi Rp 34,7 miliar, beban umum dan administrasi naik jadi Rp 126,9 miliar, bagian atas rugi bersih entitas asosiasi naik jadi Rp 18,9 miliar, beban keuangan turun jadi Rp 19,1 miliar, beban pajak final naik jadi Rp 74,7 miliar, dan penghasilan keuangan naik jadi Rp 93,9 miliar, maka laba sebelum pajak penghasilan naik jadi Rp 1,4 triliun dari Rp 819,8 miliar.

Adapun posisi aset CBDK hingga kuartal III tahun 2025 naik jadi Rp 22,05 triliun. Aset tersebut naik dibandingkan akhir tahun 2024 yang sebesar Rp 20,2 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BUMI Diborong Asing saat Harganya Melemah

Saham BUMI Diborong Asing saat Harganya Melemah

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:50 WIB

IHSG Meloyo di Sesi Pertama Gegara Defisit APBN, 438 Saham Kebakaran

IHSG Meloyo di Sesi Pertama Gegara Defisit APBN, 438 Saham Kebakaran

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:20 WIB

8 Calon Emiten Mau IPO dengan Aset Jumbo, Ini Bocorannya

8 Calon Emiten Mau IPO dengan Aset Jumbo, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 10:11 WIB

Terkini

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:16 WIB

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB